JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi kembali melemah pada perdagangan Jumat, 27 Maret 2026. Pada penutupan Kamis, 26 Maret 2026, IHSG turun 1,89% atau 138,02 poin ke level 7.164,09.
Pelemahan ini disertai dengan net sell asing senilai Rp 1,93 triliun. Saham-saham yang paling banyak dijual asing antara lain BBCA, BBRI, BBNI, GOTO, dan ANTM.
Prediksi IHSG Hari Ini dan Level Support-Resistance
Head of Retail Research BNI Sekuritas, Fanny Suherman, memproyeksikan IHSG cenderung sideways dengan tekanan melemah. “Level support IHSG berada di rentang 7.075–7.130 dan resistance 7.200–7.250,” ujarnya dalam riset Jumat, 27 Maret 2026.
Investor disarankan waspada terhadap potensi koreksi lanjutan. Pemantauan pergerakan harga saham secara real time menjadi penting untuk mengambil keputusan trading.
Rekomendasi Saham Pilihan untuk Investor
BNI Sekuritas memberikan sejumlah rekomendasi saham untuk perdagangan hari ini. Saham pilihan ini dipilih berdasarkan potensi rebound dan area beli yang strategis.
Salah satunya, PT Surya Citra Media Tbk (SCMA), direkomendasikan speculative buy dengan area beli Rp 266–Rp 270. Cut loss ditetapkan di bawah Rp 264, sedangkan target terdekat berada di Rp 274–Rp 284.
PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) juga masuk daftar speculative buy. Area beli berada di Rp 8.300–Rp 8.400, cut loss di bawah Rp 8.200, dan target terdekat di Rp 8.700–Rp 8.900.
Saham Bank dan Energi Sebagai Pilihan Strategis
PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) direkomendasikan speculative buy dengan area beli Rp 3.460–Rp 3.490. Cut loss di bawah Rp 3.440, dengan target terdekat di Rp 3.550–Rp 3.610.
Selain itu, saham sektor energi seperti PT United Tractors Tbk (UNTR) direkomendasikan speculative buy dengan area beli Rp 30.400–Rp 30.800. Cut loss ditetapkan di bawah Rp 30.000, dengan target terdekat di Rp 31.100–Rp 31.500.
Pilihan Saham Tambang dan Strategi Buy if Break
Saham PT Indika Energy Tbk (INDY) termasuk dalam daftar speculative buy BNI Sekuritas. Area beli di Rp 3.110–Rp 3.170, cut loss di bawah Rp 3.100, dan target harga di Rp 3.230–Rp 3.300.
PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) direkomendasikan buy if break di level Rp 11.025. Target harga terdekat berada di Rp 11.175–Rp 11.275, dan cut loss ditetapkan di bawah Rp 10.825.
Strategi Investor Menghadapi Pelemahan IHSG
Investor disarankan untuk menyesuaikan strategi dengan kondisi pasar yang sedang melemah. Memperhatikan level support-resistance menjadi kunci untuk meminimalkan risiko kerugian.
Selain itu, pemilihan saham dengan potensi rebound dan fundamental kuat dapat membantu investor memperoleh keuntungan. Pergerakan IHSG yang fluktuatif harus diikuti dengan manajemen risiko yang tepat agar dividen atau capital gain tetap terjaga.
Rekomendasi Praktis
Secara keseluruhan, IHSG berpotensi melemah dan sideways pada perdagangan Jumat, 27 Maret 2026. Investor dapat memanfaatkan rekomendasi saham pilihan BNI Sekuritas sebagai panduan untuk menentukan posisi beli atau cut loss.
Dengan kombinasi strategi saham dan pemantauan level support-resistance, investor dapat menghadapi volatilitas IHSG secara lebih terukur. Pergerakan pasar yang fluktuatif menjadi peluang bagi yang siap dengan strategi tepat.