JAKARTA - Mencari makanan di Jogja yang tidak manis ternyata tidak sesulit yang dibayangkan. Banyak hidangan lokal menawarkan cita rasa gurih, pedas, dan asin yang menggugah selera.
Bagi Anda yang ingin menikmati kuliner khas tanpa rasa manis berlebihan, pilihan berikut bisa menjadi panduan. Liputan6.com merangkum daftar makanan yang populer karena bumbu kuat dan teknik masak tradisional pada Kamis, 26 Maret 2026.
Sate Klathak
- Sate klathak khas Bantul menonjolkan rasa gurih sederhana dari daging kambing.
- Daging ditusuk menggunakan jeruji besi dan dibakar tanpa banyak marinasi.
Teknik ini membuat panas merata hingga ke dalam daging, sehingga empuk dan juicy. Kuah gulai disajikan terpisah, menambah kesan klasik pada hidangan ini.
Minim bumbu manis menjadikan sate klathak pilihan ideal untuk pecinta kambing. Menu ini sering masuk daftar rekomendasi makanan di Jogja yang tidak manis.
Oseng-Oseng Mercon
- Sensasi pedas menjadi daya tarik utama dari hidangan ini.
- Potongan daging sapi dan lemak dimasak dengan cabai dalam jumlah banyak.
Tumis bawang, cabai, dan rempah menghasilkan aroma kuat yang khas. Tekstur daging lembut berpadu dengan rasa pedas tajam, berbeda dari masakan Jogja kebanyakan.
Oseng-oseng mercon cocok bagi Anda yang menyukai makanan ekstrem. Rasa pedas mendominasi tanpa campuran gula berlebihan.
Mangut Lele
- Mangut lele menghadirkan kombinasi gurih dan sedikit pedas tanpa rasa manis.
- Ikan lele diasap terlebih dahulu sebelum dimasak dengan kuah santan berbumbu.
Pengasapan memberikan aroma khas yang berpadu dengan rempah kunyit, bawang, dan cabai. Kuah santan creamy tanpa menimbulkan rasa manis berlebihan.
Hidangan ini populer di Bantul dan diminati penggemar olahan ikan. Rasanya gurih, pedas, dan aromanya khas nusantara.
Bakmi Jawa
- Bakmi Jawa dimasak tradisional menggunakan arang sehingga cita rasa lebih autentik.
- Bumbunya cenderung gurih, dengan bawang putih, kecap, dan kaldu ayam.
Teksturnya kenyal dan biasanya disajikan dengan ayam suwir, telur, serta sayuran. Versi goreng atau kuah bisa dipilih sesuai selera tanpa tambahan kecap manis berlebihan.
Bakmi Jawa menjadi alternatif bagi yang ingin rasa lebih netral. Hidangan ini cocok dinikmati kapan saja di Jogja.
Sambel Welut
- Sambel welut menggunakan belut goreng renyah sebagai bahan utama.
- Disajikan dengan sambal pedas yang terbuat dari cabai, bawang, dan sedikit terasi.
Belut di luar renyah dan di dalam lembut, berpadu dengan sambal gurih. Dominasi gula sangat minim, sehingga cocok bagi yang ingin rasa pedas dan gurih.
Hidangan ini sering menjadi pilihan menarik untuk penggemar rasa asin dan pedas. Sambal pedasnya menambah kenikmatan saat disantap hangat.
Sambel Krecek
- Berbahan kulit sapi, sambel krecek memiliki tekstur kenyal dan kuah santan pedas.
- Sering dijadikan pelengkap gudeg, namun bisa juga dinikmati sendiri.
Bumbu cabai, bawang, dan rempah menghasilkan rasa gurih dan pedas. Versi pedasnya menonjolkan rasa gurih dibanding manis.
Menu ini cocok bagi yang ingin menikmati olahan tradisional tanpa gula berlebihan. Rasanya tajam namun tetap lezat.
Soto Lenthok
- Soto lenthok berbeda karena dilengkapi perkedel singkong bernama lenthok.
- Kuahnya bening dengan rasa gurih ringan dan segar.
Isiannya terdiri dari ayam, bihun, dan sayuran segar. Bumbu soto tidak terlalu manis sehingga cocok untuk hidangan berkuah ringan.
Menu ini tepat bagi yang menginginkan makanan sehat dengan rasa ringan. Soto lenthok mudah ditemui di sekitar Stasiun Jogja.
Ayam Geprek
- Ayam geprek populer dengan rasa pedas dominan.
- Ayam goreng tepung dihancurkan lalu dicampur sambal segar tanpa gula berlebihan.
Tingkat kepedasan bisa disesuaikan dengan selera pengunjung. Hidangan ini termasuk dalam daftar makanan Jogja yang gurih dan pedas.
Ayam geprek mudah ditemukan dan cocok untuk santap cepat. Rasanya kuat dan tetap memuaskan bagi pecinta pedas.
Mie Lethek
- Mi tradisional khas Bantul ini terkenal dengan rasa asin gurih.
- Dibuat dari tepung singkong dan dimasak menggunakan arang sehingga aroma lebih khas.
Disajikan dengan sayuran, telur, atau daging sesuai selera. Minim kecap manis membuat rasanya lebih netral dan sesuai bagi yang menghindari manis.
Mie lethek menawarkan pengalaman kuliner autentik di Bantul. Tekstur unik dan bumbu sederhana menjadi daya tarik tersendiri.
Tongseng Kambing
- Tongseng kambing memiliki kuah lebih ringan dibanding gulai, dengan rasa gurih dan pedas.
- Dimasak bersama kol, tomat, dan bumbu rempah agar daging tetap empuk.
Proses memasak cepat membuat bumbu meresap sempurna tanpa tambahan gula. Menu ini ideal bagi pecinta kambing yang menginginkan rasa kuat tanpa manis.
Tongseng kambing sering menjadi pilihan utama bagi pengunjung Jogja. Perpaduan gurih dan pedas membuat hidangan ini selalu digemari.
Bagi penikmat kuliner yang ingin menghindari rasa manis, Jogja menyimpan banyak opsi menarik. Dari sate hingga tongseng, setiap hidangan menawarkan cita rasa gurih, pedas, dan autentik.
Eksplorasi kuliner ini memungkinkan Anda menikmati masakan lokal tanpa harus tergoda rasa manis. Kota ini membuktikan bahwa makanan gurih dan pedas juga bisa menjadi ikon kuliner yang layak dicoba.