JAKARTA - Malang tidak hanya dikenal karena udara sejuk dan keindahan alamnya. Kota ini juga merupakan surga kuliner yang menawarkan berbagai hidangan legendaris.
Banyak tempat makan telah bertahan puluhan tahun, menyajikan rasa autentik yang tetap digemari hingga kini. Dari soto yang gurih, sate empuk, hingga jajanan tradisional, semua bisa ditemukan di sini.
Bagi Anda yang berencana berkunjung ke Malang, berikut 10 wisata kuliner legendaris yang wajib dicoba.
Warung Soto Ayam Lombok
- Salah satu warung soto legendaris di Malang adalah Warung Soto Ayam Lombok, berdiri sejak tahun 1955.
- Berlokasi di Jalan Lombok No. 1, Kecamatan Klojen, warung ini kini memiliki 10 cabang hingga Surabaya.
Ciri khas soto di sini adalah ayam kampung yang empuk, telur, kentang, dan koya. Rasa gurihnya membuat pengunjung ketagihan kembali.
Warung Sate Gebug
- Warung Sate Gebug sudah ada sejak tahun 1920-an, berlokasi di Jalan Jenderal Basuki Rahmat No. 113A, Kecamatan Klojen.
- Nama "Gebug" berasal dari pemukulan daging sapi hingga lunak sebelum dibumbui dan dipanggang.
Sate ini memiliki bumbu yang meresap sempurna ke dalam daging. Proses pemukulan daging menjadikan tekstur lebih empuk dan nikmat.
Toko Oen
- Toko Oen adalah restoran bergaya kolonial yang berdiri sejak tahun 1936.
- Berlokasi di Jalan Basuki Rahmat No. 5, Kecamatan Klojen, restoran ini menyajikan es krim, gado-gado, sate ayam, hingga steak dengan cita rasa khas zaman dulu.
Hanya tersisa dua cabang, yakni di Semarang dan Malang. Suasana klasiknya menghadirkan pengalaman makan yang berbeda.
Depot Hok Lay
- Depot Hok Lay berdiri sejak tahun 1946, terletak di Jalan Kyai Haji Ahmad Dahlan No. 10, Kecamatan Klojen.
- Depot ini terkenal dengan minuman Vosco, susu murni campur cokelat yang disajikan dalam botol kaca Coca-Cola.
Selain minuman, pelanggan juga menyukai lumpia Semarang dan pangsit kuah. Setiap hidangan menawarkan rasa autentik yang tak lekang waktu.
Warung Soto dan Rawon Kairo
- Warung Kairo telah ada sejak tahun 1950-an, berlokasi di Jalan Yulius Usman No. 52, Kecamatan Klojen.
- Selain soto dan rawon, warung ini menyajikan nasi sop, nasi campur, nasi gule, dan nasi ayam kare.
Setiap menu menghadirkan cita rasa yang kaya dan autentik. Hidangan ini menjadi favorit warga lokal maupun wisatawan.
Sego Goreng Resek
- Sego Goreng Resek sudah ada sejak tahun 1959, berlokasi di Jalan Brigjen Katamso, Malang.
- Nama "Resek" berasal dari lokasinya yang dulu dekat tempat pembuangan sampah, kini menjadi kuliner malam yang selalu diburu.
Nasi goreng di sini memiliki campuran unik seperti toge, kubis, suwiran ayam, dan bumbu khas. Hidangan ini menjadi favorit bagi wisatawan yang mencari kuliner malam.
Bakso President
- Bakso President berdiri sejak tahun 1977, terletak di Jalan Batanghari No. 5, Kecamatan Klojen.
- Uniknya, warung ini berada di samping rel kereta api, menambah pengalaman makan yang berbeda.
Menu beragam mulai dari pentol halus, pentol urat, pentol telur, pangsit basah, pangsit kering, hingga jeroan. Setiap sajian menawarkan rasa yang autentik dan lezat.
Putu Lanang
- Putu Lanang adalah jajanan manis legendaris Malang, berdiri sejak tahun 1935.
- Berlokasi di Jalan Jaksa Agung Suprapto, Kecamatan Klojen, kue putu dibuat dari tepung beras dan gula merah yang dikukus dalam potongan bambu.
Aroma khas dan tekstur lembut kue putu membuatnya menggugah selera. Hidangan ini menjadi favorit sebagai camilan tradisional.
Depot Es Talun
- Depot Es Talun berdiri sejak tahun 1950, terletak di Jalan Arif Rahman Hakim No. 2, Malang.
- Depot ini terkenal dengan es campur yang menggunakan sirup buatan sendiri dan tambahan tape ketan hitam.
Selain es, pelanggan juga bisa menikmati rujak cingur, gado-gado, dan mie pangsit. Setiap sajian menghadirkan rasa legendaris khas Malang.
Es Tawon Kidul Dalem
- Es Tawon Kidul Dalem berdiri sejak tahun 1955, berlokasi di Jalan Zainul Arifin, Kecamatan Klojen.
- Minuman ini terdiri dari es kacang hijau, es dawet, es alpukat, dan es campur.
Nama "Es Tawon" berasal dari sarang tawon yang ada di dekat warung pada masa lalu. Setiap es menawarkan kesegaran dan rasa tradisional yang tak terlupakan.
Malang menyajikan ragam kuliner legendaris yang patut dicoba. Setiap tempat memiliki ciri khas tersendiri, baik dari rasa, suasana, maupun sejarahnya.
Mencicipi kuliner di kota ini memberi pengalaman berbeda bagi wisatawan. Dari soto, sate, hingga jajanan manis, semua menghadirkan sensasi unik.
Hidangan legendaris juga mengajarkan tentang cara memasak tradisional. Bumbu autentik dan teknik memasak turun-temurun membuat rasanya tetap konsisten.
Kuliner malam seperti Sego Goreng Resek menghadirkan pengalaman makan yang berbeda. Aroma dan rasa khas membuatnya selalu menjadi favorit warga lokal.
Bakso President menjadi tujuan wajib bagi pencinta bakso. Kombinasi pentol, pangsit, dan jeroan memuaskan selera setiap pengunjung.
Toko Oen menawarkan nuansa klasik kolonial dengan menu tradisional. Suasana restoran menambah pengalaman bersantap yang lebih berkesan.
Putu Lanang dan Depot Es Talun menghadirkan jajanan dan minuman manis khas Malang. Keduanya memberikan rasa nostalgia bagi pengunjung yang datang.
Depot Hok Lay dengan minuman Vosco dan lumpianya menjadi tempat favorit keluarga. Setiap hidangan menawarkan rasa autentik yang tak berubah sejak berdiri.
Wisata kuliner di Malang bukan hanya soal makan, tapi juga pengalaman budaya. Setiap warung dan depot menyimpan cerita sejarah yang menarik.
Bagi wisatawan, menjelajahi 10 kuliner legendaris ini menjadi perjalanan rasa yang tak terlupakan. Hidangan legendaris menghadirkan pengalaman unik dan autentik.
Setiap makanan memiliki karakter dan cita rasa berbeda. Dari gurih, pedas, hingga manis, semua bisa dicicipi di Malang.
Jika berkunjung ke Malang, pastikan untuk mencoba kuliner khas ini. Selain lezat, pengalaman makan menjadi lebih lengkap dan berkesan.