JAKARTA - Transportasi laut kembali menjadi pilihan masyarakat selama arus mudik Lebaran 2026.
Lonjakan penumpang menuju Pulau Jawa melalui kapal menunjukkan tingginya minat terhadap moda ini. Selain faktor kapasitas yang besar, jalur laut juga menawarkan alternatif perjalanan yang relatif stabil. Data terbaru menunjukkan kinerja positif selama periode keberangkatan mudik. Hal ini menegaskan peran penting transportasi laut dalam mendukung mobilitas nasional.
PT Pelayaran Nasional Indonesia mencatat jumlah penumpang yang cukup besar selama periode arus mudik. Periode keberangkatan berlangsung dari 6 hingga 22 Maret 2026. Pada rentang waktu tersebut, total penumpang yang masuk ke Jawa mencapai 316.602 orang. Angka ini menunjukkan peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya. Kinerja tersebut memperlihatkan peningkatan permintaan layanan transportasi laut.
Jumlah tersebut mencapai 100,5 persen dibandingkan realisasi pada periode yang sama tahun lalu. Pada tahun sebelumnya, jumlah penumpang tercatat sebanyak 315.128 orang. Kenaikan ini meski tidak terlalu besar tetap menunjukkan tren positif. Stabilitas jumlah penumpang juga mencerminkan kepercayaan masyarakat. Moda transportasi laut tetap menjadi pilihan bagi pemudik.
Lonjakan pemudik di Semarang
Khusus untuk cabang Semarang, PT Pelni melayani sekitar 12 ribu penumpang. Angka ini menunjukkan tingginya mobilitas menuju wilayah Jawa Tengah. Pelabuhan Tanjung Emas menjadi salah satu titik utama kedatangan. Pergerakan penumpang terlihat meningkat menjelang Lebaran. Semarang menjadi tujuan penting arus mudik jalur laut.
Kepala Cabang PT Pelni Semarang Yuniati Fatimah menyampaikan puncak arus mudik terjadi pada 19 Maret 2026. Tanggal tersebut bertepatan dengan H-2 Lebaran. Kepadatan penumpang meningkat signifikan pada periode tersebut. Hal ini tidak jauh berbeda dengan tahun sebelumnya. Pola perjalanan pemudik cenderung konsisten.
"Pada arus mudik ini, tidak jauh berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya arus mudik menuju Tanjung Emas Semarang berasal dari Kumai, bahkan sampai dengan H-1 lebaran jumlah pemudik dari Kumai menuju Semarang masih tergolong cukup tinggi yaitu 1.398 penumpang," ujar Yuni. Pernyataan ini menggambarkan arus kedatangan yang masih tinggi. Bahkan mendekati hari Lebaran. Jalur Kumai menjadi salah satu favorit.
Persiapan menghadapi arus balik
Selain melayani arus mudik, Pelni juga menyiapkan langkah antisipatif untuk arus balik. Periode arus balik berlangsung dari 23 Maret hingga 6 April 2026. Persiapan dilakukan untuk memastikan perjalanan tetap lancar. Pelni mengusung konsep Mudik Nyaman Bersama. Fokus utama adalah keamanan dan kenyamanan penumpang.
Upaya tersebut meliputi penguatan koordinasi dengan stakeholder. Selain itu, dilakukan penambahan personel pelayanan. Tenaga pengamanan juga ditingkatkan. Pelni memastikan seluruh armada dalam kondisi laik laut. Langkah ini diambil untuk menjaga kelancaran perjalanan.
"Puncak arus balik kami prediksi akan terjadi 29 Maret s.d 05 April 2026 dengan proyeksi sebanyak 6ribu penumpang dengan tujuan favorit Kumai, disusul Sampit dan kemudian Pontianak," ucap Yuni. Prediksi ini menunjukkan potensi lonjakan penumpang. Tujuan favorit masih didominasi wilayah Kalimantan. Pola ini sesuai dengan tren sebelumnya.
Imbauan pembelian tiket resmi
Pelni juga mengimbau pemudik untuk membeli tiket melalui kanal resmi. Hal ini bertujuan menghindari risiko kehabisan kuota. Selain itu, pembelian resmi menghindarkan penumpang dari tiket tidak valid. Yuni menekankan pentingnya perencanaan perjalanan. Pemesanan lebih awal sangat disarankan.
Penumpang juga diingatkan untuk mematuhi protokol keselamatan selama perjalanan. Kebersihan di atas kapal juga menjadi perhatian. Pelni menegaskan komitmen terhadap keselamatan penumpang. "Kami selalu utamakan keamanan dan kenyamanan penumpang dengan menerapkan safety first, zero accident dan service excellent. Jika ada penumpang yang membutuhkan bantuan selama pelayaran, kru kapal kami siap melayani dengan sepenuh hati," pungkas Yuni. Pernyataan ini menegaskan standar layanan.
Melalui kesiapan tersebut, Pelni berkomitmen menjaga kualitas layanan transportasi laut. Layanan diharapkan tetap aman dan andal. Baik pada periode arus mudik maupun arus balik. Komitmen ini penting untuk menjaga kepercayaan masyarakat. Transportasi laut tetap menjadi andalan.
Kanal pembelian tiket yang tersedia
Tiket kapal Pelni dapat diperoleh melalui berbagai channel resmi. Penumpang dapat menggunakan aplikasi Pelni Mobile. Selain itu tersedia website resmi Pelni. Contact center 162 juga melayani pembelian. Loket cabang masih tersedia bagi pengguna langsung.
Channel lain juga disediakan untuk memudahkan masyarakat. Pembelian dapat dilakukan melalui BCA Mobile. Selain itu tersedia myBCA dan Livin Mandiri. Agen BNI Agen46 dan BRI Link juga melayani. Penumpang memiliki banyak pilihan.
Pembayaran tiket juga semakin mudah. Pelni bekerja sama dengan berbagai bank dan layanan. Pembayaran dapat menggunakan BRIVA dan BNI Virtual Account. Selain itu tersedia Mandiri Virtual Account. Pembayaran melalui gerai ritel juga tersedia.
Dengan kesiapan tersebut, Pelni berupaya memberikan layanan maksimal. Jumlah penumpang yang meningkat menunjukkan kepercayaan masyarakat. Transportasi laut tetap menjadi pilihan strategis. Ketersediaan kanal pembelian memperkuat akses layanan. Pelni optimistis arus balik berjalan lancar.