JAKARTA – PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk (WOM Finance) saat ini sedang menyusun beragam strategi untuk memaksimalkan penyaluran pembiayaan modal kerja di tengah tantangan dunia usaha serta kondisi ekonomi yang terus bergerak dinamis.
Direktur WOM Finance yang merangkap jabatan sebagai Corporate Secretary, Cincin Lisa Hadi, menjelaskan bahwa perusahaan akan tetap menyalurkan pembiayaan modal kerja dengan selalu mengutamakan prinsip kehati-hatian serta menjaga keberlanjutan kualitas pembiayaan.
“Kami memandang industri multifinance tetap mendorong penyaluran pembiayaan dengan mengedepankan prinsip analisa risiko yang prudent serta memperhatikan kualitas dan keberlanjutan usaha debitur,” sebagaimana dilansir dari berita sumber.
Menurut Cincin, langkah strategis tersebut diterapkan guna menjaga agar kualitas pembiayaan tetap dalam kondisi sehat di tengah dinamika ekonomi. WOM Finance juga menjalankan manajemen risiko secara disiplin agar rasio pembiayaan bermasalah atau non performing financing (NPF) tetap berada pada level yang stabil.
“Perusahaan akan menjalankan berbagai strategi pendukung melalui penguatan proses analisa risiko, optimalisasi layanan dan proses digital,” sebagaimana dilansir dari berita sumber.
Di samping itu, perusahaan tetap bersikap selektif dalam mengucurkan pembiayaan dengan membidik sektor-sektor yang dianggap memiliki kebutuhan modal usaha berkelanjutan.
Sampai saat ini, sektor perdagangan, wirausaha, serta pertanian tetap menjadi kontributor terbesar bagi penyerapan pembiayaan modal kerja di WOM Finance.
Cincin memaparkan bahwa dalam kurun waktu dua tahun terakhir hingga awal 2026, total pembiayaan modal kerja perusahaan secara keseluruhan telah menembus angka lebih dari Rp 1 triliun.
Menurutnya, penyaluran pembiayaan tersebut masih berpotensi untuk terus tumbuh seiring dengan dinamika pasar serta permintaan pembiayaan usaha.
Lebih lanjut, pihak WOM Finance menyatakan optimisme bahwa prospek pembiayaan modal kerja masih terbilang positif selaras dengan perkembangan aktivitas usaha.
Oleh karena itu, perusahaan akan terus memperkokoh strategi penyaluran agar pertumbuhan bisnis tetap terjaga secara sehat dan berkelanjutan.