Jumat, 27 Maret 2026

Tantangan Penerimaan Pajak: Realitas Capaian 17 Persen dari Target APBN 2024

Tantangan Penerimaan Pajak: Realitas Capaian 17 Persen dari Target APBN 2024

JAKARTA-Menteri Keuangan Sri Mulyani mengungkapkan bahwa hingga 15 Maret 2024, penerimaan pajak mencapai Rp342,88 triliun, yang hanya sekitar 17,24 persen dari target APBN 2024. Dalam konferensi pers APBN KiTA edisi Maret 2024, Sri Mulyani menjelaskan rincian dari pendapatan pajak tersebut. Penerimaan pajak terdiri dari berbagai sumber, di antaranya Rp203,92 triliun dari pajak penghasilan (PPh) non-migas, Rp14,48 triliun dari PPh migas, dan Rp121,92 triliun dari pajak penghasilan (PPN) dan pajak penjualan barang mewah (PPnBM). Meskipun demikian, angka ini baru mencapai sekitar 15-19 persen dari target yang ditetapkan. Selain itu, penerimaan negara bukan pajak (PNBP) juga mengalami penurunan sebesar 12,3 persen dibandingkan tahun sebelumnya, mencapai Rp93,5 triliun hingga Maret 2024. Sedangkan penerimaan dari bea masuk dan bea keluar baru mencapai 17,3 persen dan 19 persen dari target APBN 2024, sementara penerimaan dari cukai turun sebesar 5,9 persen. Meskipun ada peningkatan dalam beberapa sektor, seperti penerimaan dari bea keluar yang tumbuh 32,2 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu, Sri Mulyani menyoroti tantangan yang dihadapi dalam mencapai target penerimaan pajak yang telah ditetapkan. Dalam konteks ini, upaya peningkatan efisiensi dan optimalisasi penerimaan pajak menjadi penting untuk memastikan keseimbangan fiskal dan pembiayaan program-program pemerintah yang telah direncanakan.

Redaksi

Redaksi

indikatorbisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Harga Perak Antam Turun Tajam Menyentuh Rp44.100 Per Gram

Harga Perak Antam Turun Tajam Menyentuh Rp44.100 Per Gram

Penggunaan QRIS di Kaltim Mencapai Rekor Tertinggi 2026

Penggunaan QRIS di Kaltim Mencapai Rekor Tertinggi 2026

Yield SBN Masih Tinggi, BI Tahan Suku Bunga Stabil

Yield SBN Masih Tinggi, BI Tahan Suku Bunga Stabil

AAJI Tegaskan New RBC Tingkatkan Transparansi Keuangan Asuransi

AAJI Tegaskan New RBC Tingkatkan Transparansi Keuangan Asuransi

Harga Emas Antam Turun Drastis Per Gram Hari Ini 27 Maret 2026

Harga Emas Antam Turun Drastis Per Gram Hari Ini 27 Maret 2026