Sabtu, 28 Maret 2026

Pertamina Hulu Energi Siap Hadapi Era Energi Transisi dengan Strategi Tepat

Pertamina Hulu Energi Siap Hadapi Era Energi Transisi dengan Strategi Tepat

JAKARTA - Anak perusahaan Pertamina yang menjadi bagian dari subholding upstream, PT Pertamina Hulu Energi (PHE), menunjukkan prestasinya dalam menghadapi era transisi energi dengan strategi dekarbonisasi yang berkelanjutan. Arya Dwi Paramita, Sekretaris Perusahaan PHE, menyatakan hal ini saat acara Media Gathering Pertamina EP Cepu di Bandung.

Dia menjelaskan bahwa PHE telah menerapkan strategi energi transisi seperti transisi gas, dekarbonisasi, serta potensi bisnis baru berupa penyimpanan karbon (CCS) dan pemanfaatan & penyimpanan karbon (CCUS).

Industri hulu migas saat ini dihadapkan pada tantangan ketahanan energi nasional, di mana permintaan akan energi fosil diperkirakan akan terus meningkat hingga 2050 meskipun dengan perubahan komposisi energi. Penggunaan gas sebagai energi transisi menjadi penting dalam pemenuhan kebutuhan energi dalam negeri.

Baca Juga

Transaksi Digital Perbankan Tumbuh Pesat Dorong Fee Income Bank

Pertamina, sebagai bagian dari menjawab kebutuhan energi transisi, sedang mengembangkan proyek-proyek gas seperti Jambaran-Tiung Biru (JTB) di wilayah Indonesia Timur yang berhasil mencapai produksi penuh dengan stabil untuk jangka panjang.

Selain itu, PHE juga mencatatkan pencapaian dalam produksi minyak dan gas pada tahun 2023 dengan peningkatan produksi gas yang signifikan. Semua pencapaian ini didukung oleh entitas afiliasi PHE di berbagai regional.

PHE juga fokus pada aspek Lingkungan, Sosial, dan Tata Kelola (ESG) dengan mendapatkan rating yang baik dan telah menerapkan teknologi CCUS di lapangan Pertamina EP Sukowati Field. Mereka juga berkomitmen pada Prinsip-prinsip UNGC dan Zero Tolerance on Bribery untuk menciptakan pengelolaan operasi yang bertanggung jawab secara lingkungan, sosial, dan tata kelola yang baik.

Redaksi

Redaksi

indikatorbisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Harga Perak Antam Turun Tajam Menyentuh Rp44.100 Per Gram

Harga Perak Antam Turun Tajam Menyentuh Rp44.100 Per Gram

Penggunaan QRIS di Kaltim Mencapai Rekor Tertinggi 2026

Penggunaan QRIS di Kaltim Mencapai Rekor Tertinggi 2026

Yield SBN Masih Tinggi, BI Tahan Suku Bunga Stabil

Yield SBN Masih Tinggi, BI Tahan Suku Bunga Stabil

AAJI Tegaskan New RBC Tingkatkan Transparansi Keuangan Asuransi

AAJI Tegaskan New RBC Tingkatkan Transparansi Keuangan Asuransi

Harga Emas Antam Turun Drastis Per Gram Hari Ini 27 Maret 2026

Harga Emas Antam Turun Drastis Per Gram Hari Ini 27 Maret 2026