JAKARTA - Upaya menciptakan pertandingan yang lebih cepat dan adil mendorong FIFA bersama IFAB menyepakati sejumlah regulasi baru.
Aturan ini akan mulai diterapkan secara global dan menjadi sorotan utama dalam Piala Dunia FIFA 2026 yang digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
Perubahan tersebut hadir sebagai respons terhadap kritik lama terkait taktik membuang waktu yang kerap merusak ritme pertandingan. Dengan adanya aturan baru ini, FIFA berharap jalannya laga menjadi lebih dinamis serta memberikan pengalaman menonton yang lebih menarik bagi penggemar di seluruh dunia.
Baca JugaCara Beli Tiket Kereta Api Online, Panduan Lengkap dan Mudah
Keputusan penting ini diambil dalam Rapat Umum Tahunan ke-140 IFAB yang berlangsung di Hensol, Wales, pada akhir Februari 2026. Regulasi tersebut dijadwalkan mulai berlaku pada 1 Juli 2026 dan akan langsung digunakan dalam turnamen akbar tersebut.
langkah baru untuk menjaga tempo pertandingan tetap cepat
Salah satu fokus utama dari aturan baru ini adalah menjaga tempo permainan agar tidak terganggu oleh tindakan yang disengaja untuk mengulur waktu. FIFA menilai bahwa praktik tersebut telah menjadi masalah serius dalam beberapa tahun terakhir, terutama dalam pertandingan dengan tensi tinggi.
Dengan regulasi yang lebih ketat, setiap momen dalam pertandingan diharapkan memiliki nilai yang lebih tinggi. Penonton tidak lagi disuguhi jeda panjang yang tidak perlu, sehingga kualitas tontonan meningkat secara keseluruhan.
Selain itu, langkah ini juga dianggap sebagai bentuk perlindungan terhadap integritas pertandingan. Dengan meminimalisir celah untuk membuang waktu, hasil pertandingan diharapkan lebih mencerminkan kualitas permainan di lapangan.
aturan pergantian pemain jadi sorotan utama
Perubahan paling mencolok terlihat pada aturan pergantian pemain. Dalam regulasi baru, pemain yang ditarik keluar wajib meninggalkan lapangan dalam waktu maksimal sepuluh detik setelah papan pergantian ditampilkan oleh ofisial pertandingan.
Jika pemain sengaja memperlambat proses tersebut, maka akan ada konsekuensi langsung. Pemain pengganti tidak diperbolehkan masuk ke lapangan secara instan dan harus menunggu selama satu menit penuh waktu permainan berjalan sebelum bisa bergabung kembali.
Aturan ini dirancang untuk menghilangkan praktik klasik yang sering dilakukan tim untuk menghabiskan waktu. Dengan batasan waktu yang jelas, pergantian pemain kini menjadi bagian permainan yang lebih efisien dan terkontrol.
batas pergantian dan fleksibilitas tambahan
Selain aturan waktu, FIFA juga menetapkan batas jumlah pergantian pemain dalam pertandingan. Setiap tim tetap diizinkan melakukan maksimal lima pergantian selama waktu normal, namun hanya dalam tiga kesempatan berbeda, tidak termasuk jeda babak.
Apabila pertandingan berlanjut ke babak tambahan, tim akan mendapatkan satu kesempatan pergantian tambahan. Hal ini memberikan fleksibilitas bagi pelatih untuk mengatur strategi tanpa mengorbankan keseimbangan permainan.
Di sisi lain, FIFA juga memberikan perhatian pada aspek kesehatan pemain. Pergantian tambahan dapat dilakukan jika terdapat dugaan gegar otak, sehingga keselamatan pemain tetap menjadi prioritas utama dalam setiap pertandingan.
dampak pada komposisi skuad dan strategi tim
Dengan padatnya jadwal dan bertambahnya jumlah pertandingan, jumlah pemain dalam skuad berpotensi tetap berada di angka dua puluh enam. Jumlah ini meningkat dibandingkan edisi sebelumnya yang hanya dua puluh tiga pemain.
Kebijakan ini memberikan keuntungan bagi tim dalam mengatur rotasi pemain. Pelatih dapat memanfaatkan kedalaman skuad untuk menjaga kebugaran serta performa pemain sepanjang turnamen berlangsung.
Selain itu, perubahan ini juga membuka peluang bagi lebih banyak pemain untuk tampil di panggung dunia. Kompetisi internal dalam tim akan semakin ketat, sehingga kualitas permainan secara keseluruhan diharapkan meningkat.
penerapan var dan masa depan regulasi sepak bola
Selain aturan pergantian pemain, FIFA juga memperluas kewenangan VAR dalam membantu wasit mengambil keputusan. Langkah ini bertujuan untuk meningkatkan akurasi dalam momen-momen krusial pertandingan.
Dengan kombinasi teknologi dan regulasi baru, sepak bola modern terus bergerak menuju sistem yang lebih transparan dan adil. Penggunaan VAR diharapkan mampu mengurangi kontroversi yang sering muncul dalam pertandingan besar.
Pada akhirnya, aturan baru ini menjadi bagian dari evolusi sepak bola global. FIFA dan IFAB menunjukkan komitmen untuk terus beradaptasi dengan kebutuhan zaman, sekaligus menjaga esensi permainan tetap menarik dan kompetitif bagi semua pihak.
Mazroh Atul Jannah
indikatorbisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Berita Lainnya
Spesifikasi ASUS ExpertCenter P400 AiO P440VA untuk kebutuhan kerja kantor
- Jumat, 27 Maret 2026
Samsung Galaxy A56 Tampil Lebih Premium dengan Performa Tinggi Harga Stabil
- Jumat, 27 Maret 2026
Sinopsis Film Aku Harus Mati tentang rahasia kelam dan perjanjian iblis misterius
- Jumat, 27 Maret 2026






.jpg)






