Sido Muncul Siapkan Strategi Ekspansi dan Pergantian CEO untuk Pertumbuhan Maksimal Tahun 2026
- Jumat, 27 Maret 2026
JAKARTA - PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk (SIDO) akan mengusulkan pergantian Direktur Utama pada Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) 9 April 2026. Irwan Hidayat diusulkan menggantikan David Hidayat untuk memimpin perusahaan kembali sebagai CEO.
“Jika disetujui, saya akan kembali menjadi CEO untuk kedua kalinya,” ujar Irwan dalam temu media di Jakarta Selatan, Kamis 26 Maret 2026. Irwan sebelumnya menjabat Direktur Utama pada periode 2013–2016 sebelum digantikan oleh Jonatha Sofjan Hidajat dan kemudian David Hidayat sejak 2018.
Transisi Generasi dan Kelanjutan Kepemimpinan
Baca JugaTOBA Siapkan Dividen Buyback Rights Issue Saat Transisi Bisnis Energi Hijau Berjalan
Pergantian ini menjadi bagian dari transisi generasi di keluarga Hidayat. Irwan akan menjadi Direktur Utama terakhir dari generasi ketiga sebelum estafet kepemimpinan diserahkan ke generasi berikutnya.
Keluarga perusahaan mempersiapkan fondasi bisnis agar tetap berkelanjutan selama masa transisi. Perubahan direksi hanya terjadi pada posisi Direktur Utama, sementara jajaran direksi dan komisaris lain tetap sama.
Struktur Direksi dan Komisaris Pasca RUPS
Setelah RUPS, Irwan akan memimpin sebagai Direktur Utama dengan didampingi David Hidayat, Maria Reviani Hidayat, Darmadji Sidik, dan Budiyanto sebagai direktur. Struktur komisaris juga tidak mengalami perubahan.
Kestabilan struktur ini diharapkan menjaga konsistensi pengambilan keputusan strategis. Langkah ini memberi sinyal bahwa perusahaan tetap fokus pada kelangsungan bisnis meski terjadi pergantian pucuk pimpinan.
Efisiensi Operasional dan Inovasi Sistem SMART
SIDO menyiapkan langkah strategis untuk mendorong kinerja operasional. Salah satunya melalui sistem internal Sido Monitoring Activity Real Time (SMART) yang memantau proses pengadaan barang secara real time dan transparan.
Setiap pengajuan pembelian wajib menyertakan beberapa penawaran harga, sehingga pengelolaan biaya menjadi lebih efisien. Perusahaan juga memangkas periode penyimpanan persediaan dari dua hingga tiga bulan menjadi sekitar 21 hari untuk mempercepat perputaran inventory.
Ekspansi Pasar dan Strategi Pemasaran Global
Dalam rangka memperluas pangsa pasar, SIDO akan membuka kantor pemasaran baru di China dan India. Saat ini, perusahaan telah memiliki kantor pemasaran di Filipina dan Nigeria untuk memperkuat jaringan ekspor.
Produk yang dipasarkan akan disesuaikan dengan regulasi di masing-masing negara tujuan. Strategi ini bertujuan meningkatkan penetrasi pasar internasional sekaligus memperkuat brand awareness SIDO di kawasan Asia dan Afrika.
Optimasi Penjualan Produk Domestik
Di pasar domestik, SIDO fokus mengoptimalkan penjualan 82 produk suplemen makanan yang telah dimiliki sejak 2017. Perusahaan juga menyiapkan platform baru pada April 2026 untuk menyajikan informasi lengkap terkait produk sesuai kebutuhan konsumen.
Inisiatif ini diharapkan meningkatkan keterlibatan konsumen dan memperkuat loyalitas merek. Dengan langkah-langkah ini, perusahaan menargetkan pertumbuhan kinerja yang lebih sehat sepanjang tahun ini.
Target Pertumbuhan dan Strategi Jangka Panjang
Kombinasi pergantian pimpinan, efisiensi operasional, dan ekspansi pasar diyakini akan memperkuat posisi SIDO. Meski manajemen belum merinci target pendapatan dan laba bersih, strategi ini memberi sinyal optimisme untuk pertumbuhan berkelanjutan.
Fokus pada inovasi, efisiensi, dan ekspansi global menjadi landasan perusahaan menghadapi tantangan pasar 2026. Pendekatan holistik ini diharapkan memastikan kinerja bisnis tetap stabil dan kompetitif dalam jangka panjang.
Nathasya Zallianty
indikatorbisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.






.jpg)






