Jumat, 27 Maret 2026

Proyeksi Pembangunan Jalan Tol Kuningan Hingga 2030 Bisa Urai Macet Jabodetabek

Proyeksi Pembangunan Jalan Tol Kuningan Hingga 2030 Bisa Urai Macet Jabodetabek
Proyeksi Pembangunan Jalan Tol Kuningan Hingga 2030 Bisa Urai Macet Jabodetabek

JAKARTA - Bupati Kuningan, Dian Rachmat Yanuar, mengungkapkan pembangunan jalan tol yang melewati wilayah Kuningan kini sudah masuk tahap perencanaan. Proyek ini dijadwalkan akan dieksekusi pada rentang waktu 2028 hingga 2030.

Tol ini akan membentang dari Tasikmalaya hingga Cirebon dengan tujuan utama mengurai kemacetan yang kerap terjadi di jalur utama. Khususnya pada musim mudik dan arus balik, jalur ini sering tersendat sehingga memerlukan solusi transportasi yang lebih efektif.

Tol Masuk Kawasan Rebana dan Pembahasan Koridor

Baca Juga

BMKG Ingatkan Warga Jakarta Waspada Hujan Lebat dan Angin Kencang Jumat, 27 Maret 2025

Bupati menyebutkan rencana tol masuk dalam kawasan Rebana dan sudah dibahas intensif pada tingkat provinsi. Pembahasan meliputi koridor tol yang diperkirakan akan membelah wilayah Kuningan dari Ciperna menuju Tasikmalaya, Ciamis, hingga Banjar.

“Ini sudah masuk dalam desain perencanaan karena kita masuk kawasan Rebana. Kalau tidak salah, pernah dibahas dalam rapat khusus tol di Bandung, mulai 2028 hingga 2030,” ujar Dian saat wawancara di Terminal Tipe A Kertawangunan, Kecamatan Sindangagung, Rabu, 25 Maret 2026.

Detail Trase dan Perencanaan Teknis

Meski rencana tol sudah jelas, detail trase yang semula melewati Kuningan bagian barat masih menjadi ranah ahli dan instansi terkait. Semua teknis perencanaan, termasuk rute final, diserahkan kepada para ahli di bidang transportasi darat dan konstruksi.

“Yang pasti ada orang yang lebih pintar. Mereka ahlinya dalam transportasi darat dan konstruksi,” tambah Bupati. Keputusan teknis ini penting agar jalur tol dapat dirancang aman, efisien, dan minim risiko terhadap lingkungan.

Jadwal Pelaksanaan dan Pembebasan Lahan

Bupati menegaskan, pelaksanaan pembangunan tol berada pada kisaran 2028 hingga 2030. Ia berharap proses pembebasan lahan dan tahapan administrasi lainnya bisa berjalan cepat sehingga proyek dapat direalisasikan lebih awal.

“Mungkin kita berdoa secepatnya ya. Saya sih inginnya mungkin di bawah tahun 2030. Tapi itu pembahasan, di tahun 2028-2029 mulai pembebasan,” jelas Dian. Proses administrasi yang lancar sangat menentukan kecepatan pembangunan dan kelancaran proyek jangka panjang.

Dampak dan Manfaat Tol Bagi Wilayah Kuningan

Tol ini diproyeksikan akan mengurangi kemacetan yang selama ini menjadi persoalan utama di jalur Tasikmalaya–Cirebon. Dengan adanya tol, mobilitas penduduk dan distribusi logistik di wilayah Kuningan dapat meningkat signifikan.

Selain itu, tol juga akan meningkatkan potensi investasi dan pembangunan ekonomi lokal. Kawasan Rebana yang menjadi koridor tol diharapkan bisa berkembang menjadi pusat ekonomi baru yang lebih modern dan terintegrasi.

Tantangan dan Harapan Masyarakat

Meski proyek tol membawa banyak manfaat, masyarakat tetap berharap proses pembangunan memperhatikan kelestarian lingkungan dan kepentingan warga terdampak. Pembebasan lahan harus dilakukan transparan dengan kompensasi yang adil agar semua pihak merasa diuntungkan.

Bupati mengingatkan bahwa perencanaan masih dinamis dan memerlukan kerja sama semua pihak. Jika tahapan administratif dan teknis berjalan lancar, tol ini bisa menjadi solusi transportasi andal di Jawa Barat.

Rencana pembangunan tol dari Tasikmalaya hingga Cirebon yang melewati wilayah Kuningan sudah dalam tahap perencanaan resmi. Pelaksanaan diperkirakan 2028 hingga 2030 dengan harapan kemacetan berkurang dan mobilitas warga meningkat.

Detail trase diserahkan kepada ahli, sementara pembebasan lahan dan administrasi diharapkan cepat terselesaikan. Tol ini tidak hanya mempermudah perjalanan, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui kawasan Rebana yang semakin terhubung.

Nathasya Zallianty

Nathasya Zallianty

indikatorbisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Jumlah Penumpang Kereta Api di Surabaya Terus Meningkat Signifikan Selama Arus Balik Lebaran 2026

Jumlah Penumpang Kereta Api di Surabaya Terus Meningkat Signifikan Selama Arus Balik Lebaran 2026

Kemenhub Sukses Selenggarakan Arus Balik Mudik Gratis 2026, Ribuan Pemudik Terlayani

Kemenhub Sukses Selenggarakan Arus Balik Mudik Gratis 2026, Ribuan Pemudik Terlayani

Pangdam Jaya Resmi Dilantik, Jenderal Bintang Tiga Pimpin Kodam

Pangdam Jaya Resmi Dilantik, Jenderal Bintang Tiga Pimpin Kodam

Pembangunan Pagar Way Kambas Tingkatkan Keamanan Satwa Liar

Pembangunan Pagar Way Kambas Tingkatkan Keamanan Satwa Liar

BMKG: Mayoritas Wilayah Indonesia Berpotensi Diguyur Hujan Hari Ini

BMKG: Mayoritas Wilayah Indonesia Berpotensi Diguyur Hujan Hari Ini