Jumat, 27 Maret 2026

Jasa Raharja dan Stakeholder Bersinergi Untuk Pastikan Arus Balik Lebaran 2026 Aman dan Terkendali

Jasa Raharja dan Stakeholder Bersinergi Untuk Pastikan Arus Balik Lebaran 2026 Aman dan Terkendali
Jasa Raharja dan Stakeholder Bersinergi Untuk Pastikan Arus Balik Lebaran 2026 Aman dan Terkendali

JAKARTA - Jasa Raharja mengikuti kegiatan peninjauan arus balik Idulfitri 2026 di Jasa Marga Toll Road Command Center KM 29, Bekasi, pada Rabu, 25 Maret 2026.
Kegiatan ini dilakukan untuk memperkuat koordinasi lintas sektor dalam memastikan kelancaran lalu lintas sekaligus meningkatkan aspek keselamatan bagi masyarakat yang kembali ke Jakarta dan sekitarnya.

Dalam kegiatan tersebut, Direktur Utama Jasa Raharja Muhammad Awaluddin dan Direktur Operasional Jasa Raharja Ariyandi mendampingi Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, serta Direktur Utama Jasa Marga Rivan A. Purwantono.
Peninjauan dilakukan melalui pusat kendali untuk memonitor kondisi arus kendaraan secara real time dan mengevaluasi penerapan rekayasa lalu lintas.

Pemantauan Arus Balik Berdasarkan Indikator V/C Ratio

Baca Juga

TOBA Siapkan Dividen Buyback Rights Issue Saat Transisi Bisnis Energi Hijau Berjalan

Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menyampaikan bahwa pengendalian arus balik dilakukan berbasis indikator V/C ratio dan pemantauan intensif terhadap volume kendaraan.
“Ia menjelaskan, per tadi malam ada 1.958.838 kendaraan yang masuk, dan tadi pukul 12.00 WIB bertambah sekitar 82.000 sehingga total 2.040.000 kendaraan sudah masuk Jakarta. Artinya masih ada sisa dari 2.521.229 kendaraan yang meninggalkan Jakarta dikurangi 2.040.000. Inilah yang menjadi PR kita untuk diurai dalam kegiatan terkait puncak arus balik.”

Sigit menambahkan bahwa puncak arus balik tertinggi terjadi pada Selasa, 24 Maret 2026 malam dengan jumlah mencapai 256.338 kendaraan.
Angka ini lebih tinggi dibandingkan tahun sebelumnya yang tercatat 223.163 kendaraan, sehingga pengaturan lalu lintas harus disesuaikan secara dinamis.

Rekayasa Lalu Lintas dan Strategi One-Way

Seiring perkembangan kondisi di lapangan, rekayasa lalu lintas berupa one-way nasional telah disesuaikan menjadi one-way sepenggal.
“Namun demikian, kami tetap terus waspada. Apabila nanti terjadi bangkitan arus yang tinggi, kami akan menyesuaikan,” tambahnya.

Langkah rekayasa lalu lintas ini menjadi salah satu cara untuk menjaga kelancaran perjalanan masyarakat. Strategi ini membantu meminimalkan kemacetan pada titik-titik rawan arus balik.

Peran Jasa Raharja Dalam Keselamatan Transportasi

Kehadiran Jasa Raharja dalam kegiatan ini menegaskan perannya sebagai bagian dari pelayanan publik yang mendukung keselamatan transportasi.
Jasa Raharja merupakan BUMN dalam ekosistem Danantara Indonesia yang memiliki mandat memberikan perlindungan dasar kepada masyarakat melalui program asuransi kecelakaan.

Direktur Utama Jasa Raharja Muhammad Awaluddin menyampaikan bahwa tren keselamatan selama periode siaga Lebaran menunjukkan perbaikan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.
“Terjadi peristiwa fatalitas yang turun 28% dibandingkan periode yang sama, yaitu 12 hari dalam Siaga Angkutan Lebaran. Tahun ini tercatat 228, dibandingkan 318 pada tahun lalu. Sampai dengan kemarin malam, kami telah memberikan santunan sebesar Rp11,2 miliar kepada 224 korban meninggal dunia yang telah disalurkan kepada keluarga korban dan ahli waris,” ungkapnya.

Fokus pada Risiko dan Respons Cepat di Lapangan

Meskipun angka fatalitas menurun, Awaluddin menegaskan bahwa faktor risiko masih perlu menjadi perhatian bersama.
“Dominasi masih pada kendaraan bermotor roda dua, dengan penyebab utama seperti fatigue driving atau kelelahan pengemudi, karena jarak perjalanan yang panjang di atas 6–7 jam serta kondisi kendaraan,” ujarnya.

Dalam pelaksanaannya, Jasa Raharja mengoptimalkan kesiapan petugas di lapangan untuk memberikan respons cepat terhadap korban kecelakaan.
Proses penyerahan santunan juga dijalankan tepat waktu, sejalan dengan komitmen perusahaan untuk melayani sepenuh hati dan menghadirkan pelayanan prima bagi masyarakat.

Kolaborasi Antar Lembaga untuk Arus Balik Aman

Pada sisa periode arus balik Idulfitri 2026, Jasa Raharja menegaskan akan terus memantau keselamatan dan kelancaran perjalanan masyarakat.
Kolaborasi antara kepolisian, kementerian, operator jalan tol, dan Jasa Raharja menjadi faktor kunci dalam menjaga arus balik yang aman, nyaman, tertib, dan berkeselamatan.

Sinergi antar lembaga ini membuktikan efektivitas koordinasi lintas sektor dalam menghadapi lonjakan mobilitas tahunan. Dengan langkah-langkah terencana, masyarakat dapat menikmati perjalanan pulang ke Jakarta dan sekitarnya dengan lebih aman dan tertib.

Nathasya Zallianty

Nathasya Zallianty

indikatorbisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

PNM Dorong Generasi Muda Berdaya Lewat Coaching Futsal dan Program Pemberdayaan UMKM

PNM Dorong Generasi Muda Berdaya Lewat Coaching Futsal dan Program Pemberdayaan UMKM

Laba Alfamart Naik 2025 Pendapatan Tumbuh Didukung Ekspansi Penjualan Nasional Konsisten Berkelanjutan

Laba Alfamart Naik 2025 Pendapatan Tumbuh Didukung Ekspansi Penjualan Nasional Konsisten Berkelanjutan

Jadwal Bus DAMRI Sleman Ke YIA Lengkap Rute Jam Tarif Maret 2026

Jadwal Bus DAMRI Sleman Ke YIA Lengkap Rute Jam Tarif Maret 2026

Mudik Lebaran 2026 Jalur Laut Pelni Layani Penumpang Menuju Jawa Meningkat Signifikan

Mudik Lebaran 2026 Jalur Laut Pelni Layani Penumpang Menuju Jawa Meningkat Signifikan

Arus Balik Lebaran Pelni Prediksi Kepadatan Tanjung Emas Semarang Mulai Akhir Maret

Arus Balik Lebaran Pelni Prediksi Kepadatan Tanjung Emas Semarang Mulai Akhir Maret