JAKARTA - Pasca perayaan Idulfitri 1447H/2026, volume kendaraan di sejumlah ruas tol nasional menunjukkan lonjakan signifikan, terutama di segmen Kartasura-Prambanan.
Data terbaru PT Jasa Marga (Persero) mencatat sebanyak 376.834 kendaraan roda empat melintas di ruas ini sejak awal masa angkutan mudik hingga H+3 Lebaran. Angka ini meningkat hampir dua kali lipat dibanding volume normal yang hanya 188.916 kendaraan.
Kondisi serupa terlihat di Gerbang Tol (GT) Prambanan, dengan 190.724 kendaraan memasuki Daerah Istimewa Yogyakarta, naik 97,45 persen dibanding volume normal 96.592 kendaraan.
Baca JugaPemerintah Pastikan Tarif Listrik PLN Triwulan II April 2026 Tetap Stabil
Lonjakan ini menunjukkan tingginya mobilitas masyarakat yang kembali dari kampung halaman sekaligus membuktikan efektivitas manajemen arus mudik dan balik di ruas tol tersebut.
Peningkatan volume tol nasional masih berlanjut
Jasamarga Nusantara Tollroad Regional Division (JNT/Regional Nusantara) melaporkan bahwa selama periode H-10 sampai H+3 Lebaran, total 2.660.753 kendaraan melintas di seluruh Ruas Tol Regional Nusantara. Angka ini naik 4,31 persen dibandingkan kondisi normal yang mencapai 2.550.732 kendaraan.
Ruas tol lain juga mencatat peningkatan signifikan. Tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi melaporkan 257.194 kendaraan melintas, naik 21,33 persen dibanding volume normal 211.982 kendaraan.
Sementara itu, sebanyak 77.913 kendaraan masuk melalui GT Kualanamu dari arah bandara, naik 17,92 persen dari 66.074 kendaraan biasanya. Kendaraan menuju bandara tercatat 82.960 unit, meningkat 17,21 persen dari volume normal 70.780 kendaraan.
Ruas Tol Balikpapan-Samarinda juga mengalami kenaikan tinggi, dengan 212.745 kendaraan melintas, naik 44,77 persen dari kondisi normal 146.958 kendaraan. Tol Manado-Bitung, meski skala lebih kecil, tetap mencatat peningkatan 4,64 persen dengan 96.303 kendaraan dibanding 92.030 kendaraan normal.
Upaya Jasa Marga untuk kelancaran arus balik
Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk, Rivan A. Purwantono, mengimbau masyarakat untuk mengatur perjalanan secara bijak dan memanfaatkan fasilitas diskon tol 30 persen yang berlaku di beberapa ruas tol milik Jasa Marga Group, termasuk Medan-Belawan-Tanjung Morawa (Belmera) dan Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi (MKTT). Diskon ini diterapkan pada periode arus balik mulai 26 Maret 2026 pukul 00.00 WIB hingga 27 Maret 2026 pukul 24.00 WIB.
Rivan menekankan pentingnya kesiapan pengendara dan kendaraan sebelum memasuki jalan tol.
“Pastikan kendaraan maupun pengendara dalam keadaan prima, kecukupan BBM dan saldo uang elektronik terpenuhi, serta patuhi rambu-rambu dan arahan petugas di lapangan,” ujar Rivan.
Langkah-langkah ini dinilai krusial untuk menjaga keselamatan sekaligus menghindari kemacetan panjang selama periode arus balik.
Dampak lonjakan kendaraan terhadap manajemen lalu lintas
Meningkatnya volume kendaraan di sejumlah ruas tol menuntut koordinasi intensif antara Jasa Marga, petugas lapangan, dan aparat terkait. Peningkatan hampir dua kali lipat di ruas Kartasura-Prambanan menegaskan perlunya sistem pengaturan arus lalu lintas yang fleksibel, termasuk penerapan manajemen rekayasa lalu lintas apabila diperlukan.
Selain itu, data ini menjadi indikator penting bagi pemerintah dan operator tol untuk merencanakan kebijakan arus mudik dan balik di tahun-tahun berikutnya. Dengan memetakan titik-titik padat kendaraan, seperti GT Prambanan dan ruas Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi, pihak berwenang dapat menyiapkan antisipasi seperti buka tutup gardu tol tambahan, pengaturan kendaraan berat, serta pemberian informasi lalu lintas real-time kepada pengguna jalan.
PT Jasa Marga juga menekankan pentingnya edukasi pengguna jalan mengenai penggunaan fasilitas tol dan etika berkendara. Dengan kesadaran kolektif pengendara, keselamatan dan kelancaran arus balik dapat lebih terjamin, terutama pada ruas tol yang mencatat peningkatan volume signifikan seperti Kartasura-Prambanan.
Peningkatan arus balik kali ini tidak hanya menjadi tantangan operasional, tetapi juga menunjukkan besarnya pergerakan masyarakat pasca-Lebaran, sekaligus menggarisbawahi peran strategis jalan tol sebagai tulang punggung transportasi nasional.
Dengan pengelolaan yang tepat, Jasa Marga mampu memastikan keamanan, kenyamanan, dan efisiensi perjalanan selama periode mudik dan arus balik.
Celo
indikatorbisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Berita Lainnya
Strategi Pemerintah Antisipasi Krisis Pangan Nasional Saat Ancaman El Nino Menguat
- Jumat, 27 Maret 2026






.jpg)






