JAKARTA - PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) memastikan layanan kereta cepat Whoosh selama arus mudik dan balik Lebaran 2026 berjalan lancar dan aman.
Manager Corporate Communication KCIC, Emir Monti, menjelaskan bahwa sejak dimulainya posko angkutan Lebaran pada 13 Maret 2026, seluruh perjalanan Whoosh berlangsung terkendali tanpa hambatan berarti.
Menurut Emir, keberhasilan ini merupakan hasil persiapan matang yang mencakup aspek operasional, pelayanan penumpang, serta kesiapan fasilitas. “Sejak pertama kali posko angkutan Lebaran dimulai, seluruh perjalanan Whoosh berjalan aman, lancar, dan terkendali,” ungkapnya.
Baca JugaTOBA Siapkan Dividen Buyback Rights Issue Saat Transisi Bisnis Energi Hijau Berjalan
KCIC menekankan pentingnya pengaturan perjalanan yang fleksibel dan terstruktur. Jadwal keberangkatan dan kedatangan disesuaikan dengan prediksi volume penumpang harian, sehingga tidak terjadi penumpukan di stasiun.
Integrasi layanan transportasi antarmoda juga diperkuat agar penumpang dapat berpindah moda dengan mudah, termasuk kereta feeder, shuttle, transportasi daring, hingga moda lanjutan lainnya.
Persiapan ini juga menekankan keamanan dan kenyamanan penumpang. Setiap petugas operasional, mulai dari kru kereta hingga petugas pelayanan stasiun, menjalani pemeriksaan kesehatan dan pelatihan sebelum bertugas. Hal ini dilakukan agar seluruh personel dalam kondisi prima menghadapi lonjakan penumpang yang tinggi pada puncak arus mudik dan balik Lebaran.
Peningkatan Fasilitas Stasiun Untuk Kenyamanan Penumpang
KCIC meningkatkan berbagai fasilitas di stasiun untuk memastikan kenyamanan penumpang Whoosh. Beberapa fasilitas utama yang ditambahkan mencakup ruang tunggu reguler dan VIP, musala, ruang menyusui bagi ibu, toilet bersih, serta fasilitas khusus bagi penumpang disabilitas. Pos kesehatan juga disediakan untuk antisipasi kebutuhan medis mendadak.
Selain itu, KCIC menyediakan area tenant untuk memenuhi kebutuhan makanan dan minuman penumpang. WiFi gratis dan water station juga tersedia di seluruh stasiun sebagai bagian dari upaya memberikan pengalaman perjalanan yang nyaman dan modern. Penumpang dapat menikmati fasilitas ini sembari menunggu keberangkatan kereta dengan aman.
Tidak hanya itu, KCIC menghadirkan aktivitas hiburan untuk anak-anak, termasuk playground dan area bermain di stasiun. Kehadiran fasilitas hiburan ini dimaksudkan agar keluarga, terutama anak-anak, dapat menikmati waktu menunggu dengan menyenangkan.
Kebersihan stasiun juga menjadi prioritas, dan petugas ditugaskan secara bergiliran untuk memastikan area stasiun tetap rapi dan nyaman selama masa angkutan Lebaran.
Penguatan SDM dan Operasional KCIC
Sumber daya manusia menjadi kunci keberhasilan operasional selama Lebaran. KCIC memperkuat jumlah petugas pelayanan, kru operasional, dan pengamanan di seluruh stasiun dan jalur kereta.
Petugas menjalani pemeriksaan kesehatan dan pelatihan untuk memastikan mereka siap menangani berbagai situasi darurat atau lonjakan penumpang mendadak.
KCIC juga mengoptimalkan integrasi transportasi antarmoda agar penumpang dapat melanjutkan perjalanan dengan lancar. Hal ini meliputi kereta feeder, shuttle, transportasi daring, dan moda transportasi lanjutan lainnya. Dengan begitu, perjalanan dari dan menuju stasiun Whoosh menjadi lebih efisien, aman, dan nyaman.
Protokol keselamatan ketat diterapkan di seluruh stasiun. Pemeriksaan tiket, pengaturan alur penumpang, hingga pengelolaan fasilitas dilakukan sesuai standar keamanan yang berlaku. Langkah ini memberikan rasa aman bagi penumpang dan menjamin kelancaran operasional kereta cepat.
Tren Kenaikan Jumlah Penumpang Whoosh dan Respons KCIC
Sejak awal posko angkutan Lebaran, jumlah penumpang Whoosh menunjukkan tren peningkatan signifikan. Lonjakan paling tinggi tercatat pada pekan kedua Lebaran, menunjukkan bahwa masyarakat semakin percaya pada layanan kereta cepat yang aman, nyaman, dan efisien.
KCIC menyesuaikan operasional dengan volume penumpang yang meningkat, termasuk penambahan perjalanan dan optimasi fasilitas stasiun. Penumpang dapat memantau posisi kereta secara real-time melalui aplikasi dan sistem informasi digital KCIC, sehingga pengalaman perjalanan menjadi lebih terkendali dan nyaman.
Integrasi antarmoda juga membantu mengurangi kepadatan di stasiun. Penumpang yang tiba di stasiun Whoosh dapat dengan mudah melanjutkan perjalanan menggunakan kereta feeder atau moda transportasi lain, sehingga mobilitas tetap lancar meski volume penumpang meningkat drastis.
KCIC menegaskan bahwa semua langkah ini merupakan bagian dari strategi untuk memastikan perjalanan penumpang tetap aman, nyaman, dan tepat waktu, khususnya pada masa puncak Lebaran yang identik dengan mobilitas tinggi masyarakat.
Komitmen KCIC Menjaga Kualitas Layanan Kereta Cepat
KCIC menegaskan komitmennya untuk terus menjaga kualitas layanan Whoosh. Perusahaan fokus pada keamanan, kenyamanan, dan ketepatan waktu perjalanan. Emir Monti menyatakan, “Kami berkomitmen untuk terus menjaga kualitas layanan Whoosh, sekaligus mendukung kelancaran arus mudik dan balik Lebaran 2026.”
Strategi ini melibatkan koordinasi dengan berbagai pihak, termasuk petugas stasiun, pengamanan, operator transportasi, hingga stakeholder transportasi nasional. Ke depannya, KCIC menargetkan peningkatan layanan berkelanjutan dari sisi fasilitas, SDM, dan integrasi transportasi.
Dengan berbagai peningkatan ini, pengalaman penumpang kereta cepat Whoosh diharapkan semakin nyaman, aman, dan efisien. KCIC berupaya menjadi pilihan utama masyarakat selama periode mudik dan balik Lebaran, sehingga layanan Whoosh tetap menjadi standar kualitas transportasi cepat nasional.
Sindi
indikatorbisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.






.jpg)






