Minggu, 29 Maret 2026

Harga Pangan Akhir Pekan Turun Naik, Cabai Melemah Minyak Goreng Menguat Kembali

Harga Pangan Akhir Pekan Turun Naik, Cabai Melemah Minyak Goreng Menguat Kembali
Harga Pangan Akhir Pekan Turun Naik, Cabai Melemah Minyak Goreng Menguat Kembali

JAKARTA - Pergerakan harga pangan pada akhir pekan kembali menunjukkan dinamika yang cukup beragam. 

Beberapa komoditas utama mengalami penurunan, sementara bahan pokok lain justru naik. Situasi ini mencerminkan kondisi pasar yang masih berfluktuasi pasca Lebaran. Masyarakat pun terus memantau perkembangan harga untuk menyesuaikan pengeluaran rumah tangga.

Data terbaru memperlihatkan sejumlah komoditas hortikultura mengalami koreksi harga. Penurunan tersebut memberikan sedikit ruang bagi konsumen dalam mengatur belanja. Namun, kenaikan pada komoditas lain tetap menjadi perhatian. Kondisi ini menandakan stabilitas harga belum sepenuhnya tercapai.

Baca Juga

Tarif Listrik April Juni 2026 Tetap, Rincian Harga Token PLN Terbaru Lengkap

Berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional pukul 08.15 WIB, beberapa bahan pokok mengalami perubahan signifikan. Pergerakan harga terjadi hampir di semua kelompok komoditas. Penurunan dan kenaikan berjalan bersamaan. Hal ini menunjukkan mekanisme pasar masih aktif.

Cabai dan Daging Sapi Mulai Turun

Harga daging sapi kualitas satu kini dibanderol Rp149.200 per kilogram atau turun 1 persen secara mingguan. Penurunan juga terjadi pada daging sapi kualitas dua. Komoditas tersebut turun 0,91 persen menjadi Rp140.900 per kilogram. Koreksi harga ini memberi dampak positif bagi konsumen.

Selain daging sapi, harga cabai juga menunjukkan tren penurunan. Cabai merah besar turun menjadi Rp52.000 per kilogram. Cabai merah keriting berada di Rp51.100 per kilogram. Penurunan tersebut masing-masing mencapai 7,4 persen dan 9,32 persen.

Cabai rawit merah juga mengalami penurunan cukup tajam. Harga komoditas ini turun 9,53 persen menjadi Rp84.500 per kilogram. Penurunan tersebut membantu mengurangi beban pengeluaran rumah tangga. Namun, pergerakan harga cabai masih berpotensi berubah.

Berbeda dengan jenis lainnya, cabai rawit hijau justru mengalami kenaikan. Harga komoditas ini naik 3,23 persen menjadi Rp60.650 per kilogram. Kenaikan ini menunjukkan bahwa suplai belum merata. Perbedaan kondisi pasokan memengaruhi harga. ?????

Telur Ayam Turun Tipis

Selain cabai, komoditas telur ayam ras segar juga mengalami penurunan harga. Telur ayam turun tipis sebesar 0,15 persen secara mingguan. Harga terbaru tercatat Rp33.600 per kilogram. Meski kecil, penurunan ini tetap membantu konsumen.

Pergerakan harga telur sering dipengaruhi biaya pakan dan distribusi. Stabilitas harga menunjukkan pasokan masih terjaga. Konsumen dapat memanfaatkan kondisi ini untuk kebutuhan harian. Telur tetap menjadi sumber protein terjangkau.

Penurunan pada beberapa komoditas memberikan sinyal positif. Namun, kenaikan harga bahan lain tetap perlu diwaspadai. Kombinasi perubahan ini membuat belanja rumah tangga harus lebih selektif. Pengelolaan anggaran menjadi semakin penting.

Kondisi pasar menunjukkan fluktuasi masih berlangsung. Masyarakat perlu memantau harga secara berkala. Informasi terkini membantu perencanaan belanja. Stabilitas harga belum sepenuhnya merata.

Beras dan Bawang Mengalami Kenaikan

Di sisi lain, harga beras justru mengalami kenaikan tipis. Beras medium I tercatat Rp16.050 per kilogram atau naik 0,13 persen. Sementara beras medium II berada di Rp15.900 per kilogram. Kenaikan tersebut relatif kecil tetapi tetap terasa.

Beras kualitas super I dan II juga mengalami kenaikan. Harga masing-masing menjadi Rp17.250 dan Rp16.800 per kilogram. Kenaikan ini terjadi di tengah kebutuhan konsumsi tinggi. Permintaan beras tetap stabil.

Harga bawang merah dan bawang putih juga meningkat. Bawang merah naik 3,13 persen menjadi Rp46.100 per kilogram. Bawang putih naik 0,12 persen menjadi Rp40.250 per kilogram. Kenaikan ini menambah tekanan biaya dapur.

Fluktuasi pada komoditas hortikultura sering dipengaruhi cuaca dan distribusi. Perubahan pasokan dapat berdampak cepat pada harga. Konsumen perlu menyesuaikan pola konsumsi. Alternatif bahan makanan menjadi solusi.

Minyak Goreng dan Gula Ikut Naik

Harga minyak goreng curah tercatat Rp19.800 per kilogram. Angka tersebut naik 0,76 persen secara mingguan. Minyak goreng kemasan merek I juga naik 0,22 persen menjadi Rp22.950 per kilogram. Kenaikan ini memengaruhi kebutuhan harian.

Minyak goreng kemasan merek II turut mengalami kenaikan. Harga komoditas tersebut menjadi Rp21.900 per kilogram. Peningkatan harga minyak berdampak luas. Banyak usaha kuliner ikut terpengaruh. ????

Selain minyak, gula pasir juga mengalami kenaikan. Gula pasir lokal naik 0,53 persen menjadi Rp18.850 per kilogram. Gula pasir premium meningkat 0,25 persen menjadi Rp20.050 per kilogram. Kenaikan ini terjadi bersamaan dengan permintaan tinggi.

Harga daging ayam ras segar juga naik 1,16 persen. Harga terbaru mencapai Rp43.550 per kilogram. Komoditas ini sering menjadi alternatif protein. Kenaikan harga dapat memengaruhi konsumsi masyarakat.

Pemerintah Klaim Stok Terkendali

Pemerintah menyatakan pasokan bahan pokok masih dalam kondisi cukup. Pernyataan tersebut disampaikan setelah pemantauan langsung di pasar. Masyarakat diimbau tidak khawatir terhadap ketersediaan pangan. Pasokan disebut tetap terjaga.

Menteri Perdagangan menyebut stok beras, minyak, dan cabai tersedia. Pemerintah terus berkoordinasi dengan lembaga terkait. Langkah ini dilakukan untuk menjaga stabilitas harga. Distribusi menjadi fokus utama.

Koordinasi dilakukan dengan Perum Bulog dan ID FOOD. Tujuannya memastikan pasokan tetap tersedia. Program stabilisasi harga juga terus berjalan. Intervensi dilakukan jika diperlukan.

Distribusi minyak goreng rakyat juga ditingkatkan. Minimal 35 persen distribusi diserahkan ke BUMN pangan. Saat ini distribusi bahkan disebut sudah melebihi angka tersebut. Kebijakan ini diharapkan menahan kenaikan harga.

Dengan kondisi harga yang masih fluktuatif, masyarakat disarankan belanja bijak. Pemantauan harga penting untuk mengatur anggaran. Pemerintah memastikan pasokan tetap aman. Stabilitas harga diharapkan segera tercapai.

Mazroh Atul Jannah

Mazroh Atul Jannah

indikatorbisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Harga Pangan Nasional Berubah Bawang Dan Beras Naik Cabai Turun Minggu Ini

Harga Pangan Nasional Berubah Bawang Dan Beras Naik Cabai Turun Minggu Ini

Update Tarif Listrik 2026 Per kWh Lengkap Rumah Tangga Bisnis Industri Nasional

Update Tarif Listrik 2026 Per kWh Lengkap Rumah Tangga Bisnis Industri Nasional

Pemerintah Pastikan BBM Satu Harga Hadir Hingga Wilayah Terluar Kaltara

Pemerintah Pastikan BBM Satu Harga Hadir Hingga Wilayah Terluar Kaltara

Sumur Idle Prabumulih Kembali Produktif, Produksi Minyak Melonjak

Sumur Idle Prabumulih Kembali Produktif, Produksi Minyak Melonjak

Wuling Hongguang Mini EV Terbaru Jarak Tempuh Lebih Jauh

Wuling Hongguang Mini EV Terbaru Jarak Tempuh Lebih Jauh