JAKARTA - Perubahan harga kebutuhan pokok kembali terjadi di Jawa Timur dan menjadi perhatian masyarakat.
Fluktuasi harga yang terjadi hari ini memperlihatkan adanya kenaikan pada sejumlah komoditas penting, sementara beberapa lainnya justru mengalami penurunan. Kondisi ini mencerminkan dinamika pasar yang terus bergerak seiring berbagai faktor yang memengaruhinya.
Harga sembako di Jawa Timur (Jatim) terus mengalami fluktuasi dari hari ke hari. Pada hari ini, gas elpiji 3 kg, cabai, daging sapi naik, bawang merah, daging ayam ras, daging ayam kampung, telur ayam ras, telur ayam kampung turun.
Baca Juga
Memantau harga sembako setiap hari menjadi hal yang tak boleh diabaikan. Selain membantu masyarakat dalam mengatur belanja harian, informasi ini juga penting untuk menjaga kestabilan pengeluaran rumah tangga agar tidak membengkak di tengah situasi harga yang tidak menentu.
Daftar Harga Sembako Terbaru Jawa Timur 30 Maret 2026
Sembako adalah singkatan dari sembilan bahan pokok. Sembako merupakan kebutuhan dasar yang dibutuhkan masyarakat sehari-hari untuk memenuhi kebutuhan gizi dan kebutuhan rumah tangga lainnya.
Sembilan jenis kebutuhan pokok masyarakat tersebut terdiri dari beras, gula pasir, minyak goreng dan mentega, daging sapi dan daging ayam, telur ayam, susu, bawang merah dan bawang putih, gas elpiji dan minyak tanah, serta garam.
Selain sembilan bahan pokok tersebut, harga kebutuhan dapur yang tidak kalah penting adalah cabai. Berikut daftar harga sembako terbaru di Jawa Timur, Senin 30 Maret 2026, dirangkum dari sistem informasi ketersediaan dan perkembangan harga bahan pokok (Siskaperbapo) di Jawa Timur.
Beras Premium: Rp 14.836/kg
Beras Medium: Rp 12.902/kg
Gula kristal putih: Rp 17.137/kg
Minyak goreng curah: Rp 19.563/kg
Minyak goreng kemasan premium: Rp 20.507/liter
Minyak goreng kemasan sederhana: Rp 17.643/liter
Minyak goreng Minyakita: Rp 16.115/liter
Daging sapi paha belakang: Rp 125.388/kg
Daging ayam ras: Rp 40.323/kg
Daging ayam kampung: Rp 69.339/kg
Telur ayam ras: Rp 29.340/kg
Telur ayam kampung: Rp 45.809/kg
Susu kental manis merek Bendera: Rp 12.433 370 gr/kl
Susu kental manis merek Indomilk: Rp 12.491 370 gr/kl
Susu bubuk merek Bendera: Rp 41.922 400 gr/dos
Susu bubuk merek Indomilk: Rp 41.273 400 gr/dos
Garam bata: Rp 1.856
Garam halus: Rp 9.231/kg
Cabai merah keriting: Rp 33.187/kg
Cabai merah besar: Rp 34.738/kg
Cabai rawit merah: Rp 67.806/kg
Bawang merah: Rp 36.300/kg
Bawang putih: Rp 30.916/kg
Gas elpiji: Rp 19.937
Komoditas Naik dan Turun Berdasarkan Data Terbaru Hari Ini
Berdasarkan harga rata-rata sembako di Jawa Timur hari ini, gas elpiji 3 kg naik Rp 150 atau 0,76 persen, cabai keriting naik Rp 466 atau 1,42 persen, cabai besar naik RP 475 atau 1,39 persen, cabai rawit naik Rp 1.365 atau 2,05 persen, daging sapi naik Rp 492 atau 0,39 persen.
Sementara itu, bawang merah turun Rp 107 atau 0,29 persen, daging ayam ras turun Rp 944 atau 2,29 persen, daging ayam kampung turun Rp 2.593 atau 3,61 persen, telur ayam ras turun Rp 157 atau 0,53 persen, telur ayam kampung turun Rp 680 atau 1,46 persen.
Kondisi ini menunjukkan adanya perbedaan tren pada masing-masing komoditas. Kenaikan harga pada beberapa bahan pokok tertentu dapat dipengaruhi oleh ketersediaan pasokan maupun meningkatnya permintaan.
Di sisi lain, penurunan harga pada komoditas lain memberikan sedikit ruang bagi masyarakat untuk mengatur pengeluaran. Kombinasi kenaikan dan penurunan ini menjadi gambaran nyata dinamika pasar yang terus berubah.
Faktor yang Mempengaruhi Perubahan Harga Sembako di Pasaran
Perubahan harga sembako dipengaruhi berbagai faktor. Mulai dari biaya produksi, kebijakan pemerintah, kurs, hingga cuaca. Berikut beberapa faktor yang mempengaruhi naik dan turunnya harga sembako.
Jika permintaan meningkat, tapi penawaran tetap atau berkurang, harga cenderung naik. Sebaliknya, jika penawaran lebih banyak daripada permintaan, harga bisa turun.
Cuaca ekstrem, bencana alam, atau perubahan musim dapat mempengaruhi produksi pertanian. Kekurangan pasokan akibat cuaca buruk menyebabkan kenaikan harga.
Kebijakan impor, subsidi, pajak, atau regulasi lain yang dikeluarkan pemerintah dapat mempengaruhi harga sembako. Misalnya, pembatasan impor atau perubahan pajak.
Kenaikan harga bahan baku, pupuk, bahan bakar, atau upah pekerja dapat meningkatkan biaya produksi dan transportasi, yang mempengaruhi harga sembako.
Fluktuasi nilai tukar mata uang, terutama jika bahan pokok diimpor, dapat mempengaruhi harga. Depresiasi mata uang lokal akan membuat harga barang impor lebih mahal.
Inflasi tinggi cenderung menyebabkan kenaikan harga sembako karena meningkatnya biaya barang dan jasa.
Kondisi ekonomi yang tidak stabil dapat memperburuk situasi.
Masalah rantai distribusi seperti kemacetan, pemogokan, atau masalah logistik lainnya bisa menyebabkan keterlambatan pengiriman, mengurangi pasokan, dan harga naik.
Berbagai faktor ini mempengaruhi harga sembako sering kali berubah-ubah, sehingga memerlukan pengawasan serta kebijakan yang tepat untuk menjaga stabilitas pasar. Harga sembako juga bisa berbeda-beda di setiap pasar. Harga di atas merupakan harga rata-rata di Jawa Timur.
Sindi
indikatorbisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Wajib Pajak Orang Pribadi Dominasi Laporan SPT Tahunan Hingga Akhir Maret
- Senin, 30 Maret 2026
Berita Lainnya
BRIN Dorong Teknologi Pertanian Berkelanjutan untuk Hadapi Perubahan Iklim
- Senin, 30 Maret 2026
DKI Jakarta Raih Peringkat Kedua dalam Indeks Pelayanan Publik Nasional
- Senin, 30 Maret 2026
Terpopuler
1.
2.
Haji 2026: KPK dan Polisi Awasi Dana Rp 18 Triliun
- 30 Maret 2026
3.
4.
Gus Ipul Sebut Persiapan Muktamar NU Mulai April 2026
- 30 Maret 2026












