Mohamed Salah Tinggalkan Liverpool, PSG dan Bayern Munich Berebut Tanda Tangannya
- Selasa, 31 Maret 2026
JAKARTA - Ketika kabar kepergian Mohamed Salah dari Liverpool mencuat, dinamika bursa transfer langsung berubah drastis.
Bintang asal Mesir tersebut tak hanya menjadi bahan pembicaraan media, tetapi juga memancing manuver cepat dari klub-klub elite. Pengumuman itu seakan membuka pintu spekulasi panjang mengenai langkah berikutnya dalam kariernya. Banyak pengamat percaya keputusan tersebut tidak dibuat tanpa pertimbangan matang.
Di usia yang sudah memasuki 33 tahun, Salah masih dianggap berada di level tertinggi permainan. Performanya bersama Liverpool menunjukkan ia belum kehilangan ketajaman maupun konsistensi. Oleh sebab itu, minat terhadap dirinya tidak berkurang sedikit pun. Bahkan, beberapa klub besar diyakini siap mengajukan proposal serius demi mendapatkan jasanya.
Baca JugaJadwal Lengkap Playoff Piala Dunia 2026: Waktu, Lokasi, Dan Pertandingan
Situasi ini semakin menarik karena berbagai liga mulai dikaitkan dengan masa depannya. Dari kompetisi elite Eropa hingga opsi di Timur Tengah, semuanya muncul sebagai kemungkinan. Namun, pernyataan dari figur penting sepak bola Mesir justru menambah panas rumor yang beredar. Klaim tersebut menyebutkan dua raksasa Eropa telah mengambil langkah konkret.
Salah Jadi Incaran Klub Elite Benua Biru
Spekulasi semakin kuat setelah direktur Timnas Mesir, Ibrahim Hassan, mengungkapkan adanya minat serius terhadap Salah. Ia menegaskan bahwa pemain Liverpool itu masih menjadi incaran klub papan atas. Menurutnya, dua tim besar Eropa telah bergerak lebih cepat dibandingkan peminat lain. Hal ini menunjukkan nilai Salah tetap tinggi di pasar transfer.
Paris Saint-Germain dan Bayern Munich disebut sebagai dua klub yang paling serius. Kedua tim tersebut juga dikenal memiliki ambisi besar di kompetisi Liga Champions. Kehadiran Salah diyakini dapat menambah kekuatan lini serang mereka. Selain itu, pengalaman pemain Mesir itu di level tertinggi menjadi nilai tambah yang signifikan.
Tak hanya dua klub tersebut, tim-tim dari Italia juga dilaporkan ikut memantau situasi. Ini memperlihatkan bahwa reputasi Salah masih sangat dihormati. Hassan bahkan berharap sang winger tetap melanjutkan kariernya di Eropa. "Saya telah mendengar tawaran dari Paris Saint-Germain, Bayern Munich, dan klub-klub dari Italia," ungkapnya, pada On Sport, via Sportbible.
Opsi MLS Dinilai Kurang Tepat untuk Kariernya
Di tengah rumor kepindahan ke luar Eropa, Major League Soccer sempat masuk dalam pembicaraan. Liga Amerika Serikat itu dikenal menjadi destinasi beberapa pemain bintang di fase akhir karier. Namun, Hassan menilai langkah tersebut tidak ideal bagi Salah. Ia percaya eksposur pemain bisa berkurang drastis jika memilih jalur tersebut.
Menurutnya, Salah masih mampu bersaing di kompetisi elit Eropa. Bermain di MLS dianggap terlalu jauh dari sorotan global. Hal itu berpotensi membuat kontribusi dan prestasinya tidak lagi mendapat perhatian luas. Pandangan ini menjadi alasan mengapa ia menyarankan sang pemain tetap bertahan di level tertinggi.
Hassan bahkan memberikan contoh bagaimana sorotan media dapat berubah. Ia menyebut bahwa popularitas pemain bisa menurun ketika bermain di liga yang kurang kompetitif. "Pindah ke MLS? Ia akan terlalu jauh dari sorotan. Anda tidak akan mengingatnya lebih dari saya mengingat Lionel Messi sekarang. Saya bahkan tidak menontonnya.”
Liga Arab Saudi Muncul Sebagai Alternatif Menarik
Meski lebih condong ke Eropa, Hassan tidak menutup peluang lain. Ia menyebut Saudi Pro League sebagai opsi realistis jika tawaran Eropa tidak sesuai. Dalam beberapa musim terakhir, klub-klub Arab Saudi memang agresif merekrut pemain bintang. Hal ini membuat liga tersebut semakin kompetitif dan menarik perhatian dunia.
Daya tarik finansial menjadi salah satu faktor utama. Banyak pemain top dunia memilih bergabung karena kontrak besar yang ditawarkan. Selain itu, proyek jangka panjang liga tersebut juga terlihat serius. Kehadiran pemain berpengalaman seperti Salah tentu bisa meningkatkan kualitas kompetisi.
Bagi Salah, langkah ke Timur Tengah bisa menjadi pilihan strategis. Ia dapat tetap bermain di level kompetitif sambil menikmati kontrak besar. Dengan usia yang memasuki fase matang, pertimbangan ini menjadi semakin relevan. Selain itu, pengalaman internasionalnya akan sangat berharga bagi klub mana pun.
Keputusan Akhir Masih Dinantikan Banyak Pihak
Hingga saat ini, masa depan Salah masih menjadi misteri. Belum ada keputusan resmi mengenai klub berikutnya. Namun, minat dari berbagai tim menunjukkan bahwa ia tetap menjadi aset berharga. Para penggemar pun menunggu langkah yang akan diambil sang bintang.
Keputusan ini tidak hanya berdampak bagi kariernya, tetapi juga bagi klub peminat. Kehadiran Salah dapat mengubah keseimbangan kekuatan di kompetisi. Oleh karena itu, setiap perkembangan selalu mendapat perhatian luas. Bursa transfer pun diprediksi semakin panas dalam waktu dekat.
Jika ia tidak menerima tawaran Eropa, opsi Saudi Pro League tetap terbuka. Hassan bahkan menilai pilihan tersebut cukup masuk akal. "Jika ia tidak menerima tawaran dari Eropa, maka pindah ke liga Saudi akan menjadi pilihan yang baik, terutama dengan nama-nama besar seperti Cristiano [Ronaldo]," cetus Ibrahim Hassan.
Mazroh Atul Jannah
indikatorbisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Keuntungan Memulai Asuransi Muda untuk Stabilitas Finansial Masa Depan
- Selasa, 31 Maret 2026
Belanja Online Ramadan 2026: Fashion Menjadi Primadona dan Produk Premium
- Selasa, 31 Maret 2026
Bank Jatim Catat Pertumbuhan Kinerja dan Laba Menguat Sepanjang Tahun 2025
- Selasa, 31 Maret 2026
Jadwal Lengkap Playoff Piala Dunia 2026: Waktu, Lokasi, Dan Pertandingan
- Selasa, 31 Maret 2026
Berita Lainnya
Pemain Chelsea Marc Cucurella Terbuka untuk Kembali Bermain di Barcelona
- Selasa, 31 Maret 2026
John Herdman Kecewa Indonesia Kalah dari Bulgaria Padahal Tampil Lebih Baik
- Selasa, 31 Maret 2026












