Jumat, 03 April 2026

Deretan Makanan Dunia yang Mirip Pastel Khas Indonesia Banget

Deretan Makanan Dunia yang Mirip Pastel Khas Indonesia Banget
Deretan Makanan Dunia yang Mirip Pastel Khas Indonesia Banget

JAKARTA -  Pecinta gorengan di Indonesia tentu sudah akrab dengan pastel, camilan renyah berbentuk setengah lingkaran yang sering jadi favorit saat santai.

Isian pastel yang beragam, mulai dari sayuran, bihun, daging, telur, hingga suwiran ayam, membuat kudapan ini punya tempat tersendiri di hati banyak orang. 

Biasanya, pastel paling nikmat disantap bersama cabe rawit, saus sambal, atau sambal kacang sebagai pelengkap. Namun menariknya, camilan serupa ternyata tak hanya populer di Indonesia.

Baca Juga

5 Kombinasi Makanan Sehat Bikin Nutrisi Harian Lebih Maksimal

Di berbagai belahan dunia, ada banyak makanan yang sekilas terlihat mirip dengan pastel khas Indonesia. Bentuknya hampir serupa, sama-sama dibungkus kulit adonan lalu diisi bahan gurih, kemudian digoreng atau dipanggang. Meski tampilannya mirip, setiap negara punya sentuhan rasa, tekstur, hingga sejarah yang berbeda. 

Berikut deretan makanan luar negeri hingga Nusantara yang kerap disebut mirip pastel, tetapi tetap punya identitas kuliner masing-masing.

Asal Usul Kudapan Mirip Pastel di Berbagai Negara

Salah satu makanan yang paling sering disebut sebagai kerabat dekat pastel adalah 1. Empanada – Spanyol. Mengutip dari The Spruce Eats, empanada dikenal sebagai pelopor kudapan berkulit renyah berbentuk setengah lingkaran. Nama “empanada” berasal dari kata ‘empanar’ yang berarti membungkus atau melapisi dengan roti. 

Makanan ini pertama kali dibuat pada 1520 dan kemudian dibawa bangsa Spanyol serta Portugis ke banyak negara, termasuk Indonesia. Pengaruh inilah yang diyakini membentuk kemiripan pastel seperti yang dikenal saat ini. 

Isian empanada pun beragam, mulai dari daging giling, sayuran, chorizo, hingga campuran daun bawang dan keju, dengan bumbu khas seperti pimentón, oregano, dan bawang putih. Empanada dapat digoreng maupun dipanggang.

Di Indonesia sendiri, ada versi yang sangat dekat dengan empanada, yakni 2. Panada – Manado, Indonesia. Panada sering disebut sebagai turunan langsung empanada, namun memiliki ciri khas lokal yang kuat. Kulitnya terbuat dari adonan roti goreng yang lembut, sementara isiannya berupa pampis atau suwiran ikan cakalang pedas. 

Bumbu seperti kemangi, daun jeruk, dan cabai membuat aromanya khas. Rasanya cenderung manis gurih dengan tekstur empuk saat digigit.

Masih dari Indonesia, ada 3. Jalangkote – Makkasar, Indonesia yang juga kerap disamakan dengan pastel. Meski bentuknya sama-sama setengah lingkaran, jalangkote punya kulit lebih tipis, renyah, dan bergelembung. Isiannya biasanya lebih padat, terdiri dari wortel, kentang, bihun, serta potongan telur rebus. 

Camilan ini khas karena disajikan dengan saus cair pedas berbahan dasar cuka, bawang putih, dan cabai.

Ragam Isian yang Membuat Rasanya Berbeda

Dari negeri jiran, ada 4. Curry Puff – Malaysia yang juga dikenal dengan nama karipap. Kudapan ini dibuat dari puff pastry sehingga teksturnya berlapis dan lebih renyah dibanding pastel Indonesia. 

Isiannya berupa suwiran ayam atau kentang dengan bumbu kari kental. Karena rasa gurih dan aromanya kuat, curry puff populer sebagai teman minum teh di sore hari.

Kemudian ada 5. Saltena – Bolivia, camilan yang sempat viral setelah fotonya diunggah penyanyi Dua Lipa. Sekilas bentuknya memang sangat mirip pastel, tetapi isiannya justru berkuah kaldu kental. 

Biasanya terdiri dari daging giling atau suwiran ayam, telur, dan sayuran. Inilah yang membedakannya dari pastel Indonesia yang cenderung berisi tumisan kering.

Dari kawasan Karibia, ada 6. Pastelillos – Puerto Rico dan Republik Dominika. Bentuknya sangat mirip pastel goreng, sama-sama setengah lingkaran dengan kulit tipis renyah. 

Isiannya bisa berupa daging giling, keju, atau sayuran. Yang membuatnya khas adalah penggunaan rempah dan tambahan potongan zaitun yang memberi aroma kuat dan rasa gurih berempah.

Tak jauh berbeda, 7. Catibias – Republik Dominika juga termasuk kudapan serupa pastel. Yang unik, kulitnya dibuat dari tepung singkong atau parutan singkong segar. 

Hasilnya adalah tekstur renyah di luar namun tetap kenyal dan lembut di dalam. Isiannya bervariasi, mulai dari daging sapi berbumbu, keju, ayam, hingga makanan laut.

Tekstur Kulit dan Cara Masak Jadi Pembeda

Di Amerika Selatan, ada 8. Empanadas de Pino – Chili yang dikenal sebagai jajanan kaki lima populer saat libur nasional. Ukurannya lebih besar dari pastel Indonesia dan kulitnya juga lebih tebal. 

Isinya berupa campuran daging cincang, bawang bombay, telur rebus, zaitun hitam, dan jintan. Berbeda dari pastel yang digoreng, empanadas de pino tradisional biasanya dipanggang dalam oven kayu.

Sementara itu, 9. Empanadas de Viento – Ekuador menawarkan sensasi berbeda. Nama “Viento” yang berarti angin merujuk pada tekstur kulitnya yang ringan dan menggelembung setelah digoreng. 

Isinya bukan gurih pedas seperti pastel kebanyakan, melainkan keju leleh yang setelah matang ditaburi gula pasir. Perpaduan rasa gurih dan manis ini membuatnya unik.

Dari Panama, ada 10. Plantain Tart – Panama yang juga disebut mirip pastel. Kudapan ini terbuat dari adonan kue kering atau puff pastry dengan isian pisang raja halus, vanili, pala, dan pewarna makanan merah. 

Beberapa versi juga menambahkan kayu manis, kelapa, atau kismis. Bentuknya umumnya setengah lingkaran, meski ada pula yang segitiga. Plantain tart bisa digoreng atau dipanggang.

Mirip Bentuknya, Berbeda Karakter Rasanya

Terakhir, ada 11. Cornish Pasty – Inggris yang sering disebut sebagai “saudara kembar” pastel Indonesia versi jumbo. Olahan pastry asal Cornish ini dulunya menjadi bekal populer para penambang pada tahun 1900-an karena praktis dan mengenyangkan. 

Isiannya berupa daging sapi, kentang, bawang bombay, dan lobak Swedia. Ciri khasnya terletak pada kulit yang tebal dan dikepang pada satu sisi.

Dari deretan makanan tersebut, terlihat jelas bahwa pastel bukan satu-satunya kudapan berbentuk setengah lingkaran di dunia. Banyak negara punya camilan serupa dengan karakter rasa, bahan, dan teknik memasak yang khas. 

Ada yang lebih renyah, ada yang berisi kuah, ada pula yang justru memadukan rasa gurih dan manis. Meski tampak serupa, masing-masing tetap menghadirkan pengalaman kuliner yang berbeda.

Bagi pencinta pastel, mengenal makanan-makanan ini tentu jadi pengalaman menarik. Selain menambah wawasan kuliner, kita juga bisa melihat bagaimana satu bentuk camilan sederhana bisa berkembang menjadi identitas rasa di berbagai negara. Jadi, meski serupa, tetap saja setiap kudapan punya cerita dan kelezatan yang tak sama.

Celo

Celo

indikatorbisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Tempat Dinner Cozy Sudirman, Paket Lengkap Mulai Rp150 Ribu

Tempat Dinner Cozy Sudirman, Paket Lengkap Mulai Rp150 Ribu

5 Rekomendasi Soto Seger Boyolali Enak di Jakarta Buat Makan Siang

5 Rekomendasi Soto Seger Boyolali Enak di Jakarta Buat Makan Siang

Pilihan 12 Tempat Makan Lezat Dekat Simpang Lima Semarang Terbaru 2026 Ini

Pilihan 12 Tempat Makan Lezat Dekat Simpang Lima Semarang Terbaru 2026 Ini

Resep Kue Apem Tradisional Tanpa Ragi dengan Tekstur Lembut dan Enak

Resep Kue Apem Tradisional Tanpa Ragi dengan Tekstur Lembut dan Enak

5 Alternatif Mentega Lebih Sehat Untuk Masakan Sehari Hari Lebih Bergizi

5 Alternatif Mentega Lebih Sehat Untuk Masakan Sehari Hari Lebih Bergizi