Jumat, 01 Mei 2026

Dilema Perajin Tahu Tinalan Kediri Saat Harga Kedelai Tembus 12 Ribu

Dilema Perajin Tahu Tinalan Kediri Saat Harga Kedelai Tembus 12 Ribu
Dilema Perajin Tahu Tinalan Kediri Saat Harga Kedelai Tembus 12 Ribu

KEDIRI – Lonjakan harga kedelai yang menyentuh angka 12.000 per kg memaksa para perajin tahu di kawasan Tinalan, Kediri, untuk memutar otak demi menjaga tips produksi.

Sentra industri tahu yang menjadi ikon kuliner di Kota Kediri ini mulai merasakan dampak serius dari fluktuasi harga bahan baku impor yang tidak kunjung melandai.

Kondisi tersebut menciptakan tekanan ekonomi yang nyata bagi para pemilik usaha rumahan yang selama ini bergantung pada margin keuntungan tipis.

Baca Juga

Kolaborasi Mahasiswa dan Polri di Rimbang Baling, Upaya Serius Cegah Karhutla dan Narkoba di Riau

"Harga kedelai saat ini sudah tembus 12.000 per kilogram, kondisi ini membuat kami terjepit karena biaya produksi terus membengkak sementara harga jual sulit naik," keluh salah satu perajin, sebagaimana dilansir dari portaljtv.com, Jumat (24/4/2026).

Kenaikan biaya ini mencakup hampir seluruh lini proses pembuatan, mulai dari pengadaan kedelai berkualitas hingga beban bahan bakar untuk perebusan.

Para perajin kini berada dalam posisi dilematis antara menaikkan harga jual ke konsumen atau menurunkan kualitas produk yang dihasilkan.

Sutedjo berpendapat bahwa pemerintah daerah perlu segera turun tangan memberikan subsidi bahan baku atau setidaknya memfasilitasi akses kedelai lokal yang lebih terjangkau.

Langkah ini dianggap krusial agar warisan budaya kuliner khas Kediri tidak gulung tikar akibat ketidakmampuan menanggung beban operasional harian.

"Kami terpaksa mengecilkan ukuran tahu sedikit agar tetap bisa berproduksi tanpa harus membebani pembeli dengan harga yang terlalu tinggi," jelas perajin tersebut melalui portaljtv.com, Jumat (24/4/2026).

Penyesuaian ukuran menjadi strategi darurat yang paling memungkinkan untuk diambil saat ini guna menjaga loyalitas pelanggan tetap terjaga.

Meskipun demikian, para pelaku usaha tetap menaruh harapan besar agar harga komoditas global segera stabil sehingga ekosistem industri kreatif di Tinalan kembali pulih.

Ibtihal

Ibtihal

indikatorbisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Harga Beras di Bali Hari Ini 30 April 2026 Mengalami Fluktuasi

Harga Beras di Bali Hari Ini 30 April 2026 Mengalami Fluktuasi

Laba ADHI Rp154M di TW I 2026, Kontrak Baru Meroket 131%!

Laba ADHI Rp154M di TW I 2026, Kontrak Baru Meroket 131%!

Upaya Pemprov Riau Stabilkan Harga Beras dan Gula di Pasar Tradisional

Upaya Pemprov Riau Stabilkan Harga Beras dan Gula di Pasar Tradisional

Update Harga Minyak Goreng Curah di Pasar Tradisional Sulawesi Selatan

Update Harga Minyak Goreng Curah di Pasar Tradisional Sulawesi Selatan

Harga Minyak Goreng di Bangka Belitung Tembus Rp 22.000/ Liter

Harga Minyak Goreng di Bangka Belitung Tembus Rp 22.000/ Liter