Selasa, 12 Mei 2026

IHSG Menguat dan Asing Catat Nilai Beli Bersih Rp 11 Triliun

IHSG Menguat dan Asing Catat Nilai Beli Bersih Rp 11 Triliun
Iustrasi IHSG Menguat, (Sumber Gambar: net).

JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menunjukkan tren penguatan pada periode perdagangan pekan ini, tepatnya 4-8 Mei 2026.

 Selaras dengan kenaikan tersebut, investor asing juga terpantau mulai melakukan aksi beli bersih atau net foreign buy.

Merujuk pada data Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG selama satu pekan ini mengalami kenaikan sebesar 0,18 persen dan berakhir di level 6.969,396 pada penutupan perdagangan Jumat (8/5). 

Baca Juga

Fundamental PGEO Tetap Kuat di Tengah Sikap Wait and See Investor

Posisi tersebut meningkat 0,18 persen dibandingkan level 6.956,804 pada penutupan perdagangan pekan lalu.

Pada penutupan Jumat kemarin, IHSG sempat melemah 2,86 persen ke posisi 6.969,396. Namun, pada hari yang sama, IHSG membukukan net foreign buy mencapai Rp 11,42 triliun.

"Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) selama sepekan mengalami peningkatan sebesar 0,18% dan ditutup pada level 6.969,396 dari 6.956,804 pada pekan lalu. Adapun investor asing pada hari ini mencatatkan nilai beli bersih sebesar Rp 11,42 triliun," ungkap Sekretaris Perusahaan BEI, Kautsar Primadi Nurahmad, sebagaimana dilansir dari berita sumber pada Sabtu (9/5/2026).

Akan tetapi, jika dikalkulasikan sepanjang tahun 2026, IHSG masih menunjukkan tren net foreign sell oleh investor asing dengan nilai mencapai Rp 37,61 triliun. Walaupun demikian, IHSG tetap mencatatkan sejumlah pertumbuhan positif.

Pada rata-rata volume transaksi harian BEI pekan ini mengalami kenaikan sebesar 23,57 persen menjadi 45,86 miliar per saham dari angka 37,11 miliar per saham pada pekan sebelumnya. 

Rata-rata nilai transaksi harian pun bertumbuh 26,14 persen menjadi Rp 23,06 triliun dari Rp 18,27 triliun di pekan lalu.

Selanjutnya, rata-rata frekuensi transaksi harian terkerek naik 9 persen menjadi 2,55 juta kali dari 2,34 juta kali pada pekan sebelumnya. Kapitalisasi pasar BEI juga ikut terdongkrak sebesar 0,19 persen menjadi Rp 12.406 triliun dari Rp 12.382 triliun pada pekan lalu.

Ibtihal

Ibtihal

indikatorbisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Panca Budi Idaman Bagikan Dividen Rp 397,50 Miliar atau Rp 53 Per Saham

Panca Budi Idaman Bagikan Dividen Rp 397,50 Miliar atau Rp 53 Per Saham

Investor DKFT Terima Dividen Tunai Rp 3.500 per Lot Hari Ini

Investor DKFT Terima Dividen Tunai Rp 3.500 per Lot Hari Ini

OJK Sebut Investor Domestik Naik 6,4 Juta Sejak Akhir Tahun

OJK Sebut Investor Domestik Naik 6,4 Juta Sejak Akhir Tahun

BMRI dan BBCA Teratas, Ini Saham Banyak Dilepas Asing Seminggu Terakhir

BMRI dan BBCA Teratas, Ini Saham Banyak Dilepas Asing Seminggu Terakhir

Saham PANR Turun 13 Persen Lebih Siap Bagikan Dividen 3.000 per Lot

Saham PANR Turun 13 Persen Lebih Siap Bagikan Dividen 3.000 per Lot