Minggu, 10 Mei 2026

IHSG Menguat Tipis 0,18 Persen Selama Pekan Pertama Mei 2026

IHSG Menguat Tipis 0,18 Persen Selama Pekan Pertama Mei 2026
Ilustrasi IHSG Menguat , (Sumber Gambar: Readers.id)

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencatatkan penguatan tipis sebesar 0,18 persen ke level 6.969,396 selama periode perdagangan 4 hingga 8 Mei 2026. 

Performa positif di Bursa Efek Indonesia (BEI) ini muncul setelah indeks sempat bergerak fluktuatif yang dipicu oleh pengaruh eskalasi geopolitik di kawasan Timur Tengah.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari Money, posisi penutupan indeks pada akhir pekan ini memperlihatkan kenaikan apabila dibandingkan dengan penutupan pekan sebelumnya yang tertahan di area 6.956,804. 

Baca Juga

KB Bank Sebut PINISI Bank Indonesia Perkuat Fungsi Intermediasi Bank

Walaupun secara akumulatif mengalami penguatan, pergerakan harian pada Jumat (8/5/2026) sempat mendapat tekanan jual yang cukup dalam mencapai 2,86 persen.

Sekretaris Perusahaan BEI, Kautsar Primadi Nurahmad, menyampaikan keterangan resmi terkait rangkuman kinerja pasar modal sepanjang sepekan terakhir. Pihaknya memvalidasi adanya aliran modal masuk yang signifikan dari pemodal internasional di tengah kondisi volatilitas pasar.

“Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) selama sepekan mengalami peningkatan sebesar 0,18 persen dan ditutup pada level 6.969,396 dari 6.956,804 pada pekan lalu. Adapun investor asing pada hari ini mencatatkan nilai beli bersih sebesar Rp 11,42 triliun,” ujar Kautsar Primadi Nurahmad, Sekretaris Perusahaan BEI sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Masuknya dana segar melalui aksi beli bersih atau net buy senilai Rp 11,42 triliun tersebut menjadi pendorong indeks di tengah tekanan pasar global. 

Namun, catatan kumulatif sejak awal tahun memperlihatkan bahwa investor asing masih membukukan aksi jual bersih atau net foreign sell dengan nilai total mencapai Rp 37,61 triliun.

Peningkatan performa pasar juga tampak dari sisi aktivitas transaksi yang melonjak cukup signifikan sepanjang pekan perdagangan tersebut. 

Rata-rata nilai transaksi harian melambung 26,14 persen menjadi Rp 23,06 triliun dibandingkan pekan sebelumnya yang hanya mencapai Rp 18,27 triliun.

Volume perdagangan pun ikut terkerek naik sebesar 23,57 persen dengan rata-rata 45,86 miliar saham yang berpindah tangan setiap harinya. 

Selain itu, frekuensi transaksi harian tumbuh 9 persen menjadi 2,55 juta kali, yang turut mendorong kapitalisasi pasar BEI naik 0,19 persen menjadi Rp 12.406 triliun.

Ibtihal

Ibtihal

indikatorbisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Dukung Pendidikan Bank Mandiri Bagikan 2.800 Paket Buku untuk Pelajar

Dukung Pendidikan Bank Mandiri Bagikan 2.800 Paket Buku untuk Pelajar

Kinerja Positif 10 Unitlink Pasar Uang Terbaik per April 2026

Kinerja Positif 10 Unitlink Pasar Uang Terbaik per April 2026

Investasi Syariah ST016 Kini Tersedia Melalui Mandiri Sekuritas

Investasi Syariah ST016 Kini Tersedia Melalui Mandiri Sekuritas

Asei Bidik Cuan Investasi Jangka Pendek Saat Imbal Hasil SRBI Naik

Asei Bidik Cuan Investasi Jangka Pendek Saat Imbal Hasil SRBI Naik

Semen Indonesia Bagikan Laba 2025 Rp190,85 Miliar untuk Dividen Saham

Semen Indonesia Bagikan Laba 2025 Rp190,85 Miliar untuk Dividen Saham