IHSG Hari Ini Diproyeksikan Turun Lagi Menuju Level 5.395
JAKARTA – Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan bakal mengalami penurunan pada sesi perdagangan Senin (8/6).
Analis Teknikal dari MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana, memperkirakan bahwa pergerakan IHSG masih cukup rentan untuk meneruskan tren pelemahannya pada perdagangan hari ini.
"IHSG berpotensi turun ke kisaran 5.395-5.412 sekaligus menutup area gap yang masih terbuka," ujar Herditya dalam riset hariannya, sebagaimana dilansir dari berita sumber.
Dengan memperhatikan kondisi sentimen tersebut, Herditya memproyeksikan IHSG akan bergerak pada rentang support di level 5.517, 5.381 serta batas resistance di angka 5.941, 6.588 pada hari ini.
Dirinya juga membagikan rekomendasi untuk beberapa saham yang dapat dicermati, yakni ANTM, BRMS, MBMA, dan DAAZ.
Sementara itu, Analis Binaartha Sekuritas, Ivan Rosanova, menilai bahwa indeks bursa saham domestik masih dibayangi oleh tekanan setelah ditutup di bawah level 5.673 pada perdagangan Jumat (5/6) kemarin.
"Tekanan jual yang masih kuat membuat IHSG berpotensi melanjutkan pelemahan menuju area 5.314, terutama setelah indeks turun di bawah level terendah candle hammer," ujar Ivan, sebagaimana dilansir dari berita sumber.
Ia turut memprediksi pergerakan IHSG akan berada di kisaran tingkat support 5.673, 5.439, dan 5.052 serta tingkat resistance di level 5.964, 6.264, 6.459, dan 6.587 pada hari ini.
Ivan pun menyodorkan rekomendasi untuk sejumlah saham pilihan, antara lain ADRO, ASII, BBCA, TLKM, dan UNVR.
Pada penutupan perdagangan Jumat (5/6) sore, IHSG mendarat di posisi 5.594. Indeks saham tanah air tersebut terkoreksi cukup dalam sebesar 245,01 poin atau minus 4,20 persen jika dibandingkan dengan sesi perdagangan sebelumnya.
Berdasarkan data dari RTI Infokom, para pelaku pasar melakukan transaksi belanja dengan nilai mencapai Rp31,73 triliun, di mana total volume saham yang ditransaksikan menyentuh angka 38,04 miliar lembar saham.