6 Penyebab Kipas AC Mobil tidak Berputar dan Ciri-cirinya

kipas AC mobil tidak berputar
Selasa, 08 April 2025 | 12:07:23 WIB

Kipas AC mobil tidak berputar bisa menjadi masalah serius karena memengaruhi kenyamanan suhu di dalam kendaraan. 

Sebagai pemilik mobil, sangat penting untuk memperhatikan sistem pendingin udara ini secara rutin agar mobil tetap berfungsi dengan baik. 

Jika kamu menghadapi masalah seperti AC mobil mati, penting untuk mengetahui penyebabnya agar bisa segera diperbaiki. Ingat, jika kipas AC mobil tidak berputar, masalah ini harus segera ditangani agar tidak mengganggu kenyamanan berkendara.

Penyebab Kipas AC Mobil tidak Berputar

Kipas AC mobil tidak berputar sebaiknya segera diperiksa karena dapat mengganggu kenyamanan selama berkendara. Jika masalah ini dibiarkan, kamu bisa merasa kepanasan dan terganggu saat perjalanan. 

Oleh karena itu, penting untuk mengetahui beberapa alasan mengapa kipas AC mobil bisa mati. Berikut ini penjelasan mengenai penyebab umum kipas AC mobil tidak berfungsi.

1. Kondisi freon yang tidak sehat

Periksa kondisi freon pada AC mobil, karena masalah kipas AC yang mati sering disebabkan oleh freon yang tidak sehat. 

Freon bisa bermasalah jika membeku, tersumbat, oli freon menipis, atau bahkan habis. Beberapa cara untuk mengecek kondisi freon antara lain:

Menemukan kebocoran pada sistem AC mobil

Mengisi ulang oli freon pada sistem AC

Jika freon sudah tidak efektif, segera ganti dengan freon baru

2. Kompresor kehilangan tekanan

Kompresor yang kehilangan tekanan juga bisa menjadi penyebab kipas AC mobil yang tidak berputar. 

Kompresor berfungsi menyalurkan udara dingin ke evaporator, dan apabila tekanan kompresor tidak stabil, suhu udara di kabin akan terpengaruh. Hal ini tentu menyebabkan AC tidak berfungsi dengan baik.

3. Sekring mobil putus

Sekring yang putus dapat memutus aliran listrik ke bagian mesin mobil, yang pada akhirnya menyebabkan kipas AC mati dan udara di dalam mobil tidak dingin. Putusnya sekring sering disebabkan oleh overheating atau korsleting pada sistem listrik.

4. Relay rusak

Relay berfungsi menyeimbangkan tegangan listrik, dan jika relay mengalami kerusakan, tegangan tinggi bisa menyebabkan overheating. Hal ini membuat kipas AC tidak berputar dengan baik atau bahkan mati, yang menyebabkan suhu kabin tetap panas.

5. Kerusakan pada saklar

Kerusakan pada saklar AC yang terletak di kabin juga bisa menyebabkan kipas AC mobil mati. Jika saklar tidak berfungsi dengan baik, maka kipas AC tidak akan berputar dan AC tidak dapat menyala sama sekali.

6. Motor atau dinamo kipas AC rusak

Kipas AC bergerak berkat motor atau dinamo yang mengubah energi listrik menjadi energi putar. Jika motor atau dinamo mengalami kerusakan, kipas AC tidak akan berputar, yang menyebabkan udara di dalam mobil tidak dingin.

Cara Memperbaiki Kipas AC Mobil yang tidak Berputar

Ada beberapa langkah yang bisa kamu coba jika kipas AC mobil tiba-tiba mati. Berikut ini cara memperbaiki kipas AC mobil yang tidak berputar:

1. Periksa karbon brush

Cek kondisi karbon brush pada komponen kipas AC. Jika karbon brush sudah habis, maka kipas tidak akan bekerja dengan maksimal. Gantilah karbon brush yang sudah aus agar kipas AC dapat berfungsi normal kembali.

2. Ganti relay extra fan

Pastikan juga untuk memeriksa relay dari extra fan. Bisa jadi relay socket longgar atau rusak, sehingga perlu diganti dengan yang baru untuk memastikan kipas AC bisa berputar kembali.

3. Cek ke bengkel untuk diperbaiki

Jika kipas AC rusak karena benturan atau kerusakan lainnya, solusi terbaik adalah mengganti kipas tersebut. Sebaiknya, kamu melakukan perbaikan langsung di bengkel AC mobil terpercaya untuk menghindari kerusakan lebih lanjut.

Ciri-ciri Kipas AC Mobil yang tidak Berputar atau Bermasalah

Untuk mengetahui apakah kipas AC mobil bermasalah, kamu bisa mencari tanda-tanda berikut:

Hembusan angin dari AC melemah atau tidak ada sama sekali

Udara di kabin menjadi panas

Suhu di dalam kabin tidak menurun meski AC dinyalakan dan diputar ke suhu rendah

Jika kamu menemui ketiga tanda ini, artinya ada masalah pada kipas AC mobil yang perlu segera ditangani. Selain itu, suara berisik dari blower AC juga sering menjadi masalah yang dapat mengurangi kenyamanan kabin.

Cara Merawat Kipas AC dengan Benar

Setelah mengetahui penyebab kipas fan AC mobil tidak berputar dan cara memperbaikinya, langkah selanjutnya yang harus kamu lakukan adalah merawat kipas AC mobil dengan benar. 

Berikut ini cara merawat kipas AC mobil agar tidak terjadi kerusakan atau bahkan kipas kompresor AC mobil tidak berputar:

1. Merawat air radiator

Air radiator dapat digunakan untuk mengecek apakah kipas berfungsi atau tidak. Jika air radiator mobil rusak, kita tidak dapat lagi mengetahui apakah kipas masih berfungsi atau mati. 

Untuk itu, pembongkaran pun akhirnya dilakukan untuk memastikan kinerja dari extra fan. Pengecekan terus menerus juga sebenarnya cukup menguras energi. Apalagi bila ada kemungkinan rusaknya komponen AC lainnya. 

Nah, daripada terlalu berisiko, sebaiknya kamu merawat air radiator dengan baik. Jika sampai terjadi sesuatu dan harus diperbaiki, serahkan kepada ahlinya di bengkel daripada kamu mencobanya sendiri tanpa mengetahui penyebab kerusakannya.

2. Menambah air radiator secara rutin

Seperti yang sudah dijelaskan, radiator AC bekerja dengan baik jika air radiator cukup. Pasalnya, kerja radiator AC akan semakin sulit jika air radiator sampai habis. 

Agar kinerja yang dihasilkan tetap optimal, alangkah baiknya kamu mengisi air radiator secara rutin dengan menyiapkan botol khusus air radiator di sisi mobil. Pastikan botol selalu terisi penuh dan jangan sampai kosong, ya.

3. Rutin lakukan pengecekan suhu

Suhu atau temperatur pada mesin atau bahkan kabin mobil harus selalu kamu perhatikan. Paling utama adalah perhatikan suhu pada mesin. Sebab, mesin harus dalam suhu yang stabil agar kamu dapat berkendara dengan aman. 

Pastikan kamu selalu mengecek suhu mesin, apalagi jika melakukan perjalanan panjang. Perhatikan sejauh mana mesin mampu bekerja dengan jarak tempuh yang kamu kendarai. 

Sebab suhu akan meningkat sesuai dengan jarak tempuh. Semakin jauh jarak tempuh maka mesin akan semakin mudah panas. 

Oleh karena itu, kamu harus memastikannya dalam kondisi stabil, pastikan angkanya tidak lebih dari setengah panel pada speedometer.

4. Gunakan AC seperlunya

Untuk merawat AC mobil tetap dalam kondisi prima, pastikan kamu menggunakannya sesuai kebutuhan. Nyalakan AC hanya saat kamu berada dalam kabin. Jika kamu berencana meninggalkan mobil, sebaiknya matikan AC agar extra fan juga ikut mati.

Dengan begitu, baik AC maupun extra fan akan tetap awet. Banyak orang yang terburu-buru menyalakan AC mobil ketika cuaca sedang panas. Akan tetapi, hidupkan AC saat mesin mobil mati sebenarnya sangat tidak disarankan.

5. Jangan matikan AC dalam waktu lama

Seperti barang elektronik pada umumnya yang mudah rusak jika jarang digunakan. Hal yang sama juga berlaku pada kipas AC mobil. 

Jika kamu membiarkannya mati dalam kurun waktu yang lama tanpa digunakan atau pemanasan beberapa kali maka kemungkinan mati atau rusaknya menjadi lebih tinggi.

Oleh karena itu, alangkah lebih baiknya kamu tetap menggunakannya sesuai kebutuhan. Namun, jika kamu tidak bepergian dalam waktu lama, lakukan pemanasan untuk memastikan kondisi komponen AC hingga semua mobil kamu berfungsi dengan baik.

6. Gunakan motor cooling fan

Seperti namanya, motor cooling fan berfungsi untuk mendinginkan kipas yang panas. Penambahan ini juga bisa mem-back up fungsi extra fan sehingga udara yang dihasil di kabin menjadi lebih dingin. 

Kehadiran motor cooling fan ini juga memudahkan kerja dari kipas, sehingga tidak terlalu berat dalam bekerja dan tidak mudah mati.

Sebagai penutup, jika kipas AC mobil tidak berputar, segera periksa penyebabnya dan lakukan perawatan rutin agar AC tetap berfungsi optimal dan memberikan kenyamanan selama perjalanan.

Reporter: Muhammad Anan Ardiyan