Danlanud Iswahjudi Hadiri Rakorops TNI AU 2026 Bahas Tantangan Era Digital

Danlanud Iswahjudi Hadiri Rakorops TNI AU 2026 Bahas Tantangan Era Digital
Jumat, 30 Januari 2026 | 10:46:03 WIB

JAKARTA - Marsma TNI Muchtadi Anjar Legowo, M.S., M.Han., selaku Danlanud Lanud Iswahjudi, ikut berpartisipasi dalam Rapat Koordinasi Bidang Operasi (Rakorops) TNI Angkatan Udara yang digelar di Gedung Serbaguna Suharnoko Harbani, Mabesau, Cilangkap, Jakarta pada Rabu, 28 Januari 2026.

Rakorops yang kali ini mengusung tema besar “Tantangan Modernisasi Alpalhankam, Teknologi Informasi, Keamanan Siber dan Ruang Angkasa Dalam Rangka Operasi Udara di Era Digital Guna Mewujudkan TNI AU Yang AMPUH” ini dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan serta narasumber dengan kompetensi tinggi di bidangnya.

Penekanan Asops Kasau tentang Modernisasi Alpalhankam

Rakorops tahun ini dipimpin langsung oleh Asisten Operasi (Asops) Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau) Marsda TNI Suliono, S.Sos. Dalam pembukaannya, Asops Kasau menekankan bahwa modernisasi Alat Peralatan Pertahanan dan Keamanan (Alpalhankam) harus beriringan dengan penguatan sistem C4ISR (Command, Control, Communication, Computers, Intelligence, Surveillance, and Reconnaissance), penerapan operasi berbasis jaringan (network centric operation), serta pengembangan decision support system yang dapat meningkatkan efisiensi dan efektivitas keputusan di lapangan. Selain itu, Asops Kasau juga menekankan pentingnya peningkatan kemampuan satuan siber yang memiliki peran vital dalam menjaga ketahanan siber TNI AU di era digital ini.

Strategi dan Rekomendasi untuk Operasi Udara di Era Digital

Melalui Rakorops ini, diharapkan para peserta dapat menghasilkan berbagai rekomendasi strategis terkait tantangan yang dihadapi dalam menjalankan operasi udara. Terlebih lagi, dunia yang semakin terhubung secara digital menuntut kesiapan TNI AU untuk dapat menghadapinya dengan adaptasi teknologi yang tepat dan modern.

Selain itu, peran ruang angkasa sebagai bagian dari ranah operasi udara juga semakin penting, mengingat potensi ancaman dan peluang yang dapat dimanfaatkan dalam menjaga kedaulatan udara negara.

Narasumber yang Menginspirasi dalam Rakorops

Rakorops kali ini menghadirkan sejumlah narasumber yang memiliki kapasitas tinggi dalam bidang teknologi dan strategi pertahanan, antara lain Rektor Universitas Pradita, Prof. Dr. Ir. Richardus Eko Indrajit, M.Sc., M.B.A., M.Phil., M.A., yang berbagi pandangan mengenai pengaruh perkembangan teknologi informasi terhadap strategi operasi udara.

Selain itu, hadir pula Dosen Program Studi Perang Asimetrik Universitas Pertahanan (Unhan), Dr. Yono Reksoprodjo, D.I.C., yang membahas tentang pengembangan taktik dalam menghadapi ancaman yang semakin kompleks dan asimetris.

Selain mereka, turut berpartisipasi dalam diskusi ini adalah Kadiskumau, Dansatsiberau, Dirlat Kodiklatau, serta Paban I Ren/Sopsau, yang memberikan pandangan serta rekomendasi yang sangat berguna dalam membentuk strategi TNI AU yang lebih adaptif di era digital ini.

Tujuan Rakorops untuk Mewujudkan TNI AU yang AMPUH

Tujuan utama dari penyelenggaraan Rakorops ini adalah untuk memperkuat koordinasi antar satuan, baik dari aspek operasional maupun strategis, dalam rangka mewujudkan TNI AU yang AMPUH (Aman, Maju, Profesional, Hebat). Semua pembahasan yang digelar di dalam forum ini diharapkan dapat menjadi pedoman serta langkah konkret untuk meningkatkan daya tangkal dan daya serang TNI AU yang lebih unggul dalam menghadapi tantangan keamanan udara yang semakin kompleks.

Dengan adanya kesepahaman yang tercipta melalui rakorops ini, TNI AU diharapkan dapat mengembangkan potensi yang ada dengan optimal, khususnya dalam menghadapi dinamika yang semakin menuntut profesionalisme dan kesiapan tinggi di bidang operasi udara. Diharapkan juga, rakorops ini menjadi landasan bagi para pemimpin dan pelaku operasional untuk berkolaborasi dan bersinergi dalam menjalankan tugas pengamanan udara negara di masa depan.

Pentingnya Adaptasi Teknologi dalam Operasi Udara

Menghadapi perkembangan pesat dalam dunia teknologi informasi, keamanan siber, serta potensi eksplorasi dan pertahanan di ruang angkasa, TNI AU perlu mengintegrasikan teknologi-teknologi terkini dalam setiap aspek operasional.

Sistem komunikasi dan kontrol yang semakin canggih harus diimbangi dengan peningkatan kemampuan para personel TNI AU agar dapat merespons berbagai tantangan dan ancaman secara cepat, tepat, dan efektif. Rakorops 2026 ini menjadi momentum untuk menggali potensi teknologi dan inovasi yang bisa memperkuat posisi Indonesia di kancah global, khususnya dalam mempertahankan kedaulatan udara.

Sinergitas dalam Mewujudkan TNI AU yang AMPUH

Dengan mengusung tema yang sangat relevan dengan tantangan global saat ini, Rakorops TNI AU 2026 berhasil menjadi forum penting untuk membahas langkah-langkah strategis dalam menyongsong masa depan yang semakin digital dan berbasis teknologi.

Meningkatkan kemampuan sumber daya manusia, serta memperkuat infrastruktur dan sistem operasi, menjadi kunci utama dalam menjaga kedaulatan udara Indonesia di tengah pesatnya kemajuan teknologi dan ancaman global yang semakin kompleks.

Reporter: Ekhwanessa Bagus Aldhiansyah