Harga Sembako di Pasar Seketeng Sumbawa Masih Stabil, Beberapa Komoditas Naik Signifikan
JAKARTA - Seiring dengan pantauan terbaru di Pasar Seketeng, Sumbawa, harga komoditas sembako terpantau tetap dalam batas yang wajar meski ada beberapa komoditas yang mengalami kenaikan.
Masyarakat dan pedagang setempat mengungkapkan, bahwa beberapa jenis bahan pokok mengalami fluktuasi harga yang signifikan, terutama cabai rawit dan ikan laut, yang disebabkan oleh kondisi cuaca yang tidak menentu.
Harga Sembako Masih Stabil, Kecuali Cabai Rawit dan Ikan Laut
Berdasarkan laporan dari tim PostKotaNTB yang melakukan pemantauan di Pasar Seketeng, harga sejumlah sembako utama seperti daging sapi, daging ayam, dan berbagai jenis cabai masih berada dalam harga yang relatif stabil.
Sebagai contoh, harga daging sapi tercatat sekitar Rp120.000 per kilogram, sementara daging ayam ras dijual dengan harga sekitar Rp38.000 per kilogram. Selain itu, harga cabai besar dan cabai keriting tercatat Rp35.000 per kilogram, dan cabai kecil seharga Rp40.000 per kilogram.
Namun, yang menjadi perhatian adalah lonjakan harga cabai rawit yang mengalami kenaikan cukup signifikan. Dari harga sebelumnya yang berkisar sekitar Rp40.000 per kilogram, kini harga cabai rawit telah meningkat menjadi sekitar Rp60.000 per kilogram. Kenaikan ini jauh di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan oleh pemerintah, dan menjadi salah satu penyebab utama ketidakstabilan harga di pasar.
Selain itu, harga ikan laut juga mengalami kenaikan seiring dengan berkurangnya pasokan yang disebabkan oleh cuaca buruk yang melanda wilayah tersebut. Aktivitas melaut yang terbatas mengakibatkan kurangnya pasokan ikan dari para nelayan, yang akhirnya berdampak pada harga jual ikan di pasar.
Penyebab Lonjakan Harga Pasokan Terbatas Akibat Cuaca Buruk
Kenaikan harga cabai rawit dan ikan laut tidak lepas dari faktor cuaca yang sulit diprediksi akhir-akhir ini. Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Sumbawa, Deni Darmansyah, menjelaskan bahwa kondisi cuaca yang tidak menentu telah memengaruhi pasokan sejumlah bahan pokok, terutama komoditas yang bergantung pada hasil pertanian dan perikanan lokal.
"Beberapa komoditas mengalami lonjakan harga karena pasokan yang terbatas, yang disebabkan oleh cuaca yang tidak menentu. Kami terus memantau perkembangan harga di lapangan dan memberikan imbauan kepada para pedagang untuk menjaga kestabilan harga," jelas Deni Darmansyah, dalam keterangan yang diberikan pada 29 Januari 2026.
Deni juga menambahkan bahwa pihaknya berupaya untuk terus melakukan pemantauan dan memastikan bahwa kondisi pasar tetap terkendali meskipun ada beberapa komoditas yang mengalami kenaikan harga. Namun, ia memastikan bahwa stok bahan pokok di Sumbawa masih dalam kondisi yang aman.
Upaya Pemantauan Harga dan Ketersediaan Stok
Deni Darmansyah juga menjelaskan bahwa meskipun ada kenaikan harga, pihaknya terus melakukan pemantauan langsung di lapangan untuk mengantisipasi kemungkinan lonjakan harga yang lebih tinggi.
"Kami sudah memantau harga bahan pokok di lapangan selama dua hari terakhir dan memberikan imbauan kepada para pedagang agar tetap menjaga dan menstabilkan harga," ujar Deni.
Menurut Deni, meskipun ada beberapa komoditas yang mengalami kenaikan harga, hal tersebut masih dalam batas yang wajar dan disebabkan oleh faktor eksternal seperti cuaca buruk yang mempengaruhi pasokan barang. Ia juga memastikan bahwa ketersediaan stok bahan pokok di Sumbawa saat ini masih dalam keadaan aman, dan diperkirakan cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dalam tiga bulan ke depan.
Pedagang Mengungkapkan Ketergantungan pada Stabilitas Pasokan
Seorang pedagang di Pasar Seketeng yang enggan disebutkan namanya, mengungkapkan bahwa harga jual komoditas sangat bergantung pada stabilitas pasokan yang ada. Jika pasokan barang stabil, harga jual cenderung tetap. Namun, ketika pasokan terganggu, seperti yang terjadi pada cabai rawit dan ikan laut, harga akan naik sesuai dengan situasi pasar.
"Alhamdulillah, tidak semua komoditas mengalami kenaikan harga. Beberapa barang masih dijual sesuai dengan harga yang berlaku. Namun, kalau pasokan berkurang, kami juga terpaksa menaikkan harga," ujar pedagang tersebut.
Ketersediaan Bahan Pokok Masih Aman
Meskipun beberapa komoditas di Pasar Seketeng mengalami kenaikan harga, terutama cabai rawit dan ikan laut, kondisi pasokan bahan pokok di Sumbawa saat ini masih dalam keadaan aman. Pemerintah Kabupaten Sumbawa melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan terus memantau situasi di lapangan dan berupaya untuk menjaga kestabilan harga. Masyarakat diharapkan tetap tenang, karena stok bahan pokok diperkirakan cukup untuk kebutuhan hingga tiga bulan ke depan.
Dengan adanya pemantauan yang intensif dan koordinasi dengan para pedagang, diharapkan fluktuasi harga dapat terus dikendalikan, serta ketersediaan barang di pasar tetap mencukupi.