PLN Goes to School Membangun Budaya Keamanan Listrik Siswa SMAN 21 Makassar

PLN Goes to School Membangun Budaya Keamanan Listrik Siswa SMAN 21 Makassar
Senin, 23 Februari 2026 | 12:07:34 WIB

JAKARTA - PT PLN (Persero) terus menunjukkan komitmennya dalam memberikan edukasi yang bermanfaat bagi generasi muda melalui program PLN Goes to School. Kegiatan edukatif ini dilaksanakan di SMAN 21 Makassar dengan fokus utama pada pemahaman mengenai keselamatan ketenagalistrikan. Melalui langkah ini, PLN berharap para siswa dapat menjadi pionir dalam menyebarkan budaya aman listrik di lingkungan keluarga maupun sekolah.

Program ini dirancang secara interaktif agar pesan-pesan penting mengenai bahaya listrik dapat diterima dengan mudah oleh para pelajar. Kehadiran tim PLN di sekolah tersebut disambut dengan antusiasme tinggi dari para siswa dan guru yang ingin memahami teknis penggunaan listrik yang benar. Inisiatif ini merupakan bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan dalam menciptakan lingkungan yang lebih aman bagi seluruh masyarakat sejak usia dini.

Pentingnya Edukasi Keselamatan Ketenagalistrikan Bagi Generasi Muda Di Makassar

Edukasi mengenai keselamatan listrik menjadi materi utama yang disampaikan oleh para pakar dari PLN kepada siswa-siswi SMAN 21 Makassar. Para siswa diberikan pengetahuan praktis mengenai tindakan pencegahan agar terhindar dari risiko korsleting maupun bahaya sengatan listrik di rumah. Pemahaman ini dianggap krusial mengingat listrik telah menjadi kebutuhan primer yang digunakan secara intensif dalam aktivitas belajar mengajar sehari-hari.

Selain aspek keamanan, para peserta juga diajak untuk mengenal lebih dekat bagaimana proses penyaluran energi listrik dari pembangkit hingga sampai ke rumah. Penjelasan yang komprehensif ini diharapkan mampu menumbuhkan rasa menghargai terhadap energi yang mereka gunakan setiap waktu. Dengan mengetahui risiko dan cara penanganannya, siswa diharapkan tidak lagi melakukan tindakan ceroboh yang dapat membahayakan diri mereka sendiri.

Mengenal Aplikasi PLN Mobile Sebagai Solusi Digital Layanan Kelistrikan

Dalam rangkaian acara tersebut, PLN juga memperkenalkan kemudahan akses layanan melalui aplikasi PLN Mobile kepada seluruh warga sekolah. Aplikasi ini dihadirkan sebagai solusi satu pintu untuk melaporkan gangguan, melakukan pengaduan, hingga melakukan transaksi pembayaran listrik secara praktis. Sosialisasi ini bertujuan agar para siswa yang sangat akrab dengan teknologi dapat membantu orang tua mereka dalam urusan administrasi kelistrikan.

Fitur-fitur unggulan seperti monitoring pemakaian listrik dan kemudahan pengajuan pasang baru turut dipaparkan secara detail di hadapan para audiens. PLN meyakini bahwa keterlibatan generasi milenial dan gen-z sangat efektif dalam mempercepat transformasi digital yang sedang dijalankan perusahaan. Penggunaan aplikasi ini diharapkan dapat meminimalisir kendala komunikasi antara pelanggan dan penyedia jasa listrik di wilayah Sulawesi Selatan.

Kolaborasi Strategis Antara Institusi Pendidikan Dengan Perusahaan Energi Nasional

Kepala Sekolah SMAN 21 Makassar menyambut baik inisiatif PLN yang telah memilih sekolah mereka sebagai lokasi pelaksanaan program edukasi ini. Beliau menyatakan bahwa informasi mengenai keamanan listrik sangat jarang didapatkan secara mendalam di dalam kurikulum formal sekolah biasa. Kerjasama semacam ini dinilai sangat produktif dalam menambah wawasan luar kelas yang sangat aplikatif bagi kehidupan nyata para siswa.

Pihak sekolah berharap agar program serupa dapat dilaksanakan secara berkelanjutan untuk menjangkau lebih banyak siswa di jenjang yang berbeda. Sinergi antara dunia pendidikan dan sektor industri seperti PLN menciptakan ekosistem pembelajaran yang lebih dinamis dan relevan dengan kebutuhan zaman. Dengan dukungan penuh dari pihak sekolah, pesan keselamatan yang dibawa PLN dapat tertanam lebih kuat dalam karakter setiap peserta didik.

Harapan PLN Terhadap Perubahan Perilaku Masyarakat Dalam Menggunakan Listrik

Melalui kegiatan PLN Goes to School, perusahaan menaruh harapan besar pada perubahan perilaku masyarakat dalam memperlakukan instalasi listrik. Petugas PLN menekankan bahwa kepedulian kecil seperti tidak menumpuk stop kontak dapat mencegah bencana kebakaran yang merugikan banyak pihak. Para siswa pun didorong untuk menjadi agen perubahan yang berani menegur praktik penggunaan listrik yang tidak aman di sekitar mereka.

Budaya aman listrik yang dimulai dari lingkungan sekolah diharapkan dapat menular ke lingkungan masyarakat yang lebih luas dan masif. PLN berkomitmen untuk terus mengawal keselamatan pelanggan tidak hanya melalui keandalan sistem, tetapi juga melalui edukasi yang konsisten. Keberhasilan program ini akan diukur dari menurunnya angka kecelakaan ketenagalistrikan yang disebabkan oleh faktor kelalaian manusia di masa yang akan datang.

Komitmen Berkelanjutan PLN Dalam Mendukung Kecerdasan Dan Keselamatan Bangsa

Penutup kegiatan ini ditandai dengan sesi tanya jawab yang dinamis serta pembagian apresiasi bagi siswa yang aktif selama proses sosialisasi berlangsung. PLN menegaskan bahwa investasi terbaik bagi masa depan bangsa adalah melalui pemberian edukasi yang tepat sasaran kepada para pelajar. Semangat berbagi pengetahuan ini akan terus dibawa ke sekolah-sekolah lain di seluruh pelosok negeri sebagai bentuk pengabdian tulus.

Secara keseluruhan, agenda di SMAN 21 Makassar ini telah berhasil menciptakan kesadaran kolektif mengenai pentingnya aspek keselamatan di atas segalanya. Manajemen PLN berjanji akan terus berinovasi dalam memberikan layanan terbaik sambil tetap menjaga kedekatan dengan pelanggan setianya. Listrik yang aman dan produktif menjadi kunci utama dalam mendukung pertumbuhan ekonomi serta kualitas hidup masyarakat Indonesia yang lebih baik.

Reporter: Ekhwanessa Bagus Aldhiansyah