PT Wijaya Karya Raih Skor 80,6 Peringkat Teratas Implementasi ESG Tahun 2025

PT Wijaya Karya Raih Skor 80,6 Peringkat Teratas Implementasi ESG Tahun 2025
Minggu, 01 Maret 2026 | 11:13:07 WIB

JAKARTA - PT Wijaya Karya (Persero) Tbk sukses mengukuhkan posisinya sebagai pemimpin keberlanjutan setelah meraih skor 80,6 dalam penilaian ESG sepanjang tahun 2025.

Prestasi gemilang ini diumumkan pada hari Jumat 27 Februari 2026 sebagai bukti nyata bahwa perusahaan konstruksi plat merah tersebut sangat serius dalam menjalankan prinsip keberlanjutan.

Capaian angka 80,6 ini menempatkan perusahaan yang akrab disapa WIKA tersebut pada level kepemimpinan yang sangat solid dalam penerapan standar lingkungan sosial dan tata kelola perusahaan.

Kenaikan skor ini mencerminkan dedikasi manajemen dalam melakukan transformasi bisnis yang tidak hanya mengejar keuntungan semata tetapi juga memperhatikan dampak lingkungan hidup di sekitar lokasi proyek.

Sekretaris Perusahaan WIKA mengungkapkan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil kerja keras seluruh lini organisasi dalam mengintegrasikan kebijakan hijau ke dalam setiap operasional teknis pembangunan infrastruktur nasional.

Komitmen Lingkungan dan Transformasi Ekonomi Hijau WIKA

Implementasi ESG yang dilakukan oleh WIKA mencakup pengelolaan limbah konstruksi yang lebih modern dan penggunaan energi terbarukan di berbagai fasilitas operasional yang dimiliki oleh perseroan secara berkelanjutan.

Langkah ini diambil guna mendukung target pemerintah dalam mencapai net zero emission pada masa mendatang melalui proyek-proyek yang memiliki sertifikasi bangunan hijau bertaraf internasional secara resmi dan berkala.

WIKA juga secara aktif melakukan efisiensi penggunaan sumber daya air dan listrik di setiap area perkantoran serta lokasi pembangunan guna menekan jejak karbon yang dihasilkan selama masa konstruksi.

Angka 80,6 yang diraih tahun 2025 ini juga menjadi indikator positif bagi investor global yang kini semakin selektif dalam memilih mitra kerja yang memiliki kepedulian tinggi terhadap isu perubahan iklim.

Keberhasilan ini diharapkan dapat menurunkan biaya modal perusahaan karena profil risiko lingkungan yang semakin rendah di mata lembaga keuangan nasional maupun internasional yang berfokus pada pembiayaan hijau.

Standar Tata Kelola dan Transparansi Perusahaan Publik

Dalam aspek tata kelola atau governance WIKA dinilai berhasil menjaga transparansi informasi kepada publik serta menjalankan prinsip kehati-hatian dalam setiap pengambilan keputusan strategis yang menyangkut masa depan perusahaan.

Perusahaan terus memperkuat sistem pengawasan internal untuk mencegah terjadinya praktik-praktik yang bertentangan dengan hukum serta memastikan seluruh proses pengadaan barang dan jasa dilakukan secara digital serta akuntabel.

Penerapan manajemen risiko yang ketat menjadi pilar utama mengapa WIKA mampu meraih skor tinggi karena perusahaan dianggap mampu memitigasi potensi kendala sosial maupun teknis di lapangan dengan sangat baik.

Kepuasan pemangku kepentingan juga menjadi fokus utama di mana perusahaan secara rutin melakukan dialog terbuka dengan para pemegang saham serta mitra kerja untuk memastikan keselarasan visi pembangunan berkelanjutan.

Prestasi ini sekaligus membuktikan bahwa perusahaan BUMN konstruksi mampu bersaing secara global dalam hal penerapan standar ESG yang seringkali menjadi syarat utama dalam memenangkan tender proyek skala internasional.

Dampak Sosial dan Hubungan Harmonis dengan Masyarakat

Pada pilar sosial WIKA menunjukkan keunggulannya melalui berbagai program pemberdayaan masyarakat lokal di sekitar area proyek yang memberikan dampak ekonomi langsung bagi warga yang tinggal di wilayah pembangunan infrastruktur.

Program tanggung jawab sosial perusahaan atau CSR diarahkan pada peningkatan kualitas pendidikan serta kesehatan masyarakat guna menciptakan ekosistem sosial yang mandiri dan memiliki daya saing yang cukup tinggi.

Keselamatan dan kesehatan kerja atau K3 bagi para karyawan dan buruh bangunan tetap menjadi prioritas utama demi menjamin produktivitas yang maksimal tanpa mengabaikan aspek kemanusiaan di lingkungan kerja yang keras.

WIKA juga memberikan kesempatan yang luas bagi pengembangan talenta lokal melalui berbagai pelatihan teknis sehingga mereka memiliki keahlian yang bersertifikat dan dapat digunakan untuk meningkatkan taraf hidup keluarga mereka masing-masing.

Hubungan yang harmonis antara perusahaan dan masyarakat setempat terbukti menjadi kunci kelancaran setiap proyek strategis nasional yang dikerjakan oleh WIKA di berbagai pelosok daerah dari Sabang sampai Merauke.

Proyeksi Keberlanjutan di Tahun 2026 dan Mendatang

Memasuki tahun 2026 manajemen WIKA berkomitmen untuk terus meningkatkan skor ESG mereka dengan melakukan inovasi pada material bangunan yang lebih ramah lingkungan dan proses konstruksi yang lebih efisien secara energi.

Keberhasilan tahun 2025 ini dijadikan sebagai batu loncatan untuk mencapai standar yang lebih tinggi lagi sehingga WIKA dapat menjadi rujukan bagi perusahaan konstruksi lainnya di Asia Tenggara dalam hal keberlanjutan.

Integrasi teknologi digital seperti Building Information Modelling atau BIM akan terus dioptimalkan untuk mengurangi pemborosan material dan memastikan presisi pembangunan yang lebih tinggi demi menjaga kualitas hasil akhir yang maksimal.

Dukungan penuh dari pemerintah selaku pemegang saham mayoritas menjadi energi tambahan bagi WIKA untuk tetap berada di garda terdepan dalam membangun infrastruktur Indonesia yang modern namun tetap selaras dengan alam sekitar.

Skor 80,6 ini bukan sekadar angka di atas kertas namun merupakan cerminan dari budaya kerja baru yang lebih peduli terhadap masa depan bumi dan generasi mendatang yang akan menikmati hasil pembangunan hari ini.

Reporter: Ekhwanessa Bagus Aldhiansyah