Harga Keekonomian Pertamax Ditaksir Tembus Rp 17.000 per Liter

Senin, 11 Mei 2026 | 08:42:44 WIB
Ilustrasi SPBU Pertamina, (Sumber Gambar: net).

JAKARTA – Nilai keekonomian atau harga asli dari bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi tipe Pertamax disebutkan lebih tinggi jika dibandingkan dengan harga jual yang ada di masyarakat sekarang. Silakan periksa rincian harga BBM yang berlaku di SPBU Pertamina pada Mei 2026.

PT Pertamina Patra Niaga mengakui adanya selisih harga yang semakin menjauh antara harga jual eceran dengan harga keekonomian BBM nonsubsidi jenis Pertamax. Di tengah kondisi melemahnya kurs rupiah serta ketegangan geopolitik, harga asli Pertamax diprediksi dapat melewati angka Rp 17.000 per liter.

Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, mengungkapkan bahwa perkiraan harga keekonomian tersebut sangat mungkin terjadi apabila merujuk pada dinamika harga pasar terkini. Sebagai ilustrasi, terdapat perbedaan yang sangat mencolok jika membandingkan harga Pertamax dengan varian produk di atasnya.

"Bisa bahkan bisa lebih (dari Rp 17.000), mengacu harga pasar dan berkaca pada analogi pada saat harga Pertamax Rp 12.300, harga Pertamax Turbo Rp 13.100, nah sekarang harga Turbo Rp 19.900 di Jakarta," kata Roberth, Minggu (10/5/2026) sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Terkait dengan beban subsidi untuk Pertalite yang saat ini dibanderol Rp 10.000 per liter meskipun harga aslinya menyentuh Rp 16.088 per liter, Roberth menjelaskan bahwa nilainya sangat dinamis. Keadaan ini dipengaruhi oleh posisi kurs rupiah yang berada di level Rp 17.300 per dolar AS serta situasi geopolitik dunia.

"Untuk Pertalite akan mengikuti perkembangan harga ya, karena dengan adanya kondisi geopolitik angka subsidi ini terus bergerak mengikuti iklim geopolitik. Sementara untuk Pertamax sementara ditanggung Pertamina dan diganti oleh pemerintah melalui Menteri Keuangan," terangnya sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Mengenai ketahanan harga tersebut, Roberth menegaskan bahwa posisi Pertamina merupakan operator yang patuh pada regulasi dari pembuat kebijakan.

"Sampai kapan-nya (harga Pertalite dan Pertamax ditahan) adalah saat ini Pertamina sebagai Badan Usaha Pemerintah dan sebagai Operator akan mengikuti dan patuh pada arahan Pemerintah tentunya. Kebijakan tersebut mengikuti arahan Pemerintah ke Pertamina," pungkasnya sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Harga BBM di SPBU Pertamina Mei 2026

Berdasarkan keterangan resmi, PT Pertamina Patra Niaga telah memperbarui harga BBM yang mulai berlaku sejak Senin, 4 Mei 2026 di seluruh wilayah Indonesia. Kenaikan terjadi pada beberapa jenis BBM nonsubsidi, khususnya solar dan bensin beroktan tinggi seperti Dexlite, Pertamina Dex, dan Pertamax Turbo, guna menyesuaikan dengan harga minyak dunia dan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS.

Berikut adalah rincian harga BBM di berbagai wilayah:

Wilayah Jawa, Bali, dan NTB:

Pertalite: Rp 10.000 per liter
Pertamax: Rp 12.300 per liter
Pertamax Turbo: Rp 19.900 per liter
Pertamax Green 95: Rp 12.900 per liter
Dexlite: Rp 26.000 per liter
Pertamina Dex: Rp 27.900 per liter

Wilayah Sumatera (Aceh, Sumut, Jambi, Bengkulu, Sumsel, Babel, Lampung):

Pertamax: Rp 12.600 per liter
Pertamax Turbo: Rp 20.350 per liter
Dexlite: Rp 26.600 per liter
Pertamina Dex: Rp 28.500 per liter

Wilayah Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau:

Pertamax: Rp 12.900 per liter
Pertamax Turbo: Rp 20.750 per liter
Dexlite: Rp 27.150 per liter
Pertamina Dex: Rp 29.100 per liter

Wilayah FTZ Sabang:

Pertamax: Rp 11.550 per liter
Dexlite: Rp 24.400 per liter

Wilayah FTZ Batam:

Pertamax: Rp 11.750 per liter
Pertamax Turbo: Rp 18.900 per liter
Dexlite: Rp 24.700 per liter
Pertamina Dex: Rp 26.500 per liter

Wilayah NTT:

Pertamax: Rp 12.600 per liter
Pertamax Turbo: Rp 20.350 per liter
Dexlite: Rp 26.600 per liter
Pertamina Dex: Rp 28.500 per liter

Wilayah Kalimantan (Kalbar, Kalteng, Kaltim):

Pertamax: Rp 12.600 per liter
Pertamax Turbo: Rp 20.350 per liter
Dexlite: Rp 26.600 per liter
Pertamina Dex: Rp 28.500 per liter

Wilayah Kalimantan (Kalsel, Kaltara):

Pertamax: Rp 12.900 per liter
Pertamax Turbo: Rp 20.750 per liter
Dexlite: Rp 27.150 per liter
Pertamina Dex: Rp 29.100 per liter

Wilayah Sulawesi:

Pertamax: Rp 12.600 per liter
Pertamax Turbo: Rp 20.350 per liter
Dexlite: Rp 26.600 per liter
Pertamina Dex: Rp 28.500 per liter

Wilayah Maluku dan Maluku Utara:

Pertamax: Rp 12.600 per liter
Dexlite: Rp 26.600 per liter

Wilayah Papua, Papua Barat, Papua Barat Daya:

Pertamax: Rp 12.600 per liter
Dexlite: Rp 26.600 per liter
Pertamax Turbo: Rp 28.500 per liter

Wilayah Papua Selatan, Papua Tengah, Papua Pegunungan:

Pertamax: Rp 12.600 per liter
Dexlite: Rp 26.600 per liter

Terkini