Sido Muncul Tunjuk Nicholas Saputra Jadi BA Tolak Angin

Rabu, 20 Mei 2026 | 10:54:47 WIB
Brand ambassador Tolak Angin terbaru Nicholas Saputra. (Foto: Beritasatu.com)

JAKARTA – PT Industri Jamu Dan Farmasi Sido Muncul Tbk secara resmi menunjuk aktor Nicholas Saputra sebagai Brand Ambassador Tolak Angin di Jakarta pada Senin, 18 Mei 2026. 

Strategi yang bertepatan dengan perayaan HUT ke-75 ini diterapkan demi mengajak kaum muda untuk mengonsumsi jamu yang sudah teruji secara ilmiah, sebagaimana dilansir dari berita sumber Detikcom.

Perusahaan saat ini tengah gencar menjalankan penelitian mendalam demi memastikan khasiat dari setiap produk kesehatan mereka berlandaskan data ilmiah yang valid. Untuk menunjukkan komitmen tersebut, produsen jamu ini telah melengkapi fasilitas mereka dengan laboratorium farmakologi, peralatan uji modern, serta tenaga ahli yang kompeten.

"Kali ini kami meluncurkan iklan Tolak Angin dengan bintang iklannya Nicholas Saputra," kata Irwan Hidayat, Direktur Utama Sido Muncul.

Pihak manajemen menegaskan bahwa keterlibatan sang aktor bertujuan untuk menyampaikan pesan iklan secara efektif kepada generasi masa kini. 

Fokus perusahaan ke depan adalah memperkuat basis riset yang akan dijalankan secara intensif selama masa perayaan 75 tahun ini.

"Jadi mewakili generasi supaya generasi-generasi anak-anak sekarang itu juga memahami nanti isi dari pesan daripada iklan ini. Dan salah satu yang ingin saya jelaskan pada siang hari ini yaitu Sido Muncul akan berkonsentrasi kepada riset. 75 tahun kami akan melakukan riset dengan intensif," tutur Irwan Hidayat, Direktur Utama Sido Muncul.

Setiap temuan dari penelitian ilmiah tersebut nantinya akan dipublikasikan secara terbuka melalui platform SidoHerbalPedia. Melalui ruang pengembangan tersebut, masyarakat dapat melihat pembuktian nyata mengenai efektivitas dari produk herbal yang dipasarkan.

"Dalam beberapa bulan, setahun kami akan mendapatkan riset hasil, bukti-bukti ilmiah terhadap produk-produk kami dan produk-produk jamu. Jadi nanti SidoHerbalPedia ini tuh ruang pengembangan ini sudah ada, kami sudah melakukan. 

Jadi kalau kami nanti melakukan riset ini, kami akan segera mendapatkan hasil bukti yang penting itu bukti produk ini manjur atau tidak manjur," tutur Irwan Hidayat, Direktur Utama Sido Muncul.

Langkah berbasis sains ini diambil untuk mendukung program Pemerintah Indonesia yang sedang menggalakkan pengembangan obat herbal nasional. Integrasi riset modern ini diharapkan mampu mengubah paradigma obat tradisional agar tidak lagi sekadar bersandar pada pengalaman turun-temurun.

"Nanti kami dengan cara orientasinya berbasis kepada riset ini, mudah-mudahan nanti akan memberikan dampak, yaitu apa? Memberikan dampak kepada obat-obat herbal di Indonesia ini. Karena seperti kami ketahui ya, pemerintah tuh ingin sekali supaya obat-obat herbal ini dikembangkan," jelas Irwan Hidayat, Direktur Utama Sido Muncul.

Selain melakukan pembuktian terhadap produk yang sudah ada, perusahaan juga berencana mengekspansi lini produk mereka ke sektor suplemen makanan. Suplemen tersebut dirancang khusus untuk membantu penanganan penyakit-penyakit kronis seperti kolesterol, kencing manis, hingga kanker.

"Kami ingin membuat produk-produk yang berbasis bukti, bukan berbasis pengalaman saja. Ini penelitian, penelitian tentang khasiat, tentang misalnya untuk obat ini apa untuk kolesterol, kencing manis.Kami juga akan berusaha untuk menjadi food supplement untuk cancer," ungkap Irwan Hidayat, Direktur Utama Sido Muncul.

Sementara itu, promosi terbaru Tolak Angin akan dikemas dalam konsep iklan bertema perjalanan yang menonjolkan standar kualitas bahan baku. Iklan tersebut menyajikan proses produksi dari hulu ke hilir, mulai dari pemilihan bahan di pabrik hingga tahap pengujian laboratorium.

"Jadi iklan ini menceritakan tentang perjalanan Nicholas Saputra dalam mencari tahu tentang produk Tolak Angin ini. Jadi dia ke pabrik, nanti dia lihat bagaimana kami memilih bahan bakunya, pembuatannya, research-nya," kata Maria Reviani Hidayat, Direktur Marketing Sido Muncul.

Pihak manajemen mengungkapkan bahwa sang aktor dikenal sangat selektif dan kritis sebelum berkomitmen menjadi perwakilan suatu merek. Proses persetujuan terjadi karena sang figur publik secara personal merupakan konsumen aktif dari varian produk flu mereka.

"Jadi waktu kami melamar, Nicholas Saputra sebagai brand ambassador, Nicholas ini ternyata sangat kritis dalam memilih brand yang akan diwakili. Kebetulan Nicholas juga minum Tolak Angin, ternyata minum Tolak Angin Flu," ungkap Maria Reviani Hidayat, Direktur Marketing Sido Muncul.

Sinergi antara kredibilitas tokoh publik dan komitmen ilmiah ini dinilai menjadi faktor utama penentu kesuksesan transformasi industri jamu modern. 

Pendekatan sains dipandang sebagai metode adaptasi yang krusial agar nilai-nilai kearifan lokal bisa bertahan dan diakui secara global.

"Kenapa Sido Muncul sampai hari ini sebagai industri jamu yang dulu dianggap tradisional bisa berkembang seperti saat ini? Karena adanya kekuatan riset tadi," ujar Andy F Noya, Jurnalis Senior sekaligus Brand Ambassador Tolak Angin.

Figur sang aktor yang dinilai memiliki integritas tinggi diyakini tidak akan bersedia mengambil peran yang dapat membawa dampak buruk bagi publik. Keyakinan tersebut memperkuat posisi manajemen dalam memosisikan riset sebagai fondasi utama perkembangan bisnis perusahaan.

"Nah, di sini sebenarnya kekuatan dari Sido Muncul dan dipercaya oleh Nicholas Saputra yang sangat pemilih. Itu kami harus tahu. Pribadinya Nicholas Saputra itu seperti itu. Dan orang yang punya integritas, punya kredibilitas, tidak mau berperan dalam film-film yang justru nanti akan merugikan masyarakat. Jadi saya yakin atau semakin yakin dengan apa yang disampaikan Pak Irwan Hidayat and tentu saja oleh manajemen bahwa kekuatan Sido Muncul adalah riset," tutur Andy F Noya, Jurnalis Senior sekaligus Brand Ambassador Tolak Angin.

Investasi pada sektor pembuktian ilmiah ini sekaligus menjadi jawaban atas tantangan zaman yang menuntut validasi medis terhadap resep leluhur. Dengan demikian, khasiat yang selama ini dipercaya lintas generasi dapat dibuktikan secara sahih melalui metodologi ilmu pengetahuan.

"Riset ini sebenarnya adalah adaptif terhadap situasi dan kondisi. Jadi bagaimana beradaptasi terhadap perkembangan zaman, di mana dulu kearifan lokal menjadi kekuatan, tapi hari ini tidak cukup. Karena harus dibuktikan dengan sains bahwa apa yang diyakini oleh nenek moyang kami, oleh nilai-nilai yang diberikan turun-temurun, itu bisa diuji," sambung Andy F Noya, Jurnalis Senior sekaligus Brand Ambassador Tolak Angin.

Dampak dari penguatan industri herbal ini juga diproyeksikan mampu menyokong pilar ketahanan farmasi nasional secara mandiri. 

Kontribusi tersebut diharapkan membawa implikasi positif yang luas, baik pada sektor pemeliharaan kesehatan maupun penguatan ekonomi masyarakat.

"Inilah yang menjadi salah satu komitmen Sido Muncul dan ini adalah bagian bahwa Sido Muncul ingin bahwa ketahanan kesehatan melalui ketahanan farmasi dan obat apalagi jamu ini menjadi satu penguat untuk kemudian menjadi meningkatkan ekonomi dan kesehatan masyarakat Indonesia," kata Mohammad Adib Khumaidi, Komisaris Independen Sido Muncul.

Aktor Nicholas Saputra sendiri menyatakan rasa tanggung jawabnya terhadap kualitas produk obat herbal yang kini ia wakili di masyarakat. Dirinya mengaku telah lama mengonsumsi produk tersebut sebagai bagian dari pola hidup sehat sehari-hari.

"Ya, kalau saya selalu merasa bertanggung jawab tentu saja terutama kepada kualitas produk yang akan saya kerja sama dan saya melihat Tolak Angin sudah terbukti. Saya juga menggunakan Tolak Angin sudah cukup lama dan sudah menjadi bagian dari lifestyle seperti itu," ungkap Nicholas Saputra, Brand Ambassador Tolak Angin.

Melalui kolaborasi baru ini, ia berkomitmen untuk mengedukasi publik serta mengajak generasi muda melestarikan warisan jamu nusantara melalui produk yang praktis.

"Jadi tentu saja saya dengan senang hati akan memperkenalkan atau mengajak teman-teman untuk mengapresiasi warisan leluhur kami dalam bentuk jamu, dalam bentuk yang simple yaitu Tolak Angin untuk menjadi bagian dari menjaga kesehatan tubuh kami," tutup Nicholas Saputra, Brand Ambassador Tolak Angin.

Terkini