Saham Melemah, SKRN Tetap Bagikan Dividen Tunai Rp128 Miliar
- Rabu, 20 Mei 2026
JAKARTA – PT Superkrane Mitra Utama Tbk (SKRN) menetapkan agenda pendistribusian dividen tunai dari tahun buku 2025 dengan mengalokasikan total dana sebesar Rp128.123.996.868.
Kepastian terkait aksi korporasi dari emiten yang bergerak di bidang jasa penyewaan alat berat, pengangkatan, serta konstruksi ini diperoleh lewat keterbukaan informasi sebagaimana dilansir dari berita sumber.
Melalui alokasi dana tersebut, para penanam modal akan menerima pembayaran dividen sejumlah Rp18 per lembar saham atau setara dengan Rp1.800 untuk setiap lotnya.
Baca JugaDanantara: Yield Dividen Saham BUMN Sangat Atraktif di Atas 11 Persen
Kebijakan pembagian keuntungan ini tetap dijalankan oleh pihak manajemen kendati pergerakan harga saham SKRN memperlihatkan tren yang melemah di sepanjang tahun 2026.
Mencermati data transaksi pada Selasa, 19 Mei 2026, nilai saham SKRN parkir di level Rp456 seusai terkoreksi 14 poin atau 2,98 persen dalam satu hari.
Koreksi ini semakin memperpanjang catatan merah saham SKRN yang diketahui telah merosot hingga 84 poin atau 15,56 persen dihitung sejak awal tahun 2026.
Menurunnya harga saham tersebut berdampak pada tingkat keuntungan atau yield dividen SKRN yang bertengger di level 3,96 persen.
Angka persentase yield itu dianggap masih lebih tinggi jika dibandingkan dengan tingkat suku bunga deposito perbankan yang saat ini berada di kisaran 2 persen.
Indikasi penurunan performa juga membayangi laporan keuangan perusahaan pada awal tahun ini. Perusahaan dengan kode saham SKRN ini mengantongi laba bersih sebesar Rp57,2 giga pada kuartal I 2026, alias merosot sebesar 30,8 persen dibandingkan dengan realisasi pada periode yang sama di tahun 2025 yang menembus Rp82,6 core.
Mekanisme pembagian hak bagi para pemegang saham ini akan melalui sejumlah tahapan di bursa. Batas akhir perdagangan saham yang mengandung hak dividen atau cum dividen di pasar reguler serta negosiasi ditetapkan pada 26 Mei 2026, yang selanjutnya disusul oleh ex dividen pada 29 Mei 2026.
Di sisi lain, masa cum dividen untuk pasar tunai dijadwalkan pada 2 Juni 2026 dengan ex dividen pada 3 Juni 2026. Waktu pendaftaran investor yang berhak memperoleh dividen dalam rekening efek atau recording date jatuh pada 2 Juni 2026, dan proses pembayaran dividen tunai akan diselesaikan pada 5 Juni 2026.
Ibtihal
indikatorbisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Gerak Cepat PLN, Kurang dari 1 Jam Listrik Kembali Normal di GI Angke
- Jumat, 17 April 2026











