Analisis Teknikal: Saham BUMI Berpotensi Menguat ke Rp173-Rp181

Ilustrasi Saham BUMI Menguat. (Foto: pdiperjuanganbali.id)
Penulis: Ibtihal
Jumat, 29 Mei 2026 | 13:13:18 WIB

JAKARTA – Saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) mempunyai peluang untuk melaju di zona hijau menuju area batas atas atau level resistance pada sesi perdagangan hari Jumat (29/5/2026).

Pergerakan saham emiten di bidang pertambangan milik Grup Bakrie dan Salim ini diperkirakan akan mengejar target harga terdekat pada kisaran Rp 173 sampai dengan Rp 181 per lembar saham. 

Berdasarkan kajian analisis teknikal dari CGS International Sekuritas Indonesia, titik batas bawah atau area support bagi saham BUMI dipatok pada rentang harga Rp 159 hingga Rp 162. Proyeksi arah pasar tersebut dipublikasikan guna menjadi panduan bagi para investor yang berniat mengoptimalkan profit pada hari perdagangan ini.

"BUMI memiliki support di 173-181. Target dekat di 159-162," sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Sebelum estimasi penguatan ini dikeluarkan, saham BUMI terpantau menguat dengan kenaikan sebanyak 2,92 persen menuju level Rp 166 saat penutupan perdagangan sebelumnya di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada hari Selasa (26/5/2026). 

Meskipun menorehkan pertumbuhan secara harian, kinerja emiten pemasok batu bara ini dilaporkan mengalami depresiasi dalam kurun waktu mingguan sebesar 10,75 persen serta merosot sedalam 23,1 persen dalam rentang satu bulan ke belakang.

Akumulasi pelemahan kinerja saham BUMI pun tercermin dari data historis sepanjang periode year-to-date (ytd) yang merosot tajam sebesar 54,6 persen. 

Mengacu pada data aktivitas pasar, kejatuhan tersebut berjalan beriringan dengan adanya aksi pelepasan saham oleh pemodal luar negeri, di mana nominal jual bersih atau net sell asing dilaporkan menyentuh Rp 41,7 miliar pada hari perdagangan Selasa (26/5/2026).

Reporter: Ibtihal