Awal Pekan, IHSG Berpeluang Menguat Menuju Area 6.106-6.140
JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan bakal kembali melaju positif pada transaksi perdagangan Senin, 15 Juni 2026, melanjutkan lompatan di atas 2 persen yang ditorehkan pada penutupan pekan lalu.
Berdasarkan laporan riset harian MNC Sekuritas, kedudukan indeks saat ini masih tertahan di dalam fase pendakian.
"IHSG diperkirakan sedang berada pada bagian dari wave [iv] dari wave 3, sehingga masih berpeluang menguat untuk menguji area 6.106 hingga 6.140 sekaligus menguji moving average 20 hari (MA20)," sebagaimana dilansir dari berita sumber.
Kendati begitu, para pelaku pasar tetap disarankan untuk mengantisipasi adanya risiko koreksi dalam jangka pendek di tengah bergulirnya tren peningkatan ini. IHSG mempunyai kans untuk bergerak dinamis dengan menguji zona 5.962 hingga 6.021 sebelum kembali meneruskan jalur penguatannya.
Melihat dari indikator teknikal, area support IHSG bertengger pada level 5.594 dan 5.344. Di sisi lain, area resistance terdekat berada di posisi 6.065 dan 6.286.
Berkat momentum penguatan yang senantiasa terjaga beserta sokongan dari volume transaksi, para pelaku pasar bakal memantau ketahanan indeks dalam menjaga posisinya di atas level 6.000.
Faktor tersebut bakal menjadi modal krusial demi melanjutkan fase reli menuju target zona 6.106 hingga 6.140 pada sesi perdagangan hari ini.
Berikut merupakan daftar rekomendasi saham untuk hari ini:
- PT Hanjaya Mandala Sampoerna Tbk (HMSP): Trading Buy pada kisaran nilai Rp590-Rp600, target nilai Rp650-Rp670, dengan batas stoploss di bawah Rp580.
- PT Indika Energy Tbk (INDY): Buy on Weakness pada kisaran nilai Rp2.130-Rp2.260, target nilai Rp2.560-Rp2.810, dengan batas stoploss di bawah Rp2.040.
- PT Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL): Buy on Weakness pada kisaran nilai Rp835-Rp865, target nilai Rp930-Rp990, dengan batas stoploss di bawah Rp820.
- PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR): Buy on Weakness pada kisaran nilai Rp1.380-Rp1.500, target nilai Rp1.780-Rp2.020, dengan batas stoploss di bawah Rp1.340.