IHSG Rawan Koreksi Lanjutan, Cek Saham ASII, ICBP, JPFA, dan PANI
JAKARTA – Laju pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dinilai masih rentan untuk meneruskan tren penurunan pada sesi perdagangan Jumat (19/6/2026). Di sesi sebelumnya, indeks pasar modal domestik ini berakhir melemah 0,78 persen menuju level 6.172 dan pergerakannya terpantau masih dikuasai oleh tingginya volume tekanan jual.
“Kami memperkirakan posisi IHSG sedang berada pada bagian dari wave [iv] dari wave 3. Adapun penguatan IHSG kami perkirakan akan menguji di 6.476–6.577. Namun demikian, tetap cermati akan adanya koreksi dari IHSG ke level area 6.051-6.113,” tulis riset MNC Sekuritas, sebagaimana dilansir dari sumber berita.
Area jangkauan indeks saat ini bertengger pada level support 5.784, 5.594 bersama batas resistance di angka 6.286, 6.459.
Saham PT Astra International Tbk (ASII) memperoleh rekomendasi Buy on Weakness usai terpangkas 0,63 persen ke posisi harga 4.770 dengan dominasi aksi lepas saham yang masif. Peta posisi teknik ASII untuk saat ini diproyeksikan tengah berada di bagian dari wave b dari wave (iv).
Langkah strategi yang dapat diterapkan untuk ASII ialah Buy on Weakness pada rentang harga Rp4.590-Rp4.740, dengan target profit di level Rp5.025 dan Rp5.225, serta batasan stop loss apabila menembus di bawah Rp4.530.
Saham PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) mendapatkan rekomendasi Trading Buy lantaran bergerak mendatar (flat) pada posisi Rp6.625, disertai dukungan volume akumulasi beli yang relatif kuat. Kedudukan ICBP diestimasi sedang berproses di dalam area dari wave [v] dari wave 1.
Langkah strategi yang disarankan untuk ICBP ialah Trading Buy pada koridor Rp6.525-Rp6.600, dengan target pencapaian harga di level Rp6.825 dan Rp6.950, serta batasan stop loss jika merosot ke bawah Rp6.500.
Saham PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA) diberi rekomendasi Buy on Weakness setelah berhasil menguat 0,78 persen ke level Rp1.940. Saat ini, kedudukan teknikal JPFA diprediksi tengah berada di area awal dari wave 4 dari wave (C).
Langkah strategi untuk emiten JPFA ialah Buy on Weakness di kisaran harga Rp1.870-Rp1.930, dengan target perolehan harga di angka Rp2.100 dan Rp2.210, serta batasan stop loss jika jatuh di bawah Rp1.805.
Saham PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) masuk rekomendasi Buy on Weakness pasca-melonjak pesat 5,45 persen menuju level Rp6.775, yang diikuti dengan kemunculan volume transaksi beli. Kedudukan PANI dianalisis sedang berada di bagian dari wave 5 dari wave (C).
Langkah strategi untuk emiten PANI ialah Buy on Weakness pada area harga Rp4.840-Rp5.950, dengan target nilai di posisi Rp7.425 dan Rp9.025, serta batasan stop loss jika terperosok ke bawah Rp4.700.