Strategi INPP Kejar Recurring Income di Atas 75 Persen

Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST). (Foto: dok INPP)
Penulis: Ibtihal
Jumat, 19 Juni 2026 | 14:12:16 WIB

JAKARTA – PT Indonesian Paradise Property Tbk (INPP) mematok target agar porsi pendapatan berulang (recurring income) mampu bertahan di level atas 75% dari total pendapatan pada tahun 2026. 

Langkah strategis ini diandalkan oleh manajemen guna menjaga kestabilan aliran dana segar sekaligus mendukung rencana ekspansi usaha jangka panjang.

Pemasukan berulang yang bersumber dari pengelolaan mal, hotel, apartemen servis, serta properti komersial lainnya menjadi pilar utama dalam menjaga daya tahan bisnis perseroan di tengah volatilitas industri properti. 

Format bisnis seperti ini dinilai jauh lebih konsisten ketimbang perusahaan pengembang yang hanya bertumpu pada penjualan unit properti.

Presiden Direktur PT Indonesian Paradise Property Tbk, Andri Hadi menyampaikan bahwa perseroan merasa optimistis bisa mempertahankan momentum pertumbuhan yang sudah terbangun dalam beberapa tahun terakhir lewat pengembangan portofolio aset yang berkualitas serta peningkatan kualitas pendapatan.

Sebagaimana dilansir dari berita sumber "Kami optimistis dapat menjaga momentum pertumbuhan melalui konsistensi realisasi proyek, memperkuat kualitas pendapatan, serta menciptakan nilai jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan," ujar Andri dalam Pubex, Kamis (18/6/2026).

Target tersebut ditopang oleh mulai berfungsinya beberapa properti baru, salah satunya adalah 23 Semarang Shopping Center yang resmi beroperasi pada Juni 2026. 

Kehadiran pusat perbelanjaan baru ini diperkirakan bakal memperkuat pos pendapatan berulang perseroan dari lini komersial. Selain itu, INPP saat ini juga tengah menggarap proyek Plaza 88 Balikpapan beserta sejumlah proyek perluasan lainnya.

Dari sisi kinerja finansial, perseroan sukses mempertahankan struktur modal yang sehat dan aman dengan tingkat rasio utang bersih terhadap ekuitas (Net Debt to Equity Ratio/Net DER) sebesar 0,21 kali.

Pada kuartal I-2026, EBITDA yang dibukukan INPP tumbuh 20% secara year on year (YoY) menyentuh angka Rp100,67 miliar. Sementara itu, perolehan pendapatan bersih sepanjang tahun 2025 melesat hingga 32,9% YoY menjadi Rp1,74 triliun.

Wakil Presiden Direktur PT Indonesian Paradise Property Tbk, Surina menyebutkan bahwa perpaduan portofolio aset yang bermutu, dominasi recurring income, serta kondisi neraca keuangan yang sehat menjadi modal pokok perseroan dalam memelihara pertumbuhan yang berkelanjutan.

Sebagaimana dilansir dari berita sumber "Didukung tim manajemen yang diperkuat dan proyek-proyek baru yang mulai beroperasi, kami optimistis dapat terus menciptakan nilai tambah yang berkelanjutan bagi pemegang saham, pelanggan, mitra usaha, dan masyarakat," kata Surina.

Sebagai informasi tambahan, Paradise Indonesia berhasil mencatatkan tren kinerja positif selama lima tahun berturut-turut. Dalam kurun waktu tersebut, perseroan terus memperluas jaringan asetnya melalui ekspansi beachwalk Shopping Center, pengerjaan Antasari Place, Hyatt Place Makassar, Citadines Antasari Jakarta, hingga pengoperasian 23 Semarang Shopping Center yang mulai mengalirkan pendapatan pada tahun ini.

Reporter: Ibtihal