IHSG Konsolidasi di Kisaran 6.100-6.250, Simak 6 Saham Pilihan Analis

Ilustrasi pasar modal Indonesia. (Foto: infobanknews.com)
Penulis: Ibtihal
Senin, 22 Juni 2026 | 11:25:09 WIB

JAKARTA – Phintraco Sekuritas mengestimasi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bakal melaju dalam fase konsolidasi sepanjang minggu ini. 

Laju indeks diproyeksikan bakal bertengger pada batas resistance 6.250, poros pivot 6.200, serta batas support 6.100.

Pasar saham di kawasan Eropa dan Asia secara umum berakhir di zona merah pada sesi perdagangan Jumat (19/6/2026), sedangkan pasar Wall Street tidak beroperasi sehubungan dengan hari libur Juneteenth. 

"Pelemahan itu terjadi karena investor meragukan perjanjian perdamaian AS-Iran dapat bertahan lama," tulis Phintraco Sekuritas dalam risetnya, Senin (22/6/2026) sebagaimana dilansir dari sumber berita.

Wakil Presiden AS menegaskan bahwa sokongan finansial bagi pihak Iran sangat bergantung pada kedisiplinan negara tersebut dalam mematuhi poin kesepakatan. 

Di pihak lain, Presiden Iran memandang traktat tersebut mempunyai sifat kondisional dan pihaknya baru memberikan persetujuan usai mengantongi garansi proteksi atas hak-hak negaranya.

Atensi utama pelaku pasar saat ini berpusat pada rencana pembukaan kembali jalur pelayaran Selat Hormuz pasca-kesepakatan pembatalan blokade antara pihak AS dan Iran. 

Kendati demikian, Iran justru merilis maklumat penutupan kembali kawasan selat tersebut pada Jumat (19/6/2026) lantaran menganggap terdapat klausul kesepakatan yang belum dipenuhi.

Para penanam modal pun sedang menantikan publikasi deretan indikator makroekonomi Amerika Serikat, meliputi indeks harga PCE, durable goods orders, serta indeks sentimen konsumen. Indeks PCE inti diestimasikan terangkat 0,3 persen secara bulanan dari posisi 0,2 persen pada bulan April.

Pihak The Fed pada agenda sebelumnya telah mendongkrak estimasi inflasi PCE untuk periode tahun 2026 menuju angka 3,6 persen serta di level 2,3 persen bagi tahun mendatang. 

"Proyeksi indeks PCE inti juga direvisi naik menjadi 3,3% tahun ini," papar Phintraco Sekuritas sebagaimana dilansir dari sumber berita.

Dari faktor dalam negeri, rilis indikator M2 Money Supply diagendakan bergulir pada Selasa (23/6/2026). 

Di samping itu, para pelaku pasar tengah menantikan pengumuman resmi MSCI Annual Market Classification Review pada Rabu (24/6/2026) menyangkut posisi Indonesia dalam kelompok Emerging Market.

Pihak Bursa Efek Indonesia mengagendakan tatap muka dengan perwakilan MSCI guna memberikan klarifikasi atas rapor negatif pada aspek Information Flow dalam ulasan MSCI Global Market Accessibility Review. 

"Secara teknikal, IHSG pada pekan ini diperkirakan akan berconsolidasi pada kisaran 6.100-6.250," tambah Phintraco Sekuritas sebagaimana dilansir dari sumber berita.

Phintraco Sekuritas menyodorkan rekomendasi atas enam saham yang dinilai memiliki peluang memberikan imbal untung bagi para pemodal. Deretan saham pilihan tersebut mencakup ASII, DSSA, ISAT, HMSP, INET, serta DKFT.

Reporter: Ibtihal