Segera IPO, Esa Medika Mandiri Incar Dana hingga Rp269 Miliar

Suasana kantor Bursa Efek Indonesia. (Foto: Liputan6.com)
Penulis: Ibtihal
Senin, 22 Juni 2026 | 11:52:16 WIB

JAKARTA – PT Esa Medika Mandiri Tbk bersiap untuk melaksanakan aksi korporasi berupa penawaran umum perdana saham atau Initial Public Offering (IPO) di Bursa Efek Indonesia (BEI). 

Melalui langkah ini, pihak perseroan akan melepas saham kepemilikannya sebesar 30 persen kepada masyarakat, sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Berdasarkan dokumen prospektus awal IPO yang diterbitkan pada Minggu (21/6/2026), perusahaan yang kelak tercatat dengan kode saham EMMI ini akan menerbitkan lembar saham baru sebanyak kurang lebih 522,86 juta saham, jumlah itu setara dengan 30 persen dari total seluruh saham yang ditempatkan dan disetor penuh dalam perseroan.

Emiten yang bergerak di bidang penyediaan alat kesehatan tersebut menetapkan harga penawaran awal pada rentang Rp446 hingga Rp515 per lembar saham selama fase book building.

Melalui angka penawaran ini, korporasi berpotensi memperoleh dana segar di kisaran Rp233 miliar sampai Rp269 miliar.

Meninjau dari sisi operasionalnya, perusahaan yang didirikan sejak tahun 2000 ini ditunjang oleh ekosistem produksi serta jalur distribusi yang kokoh.

Kantor pusat perseroan berada di Esa 8 Building, Gading Serpong, Tangerang, Banten, sementara untuk fasilitas pabriknya beroperasi di kawasan Cikupa, Tangerang serta Solo, Karanganyar, Jawa Tengah.

Bukan hanya itu, emiten ini juga ditopang dengan keberadaan empat kantor perwakilan beserta kantor pemasaran yang tersebar secara nasional di wilayah Indonesia. 

Infrastruktur operasional yang masif ini mendukung perseroan untuk dapat mencukupi keperluan fasilitas layanan kesehatan secara lebih menyeluruh dan luas.

Perusahaan alat kesehatan kepunyaan Surya Gunawan Widjaja tersebut membawa visi strategis untuk menembus jajaran lima besar perusahaan penyedia alat kesehatan paling besar di tanah air. 

Hingga saat ini, perseroan telah mengamankan kemitraan prinsipal dengan berbagai merek populer global, seperti Medicon, Medtronik, Bowa, Penlon, hingga Air Liquide.

Proses IPO dari PT Esa Medika Mandiri Tbk ini akan dikawal oleh dua penjamin pelaksana emisi efek atau lead underwriter, yakni BRI Danareksa Sekuritas (OD) bersama Ina Sekuritas Indonesia (RB).

Jadwal untuk masa penawaran awal (book building) akan berlangsung mulai tanggal 22 sampai 24 Juni, sedangkan periode penawaran umum (offering) dijadwalkan pada tanggal 2 hingga 6 Juli. 

Selanjutnya, saham EMMI direncanakan bakal mencatatkan debut perdana (listing) di papan bursa BEI pada tanggal 8 Juli.

Reporter: Ibtihal