Lewat Anak Usaha, KRAS Lepas Aset Hotel Rp312 Miliar ke HIN

The Royale Krakatau Hotel Cilegon. (Foto: Ist)
Penulis: Ibtihal
Kamis, 02 Juli 2026 | 13:02:52 WIB

CILEGON – PT Krakatau Steel (Persero) Tbk (KRAS) melalui anak perusahaannya, PT Krakatau Sarana Infrastruktur (KSI), berencana untuk melakukan pemisahan usaha berupa aset hotel The Royale Krakatau Hotel kepada PT Hotel Indonesia Natour (HIN) atau InJourney Hospitality.

Sebagaimana dilansir dari berita sumber, Kamis (2/7/2026), PT HIN dan InJourney ialah pihak terafiliasi dari perseroan. 

Hal ini disebabkan ketiganya berada di bawah kendali secara tidak langsung oleh pihak yang sama, yaitu Negara Republik Indonesia.

Lebih jauh, nilai dari transaksi tersebut menyentuh Rp312 miliar atau berkisar 2,58 persen dari ekuitas KRAS berdasarkan laporan keuangan tahunan yang diaudit per 31 Desember 2025, yang tercatat senilai USD725,51 juta.

Manajemen KRAS memaparkan bahwa rencana pelepasan aset hotel tersebut menjadi langkah lanjutan dari arahan PT Danantara Asset Management (Persero) terkait konsolidasi hotel BUMN serta penataan portofolio bisnis.

Langkah ini merujuk pada Surat Danantara No. SR.216/DI-DAM/DO/2025 tanggal 28 November 2025 perihal Pengalihan Operatorship kepada HIN.

"Transaksi ini diharapkan dapat memperkuat posisi bisnis, meningkatkan sinergi, dan menciptakan nilai tambah berkelanjutan bagi PT KSI maupun perseroan dan grup perseroan," katanya.

Di samping itu, keuntungan yang diharapkan dapat diperoleh oleh perseroan lewat pelaksanaan transaksi ini antara lain dapat menunjang fokus bisnis PT KSI, mengurangi eksposur terhadap risiko operasional dari bisnis perhotelan, serta berjalan sejalan dengan arah konsolidasi sekaligus optimalisasi portofolio usaha di bawah Danantara.

Sebagai informasi tambahan, Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) membuka peluang kemitraan bersama investor strategis pada sektor perhotelan setelah proses konsolidasi 120 hotel BUMN berjalan.

Ke depannya, seluruh aset hotel tersebut akan diposisikan di bawah PT Hotel Indonesia Natour (HIN) atau InJourney Hospitality.

Reporter: Ibtihal