Citi Resmi Bergabung dalam Jaringan Kliring Emas Terbesar Dunia
JAKARTA - Citi resmi didapuk sebagai lembaga perbankan kelima di dunia yang merangsek ke dalam sistem jaringan kliring transaksi emas pada pusat perdagangan logam mulia paling masif di skala global.
Menyitir laporan Kitco News, Selasa (7/7/2026), manuver Citi memperlebar sayap jaringan kliring tersebut menyokong stabilitas pasar emas di London, Inggris, yang menorehkan nilai perputaran berkisar US$ 160 miliar setiap harinya.
Langkah ekspansi ini sekaligus mencatatkan sejarah sebagai penambahan entitas perdana ke dalam grup kliring sepanjang satu dekade ke belakang, serta merefleksikan progress positif dalam keterbukaan pasar emas London bagi para pemain baru. Institusi perbankan yang berpusat di AS ini kini bersanding dengan HSBC, ICBC, Standard Bank, JPMorgan, serta UBS di dalam ekosistem jaringan kliring emas London.
"Citi dan LPMCL hari ini mengumumkan penerimaan Citi sebagai anggota kliring London Precious Metals Clearing Limited (LPMCL), menambahkan layanan penyelesaian Loco London untuk emas, perak, platinum, dan paladium," kata Citi dalam keterangannya.
Sebagai informasi, para anggota LPMCL mengoptimalkan aset emas yang tidak dialokasikan di dalam rekening guna menuntaskan proses transaksi antar-sesama anggota maupun transaksi yang dijalankan atas nama nasabah, termasuk klien dari nasabah mereka. Secara rata-rata, jaringan ini mengeksekusi proses kliring melampaui 20 juta ons emas pada setiap harinya.
Bergabungnya Citi ke dalam sistem kliring emas London ini mengukir terobosan fundamental perdana bagi LPMCL semenjak menginisiasi agenda restrukturisasi 8 tahun silam, sebagai rangkaian dari pembenahan terhadap institusi-institusi yang menyokong ekosistem pasar emas. ICBC Standard Bank tercatat selaku anggota anyar terakhir yang merapat pada 10 tahun yang lalu.
"Penambahan Citi sebagai anggota kliring LPMCL menunjukkan keterbukaan dan transparansi proses keanggotaan kami, memungkinkan pendatang baru untuk bergabung dan berpartisipasi dalam kliring dan penyelesaian pasar logam mulia global yang dominan di pasar over-the-counter," kata anggota dewan independen LPMCL, Cressy.
Para anggota kliring emas di wilayah London ditopang oleh fasilitas pergudangan di kota terkait, dengan mengoptimalkan sarana kepemilikan pribadi maupun menggandeng agen penyimpanan aman eksternal untuk mengolah sekaligus menyimpan emas, baik demi kebutuhan internal anggota maupun klien yang memerlukan penanganan kustodian.