Rekomendasi 5 Saham BEI Layak Scalping di Tengah Volatilitas IHSG
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengawali perdagangan dengan bergerak menguat menuju posisi 5.932,43 atau terkerek naik sebesar 16,36 poin (0,28%) pada hari Selasa (7/7/2026) pembaruan data terakhir pukul 09.48 WIB.
Kondisi pasar modal dinilai masih diselimuti volatilitas tinggi. Situasi tersebut menjadi celah keuntungan tersendiri bagi para pelaku trading harian guna memaksimalkan pergerakan momentum intraday.
Di bawah ini merupakan daftar saham yang dikalkulasikan potensial untuk aktivitas strategi scalping pada hari ini:
DSSA — PT Dian Swastatika Sentosa Tbk
Aset saham ini mempunyai karakteristik high beta ditunjang dengan tingkat volatilitas harian yang terhitung lumayan tinggi.
Dinamika naik-turun harga saham ini bergerak aktif merespons kabar sentimen pada lini sektor energi, komoditas batu bara, serta ekosistem investasi digital.
Akumulasi volume transaksi yang merangkak naik berpeluang menstimulus terjadinya aksi technical rebound maupun breakout intraday.
Dengan begitu, saham ini selaras bagi kalangan trader yang tengah membidik momentum lewat volatilitas tinggi.
AMMN — PT Amman Mineral Internasional Tbk
AMMN bertindak selaku salah satu instrumen saham sektor tambang bermuatan kapasitas masif yang jamak diperdagangkan secara aktif.
Pergerakan saham ini tergolong sensitif terhadap fluktuasi grafik harga tembaga serta komoditas emas global, walhasil menjadikannya kerap mengalami gejolak naik-turun secara intraday.
Tingkat likuiditasnya yang melimpah memberikan kemudahan bagi para trader dalam mengeksekusi tindakan entry serta exit secara kilat.
Opsi yang memikat guna mengoptimalkan momentum pada sektor industri pertambangan.
BULL — PT Buana Lintas Lautan Tbk
Emiten saham ini beroperasi pada bidang sektor pelayaran yang kerap memanen sentimen positif dari dinamika kenaikan tarif kargo angkutan serta aktivitas roda perdagangan global.
BULL memiliki karakteristik pergerakan harga yang terbilang agresif manakala volume transaksi perdagangan mulai menonjolkan tren peningkatan.
Alhasil, saham ini pas untuk mengaplikasikan taktik buy on breakout ataupun technical rebound. Aset ini bertindak sebagai salah satu instrumen yang bernilai untuk dipantau selaku saham penggerak momentum pada bidang transportasi.
TLKM — PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk
TLKM bertindak selaku emiten saham kategori blue chip yang dibekali likuiditas masif serta tingkat spread yang berkecenderungan tipis.
Saham ini memegang peran sebagai salah satu motor penahan laju IHSG, alhasil pergerakan harganya terpantau aktif mengekor arah pergerakan pasar makro.
Emiten ini jamak menyuguhkan kans untuk aksi technical rebound pasca tekanan gelombang aksi jual mulai menyusut. Opsi instrumen yang condong defensif bagi para pelaku trading harian.
BNBR — PT Bakrie & Brothers Tbk
BNBR merupakan klasifikasi saham bervolatilitas tinggi yang kerap mencuri perhatian para pelaku trading harian.
Dinamika harga sahamnya terhitung responsif atas sentimen internal grup Bakrie, pengerjaan proyek infrastruktur, hingga sektor manufaktur industri.
Ketersediaan volume transaksi dalam skala besar membuka ceruk peluang pergerakan harian yang memikat.
Dengan demikian, saham ini cocok bagi kalangan trader tipe agresif yang tengah memburu momentum kilat.
Disclaimer: Perlu diingat bahwa analisis ini hanya berdasarkan data yang tersedia dan tidak dapat menjamin hasil yang pasti. Pastikan Anda melakukan riset dan analisis sendiri sebelum membuat keputusan investasi.