BRI Perluas Dukungan Pengembangan Ekonomi Desa Lewat Program Desa BRILiaN
JAKARTA - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI terus memperkuat komitmennya dalam mendorong pembangunan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan di seluruh pelosok negeri. Salah satu langkah strategis yang ditempuh adalah dengan mengembangkan program Desa BRILiaN, yang kini telah menjangkau lebih dari 5.000 desa di Indonesia.
Sejak diperkenalkan pada tahun 2020, program ini difokuskan pada pengoptimalan potensi desa dengan pendekatan berbasis Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs).Program Desa BRILiaN didesain untuk memberikan dampak jangka panjang bagi masyarakat desa, khususnya dalam penguatan kapasitas ekonomi lokal.
Dengan menerapkan prinsip pemberdayaan yang menyeluruh, BRI berusaha menciptakan ekosistem yang tidak hanya berfokus pada sektor ekonomi, tetapi juga pada peningkatan kualitas hidup masyarakat desa. Salah satu pilar utama program ini adalah pemberdayaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDesa) dan/atau Koperasi Desa, yang diharapkan mampu menjadi penggerak utama perekonomian desa.
Empat Pilar Pemberdayaan dalam Desa BRILiaN
Program Desa BRILiaN dilaksanakan dengan mengedepankan empat pilar pemberdayaan yang saling terintegrasi, yaitu:
- Peningkatan Peran BUMDesa dan Koperasi Desa
Pemberdayaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDesa) dan koperasi desa menjadi fokus utama dalam rangka meningkatkan daya saing ekonomi lokal. BRI memfasilitasi penguatan BUMDesa agar lebih mandiri, inovatif, dan mampu mengelola potensi ekonomi desa secara berkelanjutan. - Digitalisasi Desa
Untuk mempercepat akses terhadap informasi dan pasar, digitalisasi menjadi kunci. Program ini menyediakan platform digital yang menghubungkan pelaku usaha di desa dengan pasar yang lebih luas, mempermudah transaksi, serta memaksimalkan potensi desa dalam dunia digital. - Sustainability (Keberlanjutan)
Fokus pada keberlanjutan ekonomi sangat penting untuk memastikan bahwa hasil pemberdayaan tidak hanya bersifat sementara, melainkan mampu bertahan dalam jangka panjang. Inovasi yang mendukung keberlanjutan lingkungan dan sosial merupakan bagian integral dari program Desa BRILiaN. - Inovasi dalam Pemberdayaan
Inovasi dalam pengelolaan ekonomi desa menjadi pendorong utama untuk menciptakan model pemberdayaan yang efektif. BRI memastikan bahwa setiap desa mendapatkan akses pada pengetahuan dan teknologi terbaru yang dapat mendukung perkembangan ekonomi lokal.
Mengoptimalkan Potensi Ekonomi Lokal untuk Pembangunan Merata
Direktur Mikro BRI, Akhmad Purwakajaya, mengungkapkan bahwa pemberdayaan Desa BRILiaN menjadi wujud nyata dari komitmen BRI dalam mewujudkan ekonomi yang lebih merata dan berkeadilan. Ia menegaskan bahwa program ini dirancang untuk menciptakan role model pengembangan desa dengan menerapkan kepemimpinan yang unggul serta memperkuat kolaborasi antar pemangku kepentingan di tingkat desa.
“Program Desa BRILiaN menjadi salah satu instrumen strategis BRI dalam memperluas dampak pembangunan desa. Melalui berbagai inisiatif pemberdayaan, BRI mendorong desa agar mampu mengoptimalkan potensi ekonomi lokal secara mandiri dan berkelanjutan,” ujar Akhmad. Hal ini juga sejalan dengan visi Presiden Prabowo yang menekankan pentingnya pembangunan desa sebagai langkah strategis untuk pemerataan ekonomi dan pengentasan kemiskinan.
Inisiatif BRI dalam Penguatan Ekosistem UMKM
Selain Desa BRILiaN, BRI juga mengembangkan serangkaian inisiatif pemberdayaan lainnya yang berfokus pada penguatan ekosistem UMKM di Indonesia. Hingga 2025, BRI telah berhasil mengembangkan lebih dari 42 ribu klaster usaha di berbagai daerah, yang berfungsi sebagai wadah untuk memperkuat kapasitas dan kolaborasi antar pelaku usaha di tingkat lokal.
Salah satu inovasi terbarunya adalah peluncuran LinkUMKM, platform digital yang menghubungkan pelaku UMKM dengan pasar yang lebih luas, mitra usaha, serta layanan keuangan. Hingga saat ini, platform ini telah dimanfaatkan oleh lebih dari 14,98 juta pelaku UMKM untuk memperluas jangkauan usaha mereka dan mempercepat proses transformasi usaha ke level yang lebih tinggi.
Selain itu, BRI juga membina lebih dari 54 Rumah BUMN yang tersebar di berbagai daerah, serta telah menyelenggarakan lebih dari 18.218 pelatihan untuk meningkatkan kapasitas pelaku usaha, literasi keuangan, dan pemanfaatan teknologi digital.
Upaya ini bertujuan untuk mempercepat perkembangan sektor UMKM di seluruh Indonesia, sebagai bagian dari strategi nasional untuk menciptakan ekonomi yang lebih inklusif dan berkelanjutan.
BRI Jembatan antara Desa dan Ekonomi Modern
BRI tetap berkomitmen untuk menjadi jembatan antara masyarakat desa dengan ekonomi modern. Melalui berbagai program pemberdayaan yang telah dilaksanakan, BRI memastikan bahwa desa tidak hanya menjadi penerima manfaat, tetapi juga aktif berperan sebagai pelaku utama dalam pembangunan ekonomi nasional.
Penguatan desa melalui program-program ini diharapkan mampu mengurangi kesenjangan antara desa dan kota, serta menciptakan perekonomian yang lebih merata. Dengan memperkuat kapasitas desa dalam mengelola potensi ekonomi lokal, BRI tidak hanya mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat desa, tetapi juga berkontribusi pada pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan di Indonesia.
Melalui program Desa BRILiaN dan berbagai inisiatif lainnya, BRI telah menunjukkan peranannya dalam mempercepat proses pembangunan ekonomi di tingkat desa. Dengan berfokus pada pemberdayaan BUMDesa, digitalisasi, keberlanjutan, dan inovasi, BRI berkomitmen untuk terus mendukung pertumbuhan ekonomi yang merata dan berkelanjutan di seluruh Indonesia.