Pernah Bermain Bersama Dua GOAT Eks Real Madrid Tetap Pilih Lionel Messi

EK
Rabu, 04 Februari 2026
Pernah Bermain Bersama Dua GOAT Eks Real Madrid Tetap Pilih Lionel Messi
Pernah Bermain Bersama Dua GOAT Eks Real Madrid Tetap Pilih Lionel Messi

JAKARTA - Debat mengenai siapa yang terbaik di antara Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo seolah menjadi diskusi abadi yang tidak akan pernah menemukan titik temu absolut. 

Namun, testimoni dari mereka yang pernah berbagi ruang ganti dengan keduanya selalu memiliki bobot lebih tinggi. Salah satu pengakuan yang paling menarik perhatian datang dari mantan bintang Real Madrid, Angel Di Maria. 

Meskipun ia merupakan rekan setim ikonik bagi Ronaldo selama masa keemasan di Santiago Bernabeu, Di Maria secara terbuka menjatuhkan pilihannya kepada sang rival, Lionel Messi, sebagai pemain terbaik sepanjang masa.

Kesaksian Unik Dari Sang Rekan Setim Di Dua Sisi Berbeda

Angel Di Maria berada dalam posisi yang sangat istimewa dalam sejarah sepak bola modern. Ia adalah satu dari sedikit pemain yang memiliki kesempatan langka untuk merumput bersama dua pemain terbaik dunia, Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo, dalam waktu yang cukup lama. 

Di level klub, Di Maria menjadi pelayan setia Ronaldo di Real Madrid, di mana keduanya bahu-membahu memenangkan berbagai gelar bergengsi, termasuk trofi Liga Champions yang legendaris. Sementara itu, di level internasional, ia adalah tangan kanan Lionel Messi di Timnas Argentina, menjadi saksi hidup sekaligus aktor kunci di balik kesuksesan Albiceleste merengkuh trofi Copa America hingga Piala Dunia.

Posisi unik ini memberikan Di Maria perspektif yang sangat objektif sekaligus subjektif. Ia mengenal betul bagaimana etos kerja Ronaldo yang luar biasa serta bakat alami Messi yang seolah turun dari langit. 

Ketika diminta untuk memberikan jawaban atas perdebatan GOAT (Greatest of All Time), Di Maria tidak ragu untuk memberikan penilaian berdasarkan pengalaman langsungnya di lapangan hijau maupun di pusat pelatihan.

Bakat Alami Messi Yang Sulit Ditandingi Oleh Kerja Keras Manusia

Dalam berbagai kesempatan wawancara, Di Maria sering menekankan bahwa perbedaan antara Messi dan Ronaldo terletak pada "kemurnian" bakat mereka. Baginya, Ronaldo adalah representasi dari puncak kekuatan fisik, disiplin, dan kerja keras yang luar biasa. Ronaldo adalah produk dari dedikasi tanpa henti untuk menjadi yang terbaik. 

Namun, bagi Di Maria, apa yang dimiliki Messi adalah sesuatu yang berbeda secara fundamental—sebuah anugerah yang tidak bisa dilatih atau diduplikasi oleh pemain manapun.

"Bagi saya, Messi dan Cristiano adalah dua pemain terbaik dalam sejarah, tapi jelas Messi tidak bisa dibandingkan dengan pemain mana pun," ujar Di Maria dalam sebuah pernyataan yang mempertegas posisinya. 

Ia melihat Messi melakukan hal-hal yang tidak masuk akal secara taktis namun terlihat begitu mudah dilakukan. Menurutnya, Messi tidak membutuhkan usaha keras untuk menjadi jenius; ia memang terlahir sebagai jenius. Pandangan ini menarik karena datang dari seseorang yang justru meraih kesuksesan besar saat bermain bersama Ronaldo di Madrid.

Menghapus Bias Klub Demi Pengakuan Atas Kualitas Murni Sepak Bola

Menarik untuk dicermati bahwa Di Maria tetap memilih Messi meskipun ia pernah menjadi bagian dari sejarah besar Real Madrid—klub yang selama satu dekade memuja Ronaldo. Biasanya, keterikatan emosional dengan klub cenderung membuat seorang pemain membela ikon dari klub tersebut. 

Namun, Di Maria memilih untuk jujur pada apa yang ia rasakan di lapangan. Ia mengakui bahwa bermain bersama Messi memberikan sensasi yang berbeda, di mana bola seolah menjadi bagian dari kaki sang megabintang Argentina tersebut.

Pengakuan ini bukan berarti merendahkan apa yang telah dicapai Ronaldo. Di Maria tetap menaruh hormat setinggi langit bagi mantan rekannya di Madrid itu. Baginya, Ronaldo adalah "monster" di kotak penalti dan atlet paling sempurna. 

Namun, dalam hal pemahaman permainan, kreativitas, dan kemampuan mengubah jalannya laga dalam sekejap, Messi tetap berada di satu anak tangga lebih tinggi. Kejujuran Di Maria ini sering kali dianggap sebagai salah satu testimoni paling valid karena ia tidak memiliki kepentingan untuk menyenangkan salah satu pihak, mengingat kariernya yang gemilang bersama keduanya.

Koneksi Emosional Di Balik Kesuksesan Besar Bersama Timnas Argentina

Pilihan Di Maria terhadap Messi tentu tidak lepas dari ikatan emosional yang terbangun di Timnas Argentina. Selama bertahun-tahun, mereka berdua mengalami pahit getirnya kegagalan di partai final, dihujani kritik oleh publik sendiri, hingga akhirnya mencapai puncak kejayaan di Qatar pada tahun 2022. 

Di Maria melihat secara langsung bagaimana Messi bertransformasi menjadi pemimpin yang mengangkat mentalitas seluruh tim.

Baginya, Messi bukan hanya sekadar rekan setim, melainkan sosok yang membuat setiap pemain di sekitarnya menjadi lebih baik. Pengalaman menjuarai Piala Dunia bersama Messi seolah menjadi segel terakhir yang mengukuhkan pilihannya. 

Di Maria merasa beruntung bisa mengenal kedua sisi koin tersebut, namun baginya, sisi yang bertuliskan nama Lionel Messi memiliki kilauan yang sedikit lebih terang dan abadi dalam sejarah sepak bola.

Warisan Abadi Dua Megabintang Dalam Kenangan Angel Di Maria

Pada akhirnya, bagi Angel Di Maria, perdebatan ini bukan tentang siapa yang lebih banyak mencetak gol atau siapa yang lebih atletis. Ini tentang siapa yang memberikan pengaruh paling mendalam terhadap permainan sepak bola itu sendiri. 

Meskipun ia pernah merayakan banyak gol bersama Ronaldo di Bernabeu, memori tentang magis Messi di lapangan selalu memiliki tempat khusus di hatinya.

Dunia mungkin akan terus berdebat, namun bagi pemain berjuluk El Fideo ini, jawaban sudah sangat jelas. Ia telah merasakan kecepatan Ronaldo dan keajaiban Messi. Di antara dua raksasa tersebut, nama Lionel Messi tetap menjadi yang pertama ia sebut ketika ditanya siapa yang terbaik. 

Pengakuan ini menjadi bagian dari narasi besar sepak bola, di mana seorang saksi kunci yang pernah melayani kedua raja tersebut akhirnya menjatuhkan pilihan pada sang penyihir dari Rosario.

Berita Terkait

Lihat Semua

Berita Lainnya

Lihat Semua