JAKARTA - PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk., atau BSI, menatap tahun 2026 dengan target ambisius untuk memperluas layanan digital.
Fokus utama perseroan kini berada pada penguatan ekosistem mobile banking melalui BYOND by BSI dan BSI Mobile. Strategi ini sejalan dengan aspirasi menjadi “Best Digital Sharia Bank in the World,” yang menekankan inovasi teknologi, prinsip syariah, dan kemudahan akses bagi seluruh nasabah.
Dengan pendekatan transformasi digital yang terintegrasi, BSI menargetkan lebih dari 10 juta pengguna mobile banking pada tahun ini, naik signifikan dibanding pencapaian 2025.
Baca JugaTransaksi Digital Perbankan Tumbuh Pesat Dorong Fee Income Bank
Strategi Transformasi Digital BSI
Direktur Utama BSI, Anggoro Eko Cahyo, menegaskan bahwa pertumbuhan pengguna mobile banking merupakan hasil dari kerangka strategi transformasi digital yang menyeluruh.
Perseroan mengembangkan kanal Mobile Banking (BSI Mobile dan BYOND by BSI), Internet Banking (BSI Net), BSI Merchant App, Banking as a Service (BaaS), Open API, dan Cash Management System (BEWIZE). Inovasi ini diperkuat oleh penguatan teknologi, produk, distribusi, dan data analytics, sehingga layanan digital BSI dapat berjalan optimal.
Salah satu inisiatif strategis utama adalah Langkah Emas untuk Generasi E.M.A.S., yang terdiri dari empat pilar:
E – Ekosistem Terintegrasi: Layanan emas digital end-to-end melalui BYOND by BSI.
M – Mudah Diakses Kapan Saja: Memastikan akses layanan digital tanpa hambatan.
A – Aman dalam Lindungan Regulasi: Menjamin keamanan transaksi dan aset nasabah.
S – Syariah sebagai Prinsip Utama: Konsistensi prinsip syariah dalam setiap transaksi dan layanan.
Melalui Langkah E.M.A.S., BSI menghadirkan nilai yang terintegrasi, mulai dari kemudahan bertransaksi hingga keamanan aset digital, sekaligus memperkuat posisi bank syariah modern yang adaptif terhadap kebutuhan nasabah.
Kampanye Nasional dan Integrasi Layanan
Selain pengembangan teknologi, BSI memperkuat strategi digital melalui kampanye nasional Indonesia Berhaji. Program ini menghubungkan layanan payroll, investasi emas, serta perencanaan ibadah haji dan umrah dalam satu perjalanan finansial berkelanjutan.
Dengan integrasi ini, nasabah dapat mengelola keuangan dan investasi secara efisien tanpa meninggalkan prinsip syariah.
Kampanye ini juga mendukung pertumbuhan ekosistem digital BSI, meningkatkan frekuensi transaksi, memperkuat engagement nasabah, dan memastikan pengalaman finansial yang nyaman dan aman. Strategi ini menegaskan peran BSI sebagai pionir layanan keuangan syariah digital yang adaptif, modern, dan berkelanjutan.
Kinerja Mobile Banking BSI 2025
Hingga akhir 2025, total pengguna mobile banking BSI mencapai 9 juta orang. Dari jumlah ini, BYOND by BSI mencatat 6 juta pengguna, naik 197% secara tahunan (YoY), sedangkan BSI Mobile mencapai 3 juta pengguna.
Transaksi mobile banking BSI mencatat lebih dari 730 juta transaksi, meningkat 52% YoY, dengan nilai mencapai sekitar Rp820 triliun atau naik 48% YoY. BYOND by BSI menjadi pendorong utama pertumbuhan, menyumbang 72% dari total transaksi. Rata-rata akses login halaman BYOND mencapai 120 juta kali per bulan, menunjukkan tingginya antusiasme pengguna.
Transaksi emas digital juga mencatat lonjakan signifikan, meningkat 893% YoY. Produk unggulan seperti Gadai Emas tumbuh 155% dan Cicil Emas meningkat 139%, menegaskan minat nasabah terhadap ekosistem emas digital BSI.
Lonjakan ini juga memperkuat posisi BSI sebagai bank syariah terdepan dalam menyediakan layanan investasi emas digital yang aman dan mudah.
Penguatan Kapabilitas Digital dan Analitik Data
Anggoro menjelaskan bahwa penguatan kapabilitas digital mencakup aplikasi user-friendly, keamanan data nasabah, dan integrasi layanan perbankan serta investasi emas. Pengembangan ini juga meliputi analitik data untuk memahami perilaku nasabah, memaksimalkan pengalaman pengguna, serta mendukung strategi pemasaran yang lebih tepat sasaran.
Pendekatan ini memungkinkan BSI mendorong pertumbuhan pengguna baru, memperluas frekuensi transaksi, serta meningkatkan nilai transaksi secara signifikan. Selain itu, sistem ini mendukung pengelolaan risiko yang lebih baik, memastikan keamanan transaksi, dan konsistensi prinsip syariah dalam seluruh layanan finansial.
Proyeksi dan Dampak Strategi BSI Tahun 2026
Dengan strategi transformasi digital dan ekosistem yang matang, BSI optimistis menembus target lebih dari 10 juta pengguna mobile banking pada 2026. Pertumbuhan ini diharapkan meningkatkan pangsa pasar sekaligus memperkuat reputasi BSI sebagai bank syariah digital terdepan.
Ekosistem BYOND by BSI memungkinkan nasabah melakukan berbagai transaksi mulai dari perbankan, investasi emas, hingga perencanaan ibadah haji, semuanya dalam satu platform.
Strategi ini juga mendukung pertumbuhan transaksi digital, membangun kepercayaan nasabah, dan memperkuat posisi BSI sebagai bank syariah adaptif, aman, dan modern.
Target 10 juta pengguna mobile banking juga menegaskan bahwa transformasi digital BSI tidak hanya tentang teknologi, tetapi juga pengalaman nasabah, keamanan, dan integrasi prinsip syariah.
Dengan pencapaian ini, BSI berpotensi menjadi benchmark bagi industri perbankan syariah dalam menghadirkan layanan digital berkualitas, transparan, dan berkelanjutan.
Sindi
indikatorbisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.






.jpg)






