Jumat, 15 Mei 2026

Kospi Cetak Rekor Tertinggi Jumat, 15 Mei Saat Bursa Asia Menguat

Kospi Cetak Rekor Tertinggi Jumat, 15 Mei Saat Bursa Asia Menguat
Ilustrasi Kospi Cetak Rekor Tertinggi. (Foto: readers.id)

JAKARTA – Indeks saham acuan Korea Selatan, Kospi, berhasil mencetak rekor tertinggi baru pada perdagangan Jumat (15/5/2026). Pencapaian ini menjadi motor utama penguatan bursa di kawasan Asia-Pasifik saat para pelaku pasar memusatkan perhatian pada hari kedua perundingan tingkat tinggi antara Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dengan Presiden China Xi Jinping.

Sebagaimana dilansir dari berita sumber yang merujuk data CNBC, Kospi mengalami kenaikan lebih dari 0,6% hingga melewati level di atas 8.000, namun sebaliknya indeks saham berkapitalisasi kecil Kosdaq justru terkoreksi sebesar 0,4%.

Di wilayah Jepang, indeks Nikkei 225 menguat sebesar 0,89%, sementara indeks Topix naik 1,18%. Di Australia, indeks S&P/ASX 200 pun mengakhiri perdagangan dengan kenaikan 0,42%. 

Baca Juga

Harga Emas UBS dan Galeri24 di Pegadaian Turun Hari Jumat

Di sisi lain, kontrak berjangka (futures) Hang Seng Hong Kong menempati level 26.341, sedikit berada di bawah angka penutupan terakhir indeks tersebut pada posisi 26.389,04.

Sentimen pasar ini didorong oleh harapan besar terhadap pertemuan Trump dan Xi. Presiden Donald Trump diketahui sudah sampai di Beijing sejak hari Rabu dalam rangkaian pertemuan dengan Xi Jinping yang kini menjadi pusat perhatian dunia. 

Dalam rombongan itu, ikut hadir sejumlah pemimpin bisnis terkemuka Amerika Serikat, di antaranya CEO Tesla Elon Musk dan CEO Nvidia Jensen Huang.

Akan tetapi, di balik optimisme pasar tersebut, Xi Jinping melontarkan peringatan tegas pada Kamis bahwa relasi antara AS dan China dapat menemui “gesekan bahkan konflik” jika persoalan sensitif mengenai Taiwan tidak dikelola dengan tepat, sebagaimana dilansir dari berita sumber. 

Ia juga menggarisbawahi bahwa kegagalan dalam menangani isu itu secara benar dapat menaruh hubungan kedua negara dalam “bahaya besar”, sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Pada bagian lain, bursa Wall Street menunjukkan pergerakan yang stabil. Indeks berjangka saham Amerika Serikat bergerak cenderung datar pada sesi perdagangan Kamis malam waktu setempat. 

Dow futures terpantau turun tipis 10 poin atau 0,02%, sedangkan S&P 500 futures melemah 0,02%, dan sebaliknya Nasdaq 100 futures justru merangkak naik 0,06%.

Sebelumnya, Wall Street mengakhiri perdagangan Kamis dengan hasil positif. Dow Jones Industrial Average melesat 370,26 poin atau 0,75% menuju level 50.063,46, yang sekaligus kembali menembus angka psikologis 50.000 poin. 

S&P 500 juga naik 0,77% ke posisi 7.501,24, sementara Nasdaq Composite menguat sebesar 0,88% ke level 26.635,22. Kedua indeks ini pun turut mengukir rekor tertinggi baik secara intraday maupun penutupan.

Ibtihal

Ibtihal

indikatorbisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Daftar 10 Saham Top Losers Pekan Ini SHIP Ambles 37 Persen

Daftar 10 Saham Top Losers Pekan Ini SHIP Ambles 37 Persen

Rekomendasi Saham RATU, ELSA, dan ADMR untuk Trading 18 Mei 2026

Rekomendasi Saham RATU, ELSA, dan ADMR untuk Trading 18 Mei 2026

Kurs Rupiah Melemah ke Rp 17.500 per Dolar AS pada Jumat Pagi Ini

Kurs Rupiah Melemah ke Rp 17.500 per Dolar AS pada Jumat Pagi Ini

Harga Emas Spot 15 Mei 2026 Melemah ke USD4.650 Akibat Dolar Menguat

Harga Emas Spot 15 Mei 2026 Melemah ke USD4.650 Akibat Dolar Menguat

Harga Emas Antam Melonjak ke Rp 2,89 Juta per Gram Jumat Pagi Ini

Harga Emas Antam Melonjak ke Rp 2,89 Juta per Gram Jumat Pagi Ini