Rabu, 01 April 2026

Harga Sembako Jawa Timur Update 1 April 2026 Naik Turun Beragam

Harga Sembako Jawa Timur Update 1 April 2026 Naik Turun Beragam
Harga Sembako Jawa Timur Update 1 April 2026 Naik Turun Beragam

JAKARTA - Harga sembako di Jawa Timur (Jatim) terus mengalami fluktuasi setiap hari, yang menjadi perhatian penting bagi masyarakat dalam merencanakan pengeluaran rumah tangga. 

Hari ini, Rabu 1 April 2026, terjadi kenaikan harga garam bata, garam halus, dan cabe merah keriting, sementara harga minyak goreng curah, daging ayam ras, daging ayam kampung, serta cabe merah besar mengalami penurunan.

Pemantauan harga ini penting agar masyarakat dapat menjaga kestabilan belanja sehari-hari dan memahami tren harga yang dipengaruhi oleh berbagai faktor, mulai dari produksi, cuaca, hingga kebijakan pemerintah.

Baca Juga

Harga Sembako Jawa Timur Hari Ini, Minyak Curah Turun Ayam Melemah

Update Harga Sembako di Jawa Timur

Sembako merupakan singkatan dari sembilan bahan pokok, yang mencakup kebutuhan dasar sehari-hari seperti beras, gula pasir, minyak goreng, mentega, daging sapi, daging ayam, telur, susu, bawang merah, bawang putih, gas elpiji, dan garam. 

Selain itu, cabai menjadi salah satu bahan pokok yang harganya sering menjadi perhatian masyarakat karena penggunaannya yang luas dalam masakan sehari-hari.

Berikut daftar harga terbaru sembako di Jawa Timur per 1 April 2026, berdasarkan data dari Sistem Informasi Ketersediaan dan Perkembangan Harga Bahan Pokok (Siskaperbapo):

Beras Premium: Rp 14.852/kg

Beras Medium: Rp 12.966/kg

Gula Kristal Putih: Rp 17.162/kg

Minyak Goreng Curah: Rp 19.347/kg

Minyak Goreng Kemasan Premium: Rp 20.818/liter

Minyak Goreng Kemasan Sederhana: Rp 17.680/liter

Minyak Goreng Minyakita: Rp 16.212/liter

Daging Sapi Paha Belakang: Rp 124.470/kg

Daging Ayam Ras: Rp 39.037/kg

Daging Ayam Kampung: Rp 69.483/kg

Telur Ayam Ras: Rp 28.809/kg

Telur Ayam Kampung: Rp 45.739/kg

Susu Kental Manis Bendera: Rp 12.465/370 gr

Susu Kental Manis Indomilk: Rp 12.318/370 gr

Susu Bubuk Bendera: Rp 41.971/400 gr

Susu Bubuk Indomilk: Rp 40.946/400 gr

Garam Bata: Rp 1.868/kg

Garam Halus: Rp 9.497/kg

Cabai Merah Keriting: Rp 34.237/kg

Cabai Merah Besar: Rp 33.241/kg

Cabai Rawit Merah: Rp 69.285/kg

Bawang Merah: Rp 36.080/kg

Bawang Putih: Rp 30.976/kg

Gas Elpiji: Rp 19.937/tabung

Kenaikan signifikan tercatat pada garam bata naik Rp 93 (5,23 persen), garam halus naik Rp 224 (2,42 persen), dan cabai merah keriting naik Rp 631 (1,88 persen).

Sebaliknya, minyak goreng curah turun Rp 342 (1,73 persen), daging ayam ras turun Rp 555 (1,48 persen), daging ayam kampung turun Rp 1.786 (2,51 persen), dan cabai merah besar turun Rp 507 (1,50 persen).

Faktor Penyebab Perubahan Harga Sembako

Perubahan harga sembako dipengaruhi berbagai faktor. Salah satunya adalah perubahan permintaan dan penawaran. Ketika permintaan meningkat tetapi pasokan tetap atau berkurang, harga cenderung naik. Sebaliknya, jika pasokan melebihi permintaan, harga bisa turun.

Selain itu, cuaca ekstrem, bencana alam, atau musim tanam dapat memengaruhi produksi pertanian. Kekurangan pasokan akibat kondisi cuaca buruk akan menyebabkan harga naik. 

Kebijakan pemerintah terkait impor, subsidi, dan regulasi juga memengaruhi harga. Misalnya, pembatasan impor atau perubahan pajak dapat langsung berdampak pada biaya produksi.

Kenaikan harga bahan baku, pupuk, bahan bakar, atau upah pekerja turut meningkatkan biaya produksi dan distribusi. Nilai tukar mata uang juga menjadi faktor penting, terutama untuk bahan pokok yang diimpor. Depresiasi rupiah akan membuat harga barang impor lebih mahal.

Selain itu, inflasi dan kondisi ekonomi yang tidak stabil akan memicu kenaikan harga sembako. Gangguan rantai distribusi, seperti kemacetan, pemogokan, atau masalah logistik lain, juga dapat mengurangi pasokan di pasar dan meningkatkan harga.

Dampak dan Peran Informasi Harga Sembako

Pemantauan harga sembako harian sangat penting untuk masyarakat. Dengan informasi harga terbaru, keluarga dapat menyesuaikan belanja, mengatur anggaran, dan menjaga stabilitas pengeluaran rumah tangga. 

Data harga juga membantu pemerintah dalam mengambil kebijakan yang tepat untuk menjaga stabilitas pasar dan mencegah lonjakan harga yang merugikan masyarakat.

Selain itu, perbedaan harga antar pasar menjadi perhatian penting. Harga yang tercatat merupakan rata-rata harga di Jawa Timur, dan bisa berbeda di setiap pasar atau daerah. Dengan pemantauan ini, konsumen bisa membandingkan harga dan mendapatkan harga terbaik sesuai kebutuhan mereka.

Harga sembako di Jawa Timur pada 1 April 2026 menunjukkan fluktuasi yang beragam. Beberapa kebutuhan pokok mengalami kenaikan, sementara lainnya turun. Faktor penyebabnya kompleks, mulai dari cuaca, permintaan, kebijakan pemerintah, hingga logistik.

Masyarakat diimbau untuk selalu memantau harga harian, menyesuaikan belanja, dan mengoptimalkan anggaran rumah tangga. Pemerintah juga perlu terus mengawasi pasar dan melakukan intervensi jika diperlukan untuk menjaga stabilitas harga dan ketersediaan sembako.

Dengan informasi yang tepat, masyarakat dapat tetap memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari tanpa tekanan biaya berlebihan. Peran data harga sembako harian menjadi kunci untuk melindungi ekonomi keluarga sekaligus mendukung stabilitas pasar di Jawa Timur.

Sindi

Sindi

indikatorbisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Mudik Lebaran 2026 Tembus 147 Juta Perjalanan Masyarakat Nasional

Mudik Lebaran 2026 Tembus 147 Juta Perjalanan Masyarakat Nasional

Kak Seto Ajak Anak Main Tradisional Usai Larangan Medsos

Kak Seto Ajak Anak Main Tradisional Usai Larangan Medsos

Presiden Korsel Sebut Hubungan RI Jadi Kemitraan Paling Istimewa

Presiden Korsel Sebut Hubungan RI Jadi Kemitraan Paling Istimewa

Daftar Sektor Dikecualikan dari Kebijakan WFH Satu Hari Per Minggu

Daftar Sektor Dikecualikan dari Kebijakan WFH Satu Hari Per Minggu

Presiden Prabowo Tiba di Seoul, Diaspora Indonesia Berikan Sambutan Hangat

Presiden Prabowo Tiba di Seoul, Diaspora Indonesia Berikan Sambutan Hangat