BPJS Ketenagakerjaan Bayarkan Manfaat JHT Rp10,2 Triliun Awal 2026
- Sabtu, 04 April 2026
JAKARTA - Perlindungan jaminan sosial bagi pekerja menjadi salah satu instrumen penting dalam menjaga stabilitas ekonomi rumah tangga tenaga kerja.
Program tersebut tidak hanya memberikan perlindungan saat bekerja, tetapi juga memberikan manfaat finansial ketika pekerja memasuki masa tertentu seperti berakhirnya kontrak kerja, pensiun, atau mengalami pemutusan hubungan kerja.
Dalam perkembangannya, pembayaran manfaat jaminan sosial tenaga kerja terus meningkat seiring dengan bertambahnya jumlah peserta serta meningkatnya kesadaran pekerja terhadap pentingnya perlindungan sosial. Hingga awal 2026, nilai pembayaran manfaat dari program jaminan sosial pekerja menunjukkan angka yang cukup signifikan.
Baca JugaTokio Marine Indonesia Ungkap Tantangan Penguatan Ekuitas Industri Asuransi
BPJS Ketenagakerjaan atau BP Jamsostek mencatat pembayaran manfaat atau klaim untuk program Jaminan Hari Tua (JHT) mencapai Rp10,2 triliun per Februari 2026. Pembayaran tersebut menjadi bagian dari komitmen lembaga tersebut dalam memberikan perlindungan finansial kepada para pekerja di Indonesia.
Deputi Komunikasi BPJS Ketenagakerjaan Erfan Kurniawan menyampaikan bahwa manfaat tersebut telah diberikan kepada ratusan ribu pekerja yang memenuhi syarat untuk melakukan klaim program JHT.
"Jumlah pekerja tersebut meningkat 31% secara Year on Year (YoY)," katanya kepada Kontan, Jumat (3/4).
Peningkatan tersebut menunjukkan semakin banyak pekerja yang memanfaatkan program jaminan sosial sebagai bentuk perlindungan ekonomi di masa transisi pekerjaan.
Pembayaran Klaim JHT Capai Triliunan Rupiah
Program Jaminan Hari Tua merupakan salah satu program utama yang dikelola oleh BPJS Ketenagakerjaan untuk memberikan perlindungan kepada pekerja ketika mereka tidak lagi aktif bekerja.
Melalui program ini, peserta dapat menerima manfaat berupa dana tabungan yang dikumpulkan selama masa kerja. Dana tersebut dapat dicairkan ketika peserta memenuhi syarat tertentu sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Hingga Februari 2026, total pembayaran klaim JHT tercatat mencapai Rp10,2 triliun. Dana tersebut disalurkan kepada sekitar 737 ribu pekerja yang mengajukan klaim.
Menurut Erfan Kurniawan, angka tersebut mengalami peningkatan sebesar 31 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Peningkatan jumlah klaim ini menunjukkan bahwa program JHT terus dimanfaatkan oleh para pekerja sebagai bentuk perlindungan finansial ketika mereka memasuki masa transisi dalam pekerjaan.
Program ini juga menjadi salah satu jaring pengaman sosial bagi pekerja yang menghadapi berbagai perubahan kondisi kerja.
Pekerja Berakhir Kontrak Dominasi Klaim
Berdasarkan data yang disampaikan BPJS Ketenagakerjaan, mayoritas pengajuan klaim JHT berasal dari pekerja yang kontrak kerjanya telah berakhir.
Kategori ini tercatat memberikan kontribusi sebesar 63 persen dari total klaim yang diajukan hingga Februari 2026. Selain pekerja yang masa kontraknya selesai, klaim juga datang dari pekerja yang mengundurkan diri dari pekerjaannya.
Kelompok tersebut menyumbang sekitar 17 persen dari total klaim yang diajukan oleh peserta program JHT. Sementara itu, pekerja yang mengalami pemutusan hubungan kerja atau PHK menyumbang sekitar 15 persen dari keseluruhan klaim.
Data ini menunjukkan bahwa program JHT berperan penting dalam membantu pekerja menghadapi masa transisi setelah tidak lagi bekerja di perusahaan sebelumnya. Dengan adanya dana yang dapat dicairkan, pekerja memiliki dukungan finansial sementara sambil mencari pekerjaan baru atau memulai aktivitas ekonomi lainnya.
Pembayaran Manfaat Program Pensiun Terus Bertambah
Selain program JHT, BPJS Ketenagakerjaan juga mengelola program Jaminan Pensiun (JP) yang memberikan manfaat bagi pekerja ketika memasuki masa pensiun. Hingga Februari 2026, pembayaran manfaat untuk program JP tercatat mencapai Rp227,8 miliar.
Nilai tersebut menunjukkan peningkatan transaksi sebesar 9,46 persen secara year on year dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya. Menurut Erfan Kurniawan, pada tahun 2026 juga tercatat terdapat 11.889 penerima manfaat baru dari program Jaminan Pensiun.
Program ini dirancang untuk memberikan penghasilan bulanan kepada peserta yang telah memasuki usia pensiun sehingga mereka tetap memiliki sumber pendapatan setelah tidak lagi bekerja secara aktif.
Dengan semakin bertambahnya jumlah peserta program, manfaat yang diberikan juga diharapkan dapat semakin luas menjangkau para pekerja di berbagai sektor.
Strategi Investasi Untuk Menjaga Keberlanjutan Dana
Dalam mengelola dana amanah milik para pekerja, BPJS Ketenagakerjaan menerapkan berbagai strategi investasi guna menjaga keberlanjutan pembayaran manfaat kepada peserta.
Pengelolaan dana tersebut dilakukan dengan mempertimbangkan berbagai aspek penting, termasuk solvabilitas lembaga, keamanan dana, prinsip kehati-hatian, serta hasil investasi yang memadai.
Dengan pendekatan tersebut, BPJS Ketenagakerjaan berupaya memastikan bahwa dana yang dikelola dapat memenuhi kewajiban pembayaran manfaat kepada peserta pada saat jatuh tempo.
"Dengan demikian, mampu memenuhi pembayaran kewajiban kepada setiap peserta pada saat jatuh tempo," ujar Erfan Kurniawan.
Untuk mencapai tujuan tersebut, lembaga ini menerapkan strategi investasi utama berupa liability driven investing dan dynamic asset allocation.
Kedua strategi tersebut dirancang untuk menjaga keseimbangan antara kewajiban pembayaran manfaat kepada peserta dengan hasil investasi yang dihasilkan dari pengelolaan dana.
Melalui pengelolaan investasi yang hati-hati dan terukur, BPJS Ketenagakerjaan berharap dapat terus menjaga keberlanjutan program jaminan sosial bagi para pekerja di Indonesia.
Dengan semakin meningkatnya jumlah peserta serta besarnya dana yang dikelola, program jaminan sosial ketenagakerjaan diharapkan dapat menjadi fondasi penting dalam menciptakan perlindungan sosial yang kuat bagi tenaga kerja nasional.
Celo
indikatorbisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Jadwal MPL ID S17 Sabtu 4 April 2026 Hari Ini, AE Esports Lawan Evos Kompetitif
- Sabtu, 04 April 2026
Spesifikasi Lengkap Honor X80i: Layar 1,5K, Baterai Jumbo, Chipset Dimensity 6500
- Sabtu, 04 April 2026
7 Tempat Wisata Alam Tersembunyi di Banyuwangi Cocok Untuk Liburan Santai
- Sabtu, 04 April 2026




.jpg)







