Selasa, 12 Mei 2026

Saham EURO Melejit 1.342 Persen dan Keluar dari Pemantauan Khusus

Saham EURO Melejit 1.342 Persen dan Keluar dari Pemantauan Khusus
Ilustrasi Saham EURO Melejit 1.342 Persen, (Foto: net).

JAKARTA – Bursa Efek Indonesia (BEI) telah memutuskan untuk mengeluarkan saham PT Estee Gold Feet Tbk (EURO) dari papan pemantauan khusus full call auction (FCA). 

Kebijakan ini mulai berlaku efektif pada Senin (11/5/2026) mendatang, di mana posisi saham tersebut akan dipindahkan ke papan akselerasi.

Saham EURO tercatat mulai masuk ke dalam kategori FCA pada 29 April 2026. Hal ini terjadi setelah sebelumnya pihak bursa melakukan suspensi perdagangan dari tanggal 15 hingga 28 April akibat adanya kenaikan harga kumulatif yang dianggap sangat signifikan.

Baca Juga

Fundamental PGEO Tetap Kuat di Tengah Sikap Wait and See Investor

Terhitung sejak awal Januari 2026 hingga 4 Mei 2026, harga saham Estee Gold Feet terpantau melambung tinggi hingga 1.342% dari level Rp 260 menuju Rp 3.750. 

Namun, pasca kenaikan tersebut, tepatnya pada periode 5 sampai 8 Mei, saham dengan kode EURO ini terus menerus menyentuh auto reject bawah (ARB) hingga akhirnya berhenti di level Rp 2.480 pada penutupan Jumat kemarin.

Pihak bursa pun sempat melayangkan permintaan penjelasan kepada jajaran manajemen EURO mengenai volatilitas yang terjadi pada saham perseroan.

Direktur EURO, David Adnan, memberikan penegasan bahwa berdasarkan analisa yang dilakukan manajemen, pergerakan harga saham perseroan merupakan murni refleksi dari mekanisme pasar yang dinamis di bursa, yang mana sangat dipengaruhi oleh faktor permintaan serta penawaran dari para investor.

“Manajemen berpandangan bahwa sentimen pasar tersebut bergerak selaras dengan apresiasi publik terhadap fundamental perseroan yang tetap menjaga profitabilitas di sepanjang 2025 disertai dengan kebijakan perseroan yang konsisten dalam pembagian dividen kepada pemegang saham,” katanya sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Ia juga menyampaikan bahwa sepanjang tahun 2025, EURO telah menunjukkan ketahanan bisnis yang kuat. 

Perseroan tetap mampu mencatatkan laba bersih positif sebesar Rp 1,98 miliar meskipun sedang menghadapi kondisi ekonomi global yang penuh tantangan. Sebagai informasi, kegiatan usaha perseroan fokus pada bidang jasa maklon untuk berbagai produk aerosol.

Ibtihal

Ibtihal

indikatorbisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Panca Budi Idaman Bagikan Dividen Rp 397,50 Miliar atau Rp 53 Per Saham

Panca Budi Idaman Bagikan Dividen Rp 397,50 Miliar atau Rp 53 Per Saham

Investor DKFT Terima Dividen Tunai Rp 3.500 per Lot Hari Ini

Investor DKFT Terima Dividen Tunai Rp 3.500 per Lot Hari Ini

OJK Sebut Investor Domestik Naik 6,4 Juta Sejak Akhir Tahun

OJK Sebut Investor Domestik Naik 6,4 Juta Sejak Akhir Tahun

BMRI dan BBCA Teratas, Ini Saham Banyak Dilepas Asing Seminggu Terakhir

BMRI dan BBCA Teratas, Ini Saham Banyak Dilepas Asing Seminggu Terakhir

Saham PANR Turun 13 Persen Lebih Siap Bagikan Dividen 3.000 per Lot

Saham PANR Turun 13 Persen Lebih Siap Bagikan Dividen 3.000 per Lot