Selasa, 12 Mei 2026

Stok Solar SPBU Shell Kembali Tersedia dengan Harga Rp 30.890 per Liter

Stok Solar SPBU Shell Kembali Tersedia dengan Harga Rp 30.890 per Liter
Ilustrasi SPBU Shell (Foto: Kompasmoney)

JAKARTA – Produk bahan bakar minyak (BBM) jenis solar kini tersedia kembali di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Shell setelah sempat langka sejak permulaan tahun 2026. Bahan bakar ini dipasarkan dengan harga Rp30.890 per liter.

"Terima kasih sudah setia menanti. Shell V-Power Diesel mulai tersedia kembali secara bertahap di SPBU Shell," tulis manajemen Shell Indonesia lewat akun Instagram resminya @shell_indonesia, sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Harga solar di jaringan SPBU Shell turut mengalami kenaikan tajam seperti SPBU lainnya, mengikuti lonjakan harga minyak mentah dunia imbas konflik antara Amerika Serikat (AS)-Israel dengan Iran. Harga solar Shell yang pada 1 Maret 2026 masih berada di angka Rp14.620 per liter, kini melambung ke level Rp30.890 per liter.

Baca Juga

Industri Otomotif Global Pulih Harga Karet Sumsel Tembus Rp 38 Ribu

Berdasarkan keterangan di situs resminya, Shell Indonesia mengumumkan bahwa Shell V-Power Diesel sudah dapat ditemukan di beberapa area meliputi Jakarta, Tangerang, Bogor, Depok, Bekasi, serta Bandung. 

Di sisi lain, jenis BBM lain seperti Shell Super, Shell V-Power, dan Shell V-Power Nitro+ tercatat masih belum tersedia sejak awal tahun 2026.

Sementara itu, PT Pertamina (Persero) telah mengumumkan pembaruan harga BBM di sejumlah wilayah yang mulai efektif pada 4 Mei 2026. Salah satu jenis bahan bakar yang mengalami koreksi harga adalah Pertamina Dex.

Harga Dexlite (CN 51) kini dipatok Rp26 ribu per liter dari sebelumnya Rp23.600 per liter pada April 2026. Pertamina Dex (CN 53) juga mengalami perubahan menjadi Rp27.900 per liter dari posisi sebelumnya Rp23.900 per liter.

Penyesuaian harga juga menyasar BBM nonsubsidi jenis Pertamax Turbo, sedangkan harga Pertamax diputuskan tetap. Di wilayah Jabodetabek, Pertamax Turbo (RON 98) naik menjadi Rp19.900 per liter dari harga Rp19.400 per liter pada bulan April.

Di sisi lain, Pertamina masih mempertahankan harga Pertamax (RON 92) pada level Rp12.300 per liter dan Pertamax Green (RON 95) di level Rp12.900 per liter sejak Maret lalu, atau sebelum pecahnya perang antara Amerika Serikat (AS)-Israel dengan Iran. 

Untuk BBM jenis penugasan dan subsidi, harganya tidak berubah, yakni Pertalite tetap Rp10.000 per liter dan Biosolar Rp6.800 per liter.

Berikut adalah daftar lengkap harga BBM di Pertamina:

Solar Subsidi (CN 48): Rp6.800 per liter.
Pertalite (RON 90): Rp10.000 per liter.
Pertamax (RON 92): Rp12.300 per liter.
Pertamax Green (RON 95): Rp13.150 per liter.
Pertamax Turbo (RON 98): Rp19.900 per liter.
Dexlite (CN 51): Rp26.000 per liter.
Pertamina Dex (CN 53): Rp27.900 per liter.

Ibtihal

Ibtihal

indikatorbisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Harga Kopi Robusta dan Arabika Internasional Melonjak Tajam Hari Ini

Harga Kopi Robusta dan Arabika Internasional Melonjak Tajam Hari Ini

Harga Batu Bara Membara Naik 1,4 Persen Meski Impor China Turun

Harga Batu Bara Membara Naik 1,4 Persen Meski Impor China Turun

Daftar Harga BBM Pertamina 12 Mei 2026 dari Pertalite Hingga Pertamax

Daftar Harga BBM Pertamina 12 Mei 2026 dari Pertalite Hingga Pertamax

Harga BBM Pertamina, Shell, Vivo dan BP Naik Simak Daftar Terbaru Hari Ini

Harga BBM Pertamina, Shell, Vivo dan BP Naik Simak Daftar Terbaru Hari Ini

Harga Minyak Mentah Naik 2 Persen Usai Trump Tolak Proposal Damai Iran

Harga Minyak Mentah Naik 2 Persen Usai Trump Tolak Proposal Damai Iran