Rabu, 20 Mei 2026

Pertamina Sesuaikan Harga BBM Per Mei 2026, Jenis Diesel Melonjak

Pertamina Sesuaikan Harga BBM Per Mei 2026, Jenis Diesel Melonjak
Petugas SPBU Pertamina bersiap mengisi BBM nonsubsidi jenis Pertamax. (Sumber Gambar: jatim.antaranews.com)

JAKARTA - PT Pertamina (Persero) secara resmi memberlakukan adaptasi tarif bahan bakar minyak (BBM) teranyar pada skala nasional per Selasa, 19 Mei 2026. 

Keputusan korporat ini turut diikuti oleh perusahaan SPBU swasta pesaing, seperti Shell, BP AKR, serta Vivo yang ikut merombak skema harga operasional niaga mereka setelah berakhirnya masa libur panjang.

Publik saat ini mulai mengalkulasi ulang pengeluaran bulanan mereka menyusul adanya kenaikan tajam pada lini produk diesel nonsubsidi. 

Baca Juga

Bahlil Pastikan Harga BBM Subsidi Tidak Naik hingga Akhir 2026

Cukup banyak pengguna moda transportasi niaga maupun kendaraan pribadi yang berburu kejelasan seputar "berapa harga solar nonsubsidi sekarang" guna menyusun kembali proyeksi ongkos operasional perjalanan mereka.

Mengacu pada rilis resmi aplikasi MyPertamina serta pergerakan lantai bursa energi, lonjakan paling tajam didapati pada varian Pertamina Dex serta Dexlite sejak permulaan bulan. 

Kebijakan evaluasi harga secara periodik ini dipengaruhi oleh volatilitas harga minyak mentah internasional dan pergerakan kurs rupiah terhadap dolar AS yang dipandang masih fluktuatif.

Rincian Perubahan Nilai Jual Jenis Diesel Nonsubsidi 

Para pemilik armada bermesin diesel keluaran terbaru kini mesti mengalokasikan anggaran lebih tinggi imbas dari berlakunya aturan internal korporasi ini. 

Kenaikan nilai jual tersebut berimbas secara instan pada pengeluaran operasional industri ekspedisi antarkota yang memakai jenis bahan bakar rendah emisi berangka cetane tinggi.

Manajemen Pertamina memaparkan bahwa pergeseran sentimen indeks pasar luar negeri menjadi pemicu mendasar dari evaluasi harga domestik ini. 

Ketegangan geopolitik internasional ikut mendistorsi distribusi ketersediaan minyak mentah dunia yang menjadi landasan mengapa produk hasil penyulingan diesel mengalami lompatan harga yang relatif besar.

Pertanyaan masyarakat terkait "kenapa harga dex naik" secara drastis akhirnya terjawab oleh fenomena menciutnya pasokan diesel global. 

Perusahaan minyak milik negara ini menegaskan bahwa langkah penyelarasan nilai jual BBM terbaru ini ditempuh demi mengamankan stabilitas stok energi dalam negeri untuk jangka panjang.

Guna memberikan gambaran yang jelas bagi para konsumen, di bawah ini disajikan perbandingan tarif eceran tiap liter untuk beberapa perusahaan penyalur bahan bakar di area DKI Jakarta dan sekitarnya:

Daftar Perbandingan Harga Bahan Bakar Minyak Antar-Operator (Per 19 Mei 2026)

Gasoline RON 92

Pertamina: Rp13.200 / liter
Shell: Rp14.250 / liter
BP AKR / Vivo: Rp14.200 / liter

Gasoline RON 95

Pertamina: Rp14.400 / liter
Shell: Rp15.400 / liter
BP AKR / Vivo: Rp15.350 / liter

Gasoline RON 98

Pertamina: Rp14.750 / liter
Shell: Rp15.700 / liter
BP AKR / Vivo: (Tidak Tersedia)

Diesel Berkualitas

Pertamina: Rp14.900 / liter
Shell: Rp15.800 / liter
BP AKR / Vivo: Rp15.750 / liter

Diesel Premium

Pertamina: Rp27.900 / liter
Shell: Rp28.500 / liter
BP AKR / Vivo: (Tidak Tersedia)

Ibtihal

Ibtihal

indikatorbisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

 Harga CPO Melonjak Akibat Isu Pembatasan Ekspor Sawit Indonesia

Harga CPO Melonjak Akibat Isu Pembatasan Ekspor Sawit Indonesia

Kebijakan Biofuel Global Jaga Harga CPO Tetap Stabil di Juni 2026

Kebijakan Biofuel Global Jaga Harga CPO Tetap Stabil di Juni 2026

Harga CPO KPBN 18 Mei Naik Rp15.300/Kg, Ditopang Reli Minyak Mentah

Harga CPO KPBN 18 Mei Naik Rp15.300/Kg, Ditopang Reli Minyak Mentah

Harga Batu Bara Newcastle 18 Mei 2026  Naik ke USD132,5 per Ton

Harga Batu Bara Newcastle 18 Mei 2026 Naik ke USD132,5 per Ton

Harga TBS Sawit Sumut Melemah, CPO Ditetapkan Rp 15.139 Per Kg

Harga TBS Sawit Sumut Melemah, CPO Ditetapkan Rp 15.139 Per Kg