Rabu, 20 Mei 2026

SRTG Siap Bagikan Dividen Rp1,40 Triliun, Yield Tembus 6,5 Persen

SRTG Siap Bagikan Dividen Rp1,40 Triliun, Yield Tembus 6,5 Persen
Ilustrasi pembagian dividen PT Saratoga Investama Sedaya Tbk (SRTG). (Foto: dok SRTG)

JAKARTA – PT Saratoga Investama Sedaya Tbk (SRTG) tengah bersiap-siap untuk membagikan dividen tunai dalam jumlah Rp1,40 triliun atau senilai Rp103,3 tiap lembar saham untuk tahun buku 2025.

Sekretaris Perusahaan SRTG, Sandi Rahaju, menyampaikan bahwa pencairan dividen tersebut akan dikirimkan pada 12 Juni 2026 kepada seluruh pemegang saham yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham (DPS) hingga 2 Juni 2026.

“Rencana pembagian dividen tersebut telah disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Perseroan pada 18 Mei 2026,” ujar Sandi dalam keterbukaan informasi, Selasa (19/5), sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Baca Juga

Mata Uang Rupiah Melemah, Aset Kripto Altcoin Justru Menguat

Porsi dividen tersebut menggambarkan sekitar 19,12% dari seluruh capaian keuntungan bersih perusahaan pada tahun buku 2025 yang meraih nilai Rp7,32 triliun.

Selain itu, emiten investasi ini pun mencatatkan posisi saldo laba ditahan yang belum ditetapkan tujuannya senilai Rp53,13 triliun hingga akhir Desember 2025, sedangkan nilai keseluruhan ekuitas perusahaan bertengger di angka Rp59,89 triliun.

Lebih lanjut, masa cum dividen untuk perdagangan pada pasar reguler serta pasar negosiasi ditetapkan pada 26 Mei 2026, yang disusul oleh ex dividen pada 29 Mei 2026.

Sementara itu, agenda cum dividen di pasar tunai ditetapkan pada 2 Juni 2026 dan waktu ex dividen dilangsungkan pada 3 Juni 2026.

Pada perdagangan Selasa (19/5), nilai saham SRTG berakhir turun sebesar 5,65% ke posisi Rp1.585 tiap lembar. Jika mengacu pada harga penutupan itu, maka rasio potensi dividen yield dari SRTG menyentuh kisaran 6,5%.

Ibtihal

Ibtihal

indikatorbisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Wall Street Ditutup Merosot Dipicu Lonjakan Yield Obligasi AS

Wall Street Ditutup Merosot Dipicu Lonjakan Yield Obligasi AS

Asing Borong Saham ADRO Rp 207,4 Miliar Saat IHSG Jatuh

Asing Borong Saham ADRO Rp 207,4 Miliar Saat IHSG Jatuh

Pergeseran Bursa: Sektor Finansial Geser Saham Konglomerasi

Pergeseran Bursa: Sektor Finansial Geser Saham Konglomerasi

Borong Saham BBNI, Investor Asing Picu Rekomendasi Beli Dua Sekuritas

Borong Saham BBNI, Investor Asing Picu Rekomendasi Beli Dua Sekuritas

Integrasi BDMN dan MUFG Indonesia Ditargetkan Efektif 2027

Integrasi BDMN dan MUFG Indonesia Ditargetkan Efektif 2027