Minggu, 24 Mei 2026

IHSG Rawan Melemah, Simak Rekomendasi Saham MNC Sekuritas

IHSG Rawan Melemah, Simak Rekomendasi Saham MNC Sekuritas
Ilustrasi IHSG Melemah. (Foto: kabarbursa.com)

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dinilai masih rentan melanjutkan tren penurunan pada sesi perdagangan Jumat (22/5/2026). 

Pada sesi perdagangan hari sebelumnya, indeks saham domestik tersebut sudah mengalami penyusutan sebesar 3,54 persen menuju level 6.094 dan posisinya masih dikuasai oleh tekanan jual yang masif.

“Posisi pergerakan IHSG saat ini diperkirakan masih berada di bagian dari wave [v] dari wave A dari wave (2) pada label hitam. Area koreksi yang dapat kami perkirakan berikutnya akan menguji ke 5.899-5.999,” tulis Riset MNC Sekuritas sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Baca Juga

Emas Global Stagnan di Tengah Penurunan Harga Minyak dan Dolar AS

Untuk pergerakan hari ini, IHSG diproyeksikan bakal bergerak pada rentang batas support di angka 5.996 serta 5.899, dengan batas resisten di level 6.318 serta 6.459.

Di bawah ini merupakan rincian beberapa saham yang dinilai prospektif untuk diperhatikan:

1. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) - Buy on Weakness 

Saham BBCA mencatatkan pelemahan sebesar 0,42 persen menuju level harga Rp5.950 dengan disertai indikasi munculnya tekanan jual. 

Selain itu, pergerakan harganya juga terpantau belum sanggup bertahan di atas garis MA20. Tren posisi saham BBCA untuk saat ini diprediksi tengah berada di bagian dari wave v dari wave (c).

Buy on Weakness: Rp5.625-Rp5.775

Target Price: Rp6.425, Rp6.775

Stoploss: below Rp5.575

2. PT Hanjaya Mandala Sampoerna Tbk (HMSP) - Buy on Weakness 

Saham HMSP membukukan penguatan sebesar 3,47 persen ke level harga Rp745 yang diiringi dengan peningkatan volume pembelian, walau tren kenaikannya tersebut terpantau masih tertahan oleh garis MA20. 

Posisi saham HMSP saat ini diperkirakan tengah berada pada fase awal wave (c) dari wave (b).

Buy on Weakness: Rp725-Rp740

Target Price: Rp780, Rp815

Stoploss: below Rp715

3. PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGAS) - Trading Buy 

Saham PGAS menguat sebesar 1,39 persen ke level harga Rp1.825 yang diikuti dengan kemunculan akumulasi volume pembelian. 

Posisi tren dari pergerakan saham PGAS saat ini diperkirakan tengah berada di fase awal wave C dari wave (B).

Trading Buy: Rp1.785-Rp1.815

Target Price: Rp1.870, Rp1.935

Stoploss: below Rp1.770

4. PT Wismilak Inti Makmur Tbk (WIIM) - Buy on Weakness 

Saham WIIM mencatatkan kenaikan sebesar 2,87 persen ke posisi harga Rp1.790 dan pergerakannya masih dominan disokong oleh volume pembelian. 

Kendati demikian, tren penguatan harga tersebut dinilai belum mampu menembus atau break dari area MA20. Untuk saat ini, posisi saham WIIM diperkirakan tengah berada pada bagian awal dari wave C dari wave (B).

Buy on Weakness: Rp1.760-Rp1.785

Target Price: Rp1.865, Rp1.960

Stoploss: below Rp1.720

Ibtihal

Ibtihal

indikatorbisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Aksi Investor Kakap: Lo Kheng Hong Miliki 5,12 Persen Saham SIMP

Aksi Investor Kakap: Lo Kheng Hong Miliki 5,12 Persen Saham SIMP

BNI Sekuritas Rekomendasikan Sektor Konsumsi Jadi Pilihan Investasi

BNI Sekuritas Rekomendasikan Sektor Konsumsi Jadi Pilihan Investasi

Sentimen Domestik Tekan IHSG, Terpuruk ke Level 6.094

Sentimen Domestik Tekan IHSG, Terpuruk ke Level 6.094

vestasi Dana Pensiun Lesu, Imbal Hasil Anjlok di Awal  Tahun 2026

vestasi Dana Pensiun Lesu, Imbal Hasil Anjlok di Awal Tahun 2026

Charoen Pokphand (CPIN) Sebar Dividen Rp180 Per Saham 12 Juni Mendatang

Charoen Pokphand (CPIN) Sebar Dividen Rp180 Per Saham 12 Juni Mendatang