Produsen Bir Anker Delta Djakarta Bagikan Dividen Rp181 per Saham

IB
Ibtihal

Editor: Mazroh Atul Jannah

Selasa, 30 Juni 2026
Produsen Bir Anker Delta Djakarta Bagikan Dividen Rp181 per Saham
Bir Anker produksi PT Delta Djakarta Tbk (DLTA)

JAKARTA – Produsen bir merek Anker, PT Delta Djakarta Tbk. (DLTA) bersiap menyalurkan dividen tunai kepada para pemegang saham dengan akumulasi nilai menyentuh Rp144,91 miliar, di mana besaran tersebut setara dengan Rp181 per lembar saham.

Sekretaris Perusahaan DLTA, Ma. Joe De Castro Perucho, memaparkan bahwa rencana pendistribusian keuntungan ini telah mengantongi persetujuan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang dihelat pada 25 Juni 2026.

Pihak manajemen emiten menetapkan total alokasi dividen tunai sebesar Rp144.919.288.050, yang bersumber dari perolehan laba bersih sepanjang tahun buku 2025.

"Perseroan menyampaikan rencana pembagian dividen tunai untuk periode tahun buku 2025 senilai Rp144,91 miliar atau setara Rp181 per saham," kata Perucho dalam keterbukaan informasi, Senin (29/6/2026), sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Terkait dengan lini masa eksekusinya, periode cum dividen DLTA di pasar reguler serta pasar negosiasi dijadwalkan pada tanggal 3 Juli 2026, yang disusul oleh tahapan ex dividen di pasar reguler dan negosiasi pada tanggal 6 Juli 2026.

Sementara itu, untuk wilayah pasar tunai, masa cum dividen diagendakan bergulir pada 7 Juli 2026 dan ex dividen pada 8 Juli 2026. 

Adapun untuk batas waktu akhir pendataan pemegang saham atau recording date yang dinyatakan berhak atas perolehan dividen ini ditetapkan pada tanggal 7 Juli 2026.

"Pembayaran dividen tunai DLTA dijadwalkan pada 24 Juli 2026," tutur Perucho, sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Lebih jauh, Perucho memaparkan bahwa seluruh rangkaian jadwal penyaluran serta sistem teknis pembayaran dividen tersebut sudah disesuaikan dengan ketentuan pihak Bursa Efek Indonesia (BEI), Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), serta Biro Administrasi Efek internal perusahaan.

Manajemen juga memberikan kepastian bahwa pembagian keuntungan tahun buku 2025 ini dipastikan tidak akan mengganggu stabilitas kegiatan operasional maupun kelangsungan usaha ke depannya.

Sebagai data pendukung kinerja keuangan, Delta Djakarta sukses mendulang laba bersih senilai Rp149,91 miliar sepanjang tahun 2025. 

Di samping itu, emiten ini juga mencatatkan nilai saldo laba ditahan yang status peruntukannya belum dibatasi sebesar Rp720,47 miliar, dengan akumulasi total ekuitas DLTA menyentuh Rp756,45 miliar hingga penutupan Desember 2025.

Berita Terkait

Lihat Semua

Berita Lainnya

Lihat Semua